Benteng Pesisir dan Paru-Paru Biru: Pelindo Regional 2 Banten Tanam 17.600 Mangrove

Minggu, 28 September 2025 - 23:33 WIB
loading...
Benteng Pesisir dan...
Menghadapi ancaman abrasi dan perubahan iklim, Pelindo Regional 2 Banten melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melaksanakan Program Penanaman Mangrove Tahun 2025. Foto/Dok
A A A
SERANG - Menghadapi ancaman abrasi dan perubahan iklim yang kian mengkhawatirkan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melaksanakan Program Penanaman Mangrove Tahun 2025. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Tonjong, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, ini merupakan wujud nyata komitmen Pelindo membangun benteng pertahanan alami sekaligus "paru-paru biru" di wilayah pesisir.

Sebanyak 17.600 batang bibit mangrove jenis Rhizopora sp. (bakau) ditanam di atas lahan seluas 20 hektare. Program ini merupakan bagian dari upaya merehabilitasi kawasan pesisir yang mengalami tekanan lingkungan cukup berat. Data dari beberapa jurnal dan Google Earth menunjukkan bahwa wilayah pesisir Kabupaten Serang termasuk salah satu daerah di Banten dengan tingkat abrasi yang signifikan, mengancam garis pantai dan kehidupan masyarakat.

General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi menyatakan, bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk masa depan lingkungan dan masyarakat di Serang.

Baca Juga: Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris, Pelindo Hapus Jabatan Wadirut

"Pelindo, sebagai bagian tak terpisahkan dari ekosistem maritim, memiliki tanggung jawab besar untuk turut menjaga kelestarian wilayah pesisir tempat kami beroperasi. Penanaman mangrove di Desa Tonjong ini adalah langkah strategis kami untuk membangun benteng pesisir terhadap ancaman abrasi dan menciptakan paru-paru biru untuk menghadapi dampak perubahan iklim," ujar Benny Ariadi.

"Objektif kami jelas, yaitu merehabilitasi ekosistem, menyerap karbon, dan pada saat yang sama, menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Ini adalah komitmen kami untuk tumbuh dan berkembang bersama lingkungan dan warga sekitar." Tegasnya.

Program penanaman mangrove ini disalurkan dengan berkolaborasi bersama Kelompok Tani Pokdakan Laris Manis. Keterlibatan aktif kelompok masyarakat lokal menjadi kunci keberhasilan program, mulai dari pembibitan, penanaman, hingga pemeliharaan.

Diharapkan, program ini tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga mendorong pengembangan ekowisata dan produk turunan mangrove yang bernilai ekonomis.

Ketua Kelompok Tani Pokdakan Laris Manis, Maryadi menyambut baik dan mengapresiasi penuh inisiatif yang dilakukan oleh Pelindo Regional 2 Banten.

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan kepercayaan yang diberikan oleh Pelindo Regional 2 Banten. Program ini datang di saat yang sangat tepat, di mana kami sebagai masyarakat pesisir merasakan langsung dampak dari abrasi dan perubahan iklim," ungkap Maryadi.

"Dengan adanya penanaman mangrove yang masif ini, kami tidak hanya merasa lebih aman dari ancaman gelombang, tapi juga melihat peluang untuk masa depan. Kami siap menjaga amanah ini agar mangrove tumbuh subur dan bermanfaat bagi anak cucu kami," pungkasnya.

Baca Juga: Pelindo Dukung Pemutakhiran Pemindai Kontainer di Surabaya

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 25 September 2025, ini diharapkan dapat menjadi model rehabilitasi pesisir yang terintegrasi, menggabungkan manfaat ekologi sebagai pelindung pantai dan penyerap karbon dengan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Pelindo Regional 2 Banten akan terus memonitor pertumbuhan mangrove dan bekerja sama dengan masyarakat untuk memastikan program ini berjalan berkelanjutan dan mencapai tujuannya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Menebar Kasih di Hari...
Menebar Kasih di Hari Raya Waisak 2026, BRI Salurkan Bantuan 1.000 Paket Sembako bagi Umat Buddha
Tumbuhkan Generasi Kreatif,...
Tumbuhkan Generasi Kreatif, Kodomo dan Alfamart Ajak 1.100 Anak Warnai Indonesia
Mempererat Tali Silaturahmi,...
Mempererat Tali Silaturahmi, Hankook Tire Indonesia Berbagi Hewan Kurban
Wujudkan Lingkungan...
Wujudkan Lingkungan Bersih, MUF Hadirkan Program Bank Sampah di Rorotan
Kolaborasi MNC Peduli...
Kolaborasi MNC Peduli - Next Hotel Yogyakarta Tanam Mangrove di Pantai Baros Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir
MNC Peduli Bersama Next...
MNC Peduli Bersama Next Hotel Yogyakarta Tanam 100 Mangrove di Pantai Baros Bantul
BRI Insurance dan PNM...
BRI Insurance dan PNM Tanam 7.000 Mangrove di Makassar
Rekomendasi
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Berita Terkini
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved