Perluas Akses Rumah Subsidi, Begini Strategi Bank Nobu

Selasa, 30 September 2025 - 21:07 WIB
loading...
Perluas Akses Rumah...
Presiden Prabowo Subianto serta sejumlah menteri kabinet dalam acara Akad Massal KPR FLPP dan Serah Terima Kunci 2025 di Perumahan Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (29/9). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Bank Nationalnobu Tbk. (Bank Nobu) memperkuat perannya dalam mendukung program kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Upaya ini sejalan dengan target pemerintah membangun 3 juta rumah layak huni.

Direktur Utama Nobu Bank Suhaimin Johan menyatakan, perusahaan berkomitmen memperluas akses pembiayaan perumahan agar semakin banyak masyarakat dapat memiliki rumah. "Program FLPP merupakan instrumen penting dalam mewujudkan visi pemerintah. Nobu Bank berupaya menghadirkan solusi pembiayaan yang terjangkau bagi MBR," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (30/9).

Baca Juga: 8 Terobosan Prabowo Agar Warga Punya Rumah, Dulu Bayar Kini Gratis

Untuk mencapai tujuan tersebut, Nobu Bank mengedepankan empat strategi utama. Pertama, memperluas akses KPR FLPP dan Kredit Program Perumahan (KUR Perumahan). Kedua, bekerja sama dengan pengembang perumahan di berbagai daerah guna mempercepat penyediaan rumah bersubsidi. Ketiga, menghadirkan layanan pemrosesan KPR yang cepat dan transparan dengan dukungan teknologi digital. Keempat, mendorong inklusi keuangan bagi pekerja informal, pelaku UMKM, dan profesi rentan yang selama ini kesulitan mendapatkan pembiayaan.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi Nobu Bank dalam acara Akad Massal KPR FLPP dan Serah Terima Kunci 2025 di Perumahan Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (29/9). Acara ini dihadiri Presiden Prabowo Subianto serta sejumlah menteri kabinet, di antaranya Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 26.000 unit rumah di 33 provinsi tercatat mengikuti akad kredit massal. Sebanyak 200 unit rumah dilakukan akad langsung di lokasi acara, sementara 25.800 unit lainnya dilakukan secara daring.

Baca Juga: Saksikan Akad Massal Rumah Subsidi, Prabowo: Janji 25.000 Terealisasi 26.000
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kontribusi BRI untuk...
Kontribusi BRI untuk Program Rumah Subsidi Tembus Rp9,2 Triliun, Kuasai 54% Pasar Nasional
Pengembang Rumah Subsidi...
Pengembang Rumah Subsidi di Serang Sediakan Rumah Ibadah bagi Warga
PT KAP Targetkan Pembangunan...
PT KAP Targetkan Pembangunan 6.000 Unit Rumah Subsidi di 2026
Bangun Rumah Subsidi...
Bangun Rumah Subsidi di Meikarta, Danantara Tinjau Lahan Milik Lippo Group
MGK Serang Pertahankan...
MGK Serang Pertahankan Gelar Perumahan Subsidi Terbaik
Percepat Pembangunan...
Percepat Pembangunan Rumah Subsidi, Apersi Banten Berharap Sinergi Lintas Kementerian
Prabowo: Petugas Bekerja...
Prabowo: Petugas Bekerja Siang Malam Atasi Bencana, Tantangan Akan Selalu Ada, Kita Hadapi Bersama
Momen Prabowo Duduk...
Momen Prabowo Duduk Bersebelahan dengan ART dan Tukang Seblak di Serah Terima Rumah Subsidi
Prabowo Resmikan Akad...
Prabowo Resmikan Akad Massal 50.030 Rumah Subsidi di Serang Banten
Rekomendasi
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved