Pemerintah Tambah Utang Baru Rp463 Triliun hingga Akhir Agustus 2025
Kamis, 25 September 2025 - 08:50 WIB
loading...
A
A
A
"Yield yang turun, spread menyempit, dan aliran modal asing yang masuk mendukung pembiayaan dengan biaya utang yang lebih rendah serta efisien," tambah Thomas.
Baca Juga: Utang Jatuh Tempo Indonesia Rp800 Triliun, DPR Desak Menkeu Purbaya Susun Strategi
Sementara, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan defisit APBN 2025 hingga akhir Agustus mencapai Rp321,6 triliun atau 1,35 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Defisit terjadi karena pendapatan negara baru terkumpul Rp1.638,7 triliun atau 57,2 persen dari target, sementara belanja negara telah mencapai Rp1.960,3 triliun atau 55,6 persen dari pagu anggaran.
Pendapatan negara diperoleh dari pajak Rp1.135 triliun, kepabeanan dan cukai Rp194,9 triliun, serta PNBP Rp306,8 triliun. Adapun belanja negara dialokasikan Rp1.388,8 triliun untuk pemerintah pusat dan Rp571,5 triliun untuk transfer ke daerah.
Baca Juga: Utang Jatuh Tempo Indonesia Rp800 Triliun, DPR Desak Menkeu Purbaya Susun Strategi
Sementara, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan defisit APBN 2025 hingga akhir Agustus mencapai Rp321,6 triliun atau 1,35 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Defisit terjadi karena pendapatan negara baru terkumpul Rp1.638,7 triliun atau 57,2 persen dari target, sementara belanja negara telah mencapai Rp1.960,3 triliun atau 55,6 persen dari pagu anggaran.
Pendapatan negara diperoleh dari pajak Rp1.135 triliun, kepabeanan dan cukai Rp194,9 triliun, serta PNBP Rp306,8 triliun. Adapun belanja negara dialokasikan Rp1.388,8 triliun untuk pemerintah pusat dan Rp571,5 triliun untuk transfer ke daerah.
(nng)
Lihat Juga :