Pemerintah Rancang Proyek PLTS Skala Besar, Tiap Desa Bakal Terpasang 1 MW

Rabu, 17 September 2025 - 17:04 WIB
loading...
Pemerintah Rancang Proyek...
Kementerian ESDM tengah merancang pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berskala besar. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah merancang pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berskala besar dengan target kapasitas nasional mencapai 80-100 gigawatt (GW). Proyek tersebut akan diarahkan hingga ke tingkat desa, dengan rencana setiap desa memiliki PLTS berkapasitas 1-1,5 megawatt (MW).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, program tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat transisi energi sekaligus mendorong kemandirian energi di tingkat desa.

"Iya seluruh Indonesia, itu program Bapak Presiden yang satu desa 1 sampai 1,5 MW solar panel," ujar Bahlil dalam acara Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition 2025 di JCC Jakarta, Rabu (17/9).

Baca Juga: SPBU Swasta Dikabarkan PHK Karyawan Buntut Stok BBM Kosong, Bahlil: Nanti Saya Cek

Ia menjelaskan, pembangunan PLTS masih dalam tahap kajian kelayakan guna memastikan proyek dapat dijalankan secara ekonomis. Pemerintah akan mengumumkan jadwal pelaksanaan setelah desain dan perhitungan keekonomian selesai. "Sekarang kita cek dulu, apakah ekonomis atau tidak. Setelah itu baru kita dorong," ujarnya.

Bahlil mengakui, percepatan pengembangan energi bersih menghadapi tantangan utama berupa biaya investasi atau belanja modal (capex) yang masih tinggi. Jika dipaksakan terlalu cepat, beban biaya bisa jatuh kepada konsumen melalui tarif listrik maupun kepada pemerintah melalui subsidi.

"Karena capex-nya mahal, terjadi perdebatan. Di satu sisi kita ingin energi bersih, tapi di sisi lain membutuhkan modal yang tidak sedikit dan teknologi yang mahal," kata dia.

Baca Juga: Indonesia Butuh Dana Jumbo Rp3.000 Triliun untuk Proyek Listrik Nasional

Selain tenaga surya, pemerintah juga mendorong pemanfaatan energi panas bumi (geothermal) tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga, tetapi juga sebagai sumber energi utama industri hilirisasi.

Menurut Bahlil, kebijakan itu penting agar produk hilirisasi Indonesia dapat diterima pasar global yang mensyaratkan penggunaan energi hijau dalam perdagangan antarnegara.

"Energi geothermal tidak hanya untuk konsumsi rumah tangga, tapi juga akan menjadi konsumsi industri hilirisasi sehingga size market-nya lebih besar," ujarnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Rekomendasi
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
Pemerintah Baru Suriah...
Pemerintah Baru Suriah Bakal Tuntut Iran Rp4.870 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved