Indonesia Re Tekankan Strategi Capital Management Perkuat Ketahanan Industri Asuransi

Selasa, 30 September 2025 - 20:46 WIB
loading...
Indonesia Re Tekankan...
Indonesia Re menegaskan pentingnya strategi capital management sebagai langkah memperkuat ketahanan industri asuransi. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Reasuransi Indonesia Utama (Indonesia Re) menegaskan pentingnya strategi pengelolaan modal (capital management) sebagai langkah memperkuat ketahanan industri perasuransian nasional. Strategi ini dinilai krusial menyusul ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menetapkan ekuitas minimum Rp500 miliar bagi perusahaan reasuransi paling lambat 31 Desember 2026.

Direktur Utama Indonesia Re, Benny Waworuntu, menjelaskan bahwa capital management melalui mekanisme reasuransi mampu memberikan keringanan modal (capital relief) dan mengoptimalkan tingkat solvabilitas perusahaan. "Reasuransi dapat menurunkan risiko bersih sehingga kebutuhan modal berbasis risiko ikut berkurang," ujarnya di Jakarta, Selasa (30/9).

Baca Juga: Indonesia Re Perkuat Transparansi lewat Forum Edukasi KIP 2025

Ia menambahkan, pemanfaatan strategi ini juga membantu menstabilkan arus klaim, mengurangi potensi gagal bayar, serta memberi sinyal positif bagi investor dan lembaga pemeringkat. Dengan demikian, perusahaan asuransi memiliki fondasi yang lebih kuat dalam menghadapi dinamika pasar.

Selain soal penguatan permodalan, Indonesia Re juga menyoroti pentingnya integrasi tata kelola perusahaan, kerangka pengawasan, serta pencegahan fraud. Praktik global menunjukkan perlunya keterkaitan erat antara risk governance, risk appetite framework, dan pengawasan dewan direksi terhadap kebijakan modal.

"Penggunaan stress testing, model internal, dan transparansi pelaporan perlu diperkuat agar instrumen reasuransi dapat diakui sebagai modal yang sah oleh regulator," kata Benny.

Standar internasional seperti Insurance Capital Standard (ICS) yang dikeluarkan International Association of Insurance Supervisors (IAIS) disebut menjadi rujukan dalam mengukur konvergensi modal. Tak hanya itu, penguatan aspek tata kelola juga mencakup langkah pencegahan kecurangan. Due diligence dalam transaksi reasuransi, audit hukum kontrak, dan pengendalian internal dipandang sebagai instrumen penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap industri.

Baca Juga: Perlindungan Mitra Driver Ojol Dipastikan Bisa Lewat BPJS maupun Asuransi Swasta

Indonesia Re menegaskan upaya memperkuat ketahanan industri perasuransian tidak bisa dilakukan secara parsial. Kolaborasi antar-pemangku kepentingan, termasuk regulator, pelaku industri, dan asosiasi, dibutuhkan untuk membangun standar pengelolaan modal yang sehat dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari langkah tersebut, Indonesia Re menggagas forum Insurance Industry Dialogue pada 30 September 2025 di Jakarta. Forum ini dihadiri perwakilan regulator, kementerian, lembaga pengawas, asosiasi, hingga pelaku industri, dengan tujuan memperluas pemahaman mengenai praktik capital management, tata kelola, dan kerangka pencegahan fraud.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Gandeng Induk Usaha,...
Gandeng Induk Usaha, BRI Life Perluas Aksesibilitas Produk Asuransi Kesehatan yang Inklusif
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Dukung Asta Cita, Nasional...
Dukung Asta Cita, Nasional Re Tingkatkan Literasi Mahasiswa Soal Manajemen Risiko
Indonesia Re Dorong...
Indonesia Re Dorong Perkuat Fondasi Manajemen Risiko Industri Asuransi
Rekomendasi
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Berita Terkini
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved