HSE+ Berbasis SaaS Dorong Transformasi Digital Industri Tambang dan Migas
Rabu, 01 Oktober 2025 - 19:51 WIB
loading...
Menghadirkan HSE+, solusi Health, Safety & Environment (HSE) atau Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) berbasis SaaS yang dirancang khusus untuk industri pertambangan, minyak, dan gas. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Mekari, perusahaan SaaS di Indonesia melalui platform Mekari Officeless menjalin kolaborasi strategis dengan TMS Consulting, perusahaan jasa konsultasi transformasi digital , untuk menghadirkan HSE+, solusi Health, Safety & Environment (HSE) atau Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) berbasis SaaS yang dirancang khusus untuk industri pertambangan , minyak, dan gas.
Mekari Officeless sebagai custom software development berbasis low-code/no-code menghadirkan fondasi berupa template solusi dan infrastruktur cloud yang aman sekaligus scalable. Fondasi ini kemudian dimanfaatkan oleh TMS untuk mengembangkan serta memasarkan HSE+, solusi yang dirancang sesuai kebutuhan spesifik industri pertambangan, minyak, dan gas di Indonesia, sesuai dengan UU No 44 tahun 1960 yang mengatur tentang keselamatan & kesehatan kerja di sektor migas, serta Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2010 yang mengatur tentang pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja dalam industri mineral dan batubara (pertambangan).
Baca Juga: Payroll Software Indonesia Terbaik Talenta by Mekari
Sehingga, adopsi HSE+ bukan hanya soal kepatuhan, tetapi juga tentang bagaimana perusahaan bisa melindungi aset terpentingnya yaitu karyawan, sambil membangun sistem operasional yang lebih aman, produktif, dan berkelanjutan.
Relevansi di Industri Pertambangan, Minyak, dan Gas
Kebutuhan akan solusi HSE digital semakin penting mengingat skala operasi migas di Indonesia. Pada 2024, Total Recordable Incident Rate (TRIR) di sektor pengeboran Pertamina tercatat 0,18, turun signifikan dari tahun sebelumnya (Pertamina Drilling, 2024). Sementara itu, Pertamina Hulu mencatat lebih dari 59 juta jam kerja aman tanpa insiden sejak November 2023 (PHI, 2024).
Di sisi lain, skala operasi migas nasional juga sangat besar. Produksi migas Indonesia pada 2024 mencapai rata-rata 1,79 juta BOEPD (barrel oil equivalent per day) (Kontan, 2024). Dengan skala produksi sebesar itu, tantangan menjaga keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan semakin kompleks.
Sementara di sektor pertambangan, urgensi sistem HSE modern tak kalah penting. Produksi batu bara Indonesia pada 2024 mencapai 830 juta ton, jauh melampaui target nasional (IMA, 2024). Skala produksi yang masif dan risiko operasional tinggi mulai dari alat berat hingga isu lingkungan dan tenaga kerja menjadikan solusi digital berbasis SaaS yang cepat, terukur, mudah diimplementasikan dan scalable seperti HSE+ menjadi kebutuhan strategis.
“Melalui Officeless, kami ingin menghadirkan fondasi teknologi yang memungkinkan perusahaan mengadopsi solusi dengan cepat tanpa terbebani kustomisasi yang kompleks. Kolaborasi dengan TMS Consulting pada solusi HSE+ menunjukkan bagaimana platform kami bisa beradaptasi dengan kebutuhan industri spesifik. Bersama, kami percaya dapat membantu perusahaan mencapai efisiensi operasional dan pertumbuhan yang berkelanjutan," ujar Chief of Revenue Officer Mekari, Sandy Suryanto.
Baca Juga: Teknologi AI Dorong Pengembangan Industri Pertambangan
Albert Juanda, Co-CEO TMS Consulting, menyatakan "Merupakan sebuah kebanggaan bagi TMS Consulting untuk menghadirkan HSE+, hasil kolaborasi bersama Mekari Officeless. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat. Harapannya, peluncuran HSE+ ini dapat menciptakan standar baru dalam pengelolaan keselamatan kerja di industri pertambangan, minyak, dan gas."
Mekari Officeless sebagai custom software development berbasis low-code/no-code menghadirkan fondasi berupa template solusi dan infrastruktur cloud yang aman sekaligus scalable. Fondasi ini kemudian dimanfaatkan oleh TMS untuk mengembangkan serta memasarkan HSE+, solusi yang dirancang sesuai kebutuhan spesifik industri pertambangan, minyak, dan gas di Indonesia, sesuai dengan UU No 44 tahun 1960 yang mengatur tentang keselamatan & kesehatan kerja di sektor migas, serta Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2010 yang mengatur tentang pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja dalam industri mineral dan batubara (pertambangan).
Baca Juga: Payroll Software Indonesia Terbaik Talenta by Mekari
Sehingga, adopsi HSE+ bukan hanya soal kepatuhan, tetapi juga tentang bagaimana perusahaan bisa melindungi aset terpentingnya yaitu karyawan, sambil membangun sistem operasional yang lebih aman, produktif, dan berkelanjutan.
Solusi HSE+ : Cepat, Scalable, dan Sesuai Kebutuhan Industri
HSE+ dibangun dari template Officeless yang dimodifikasi TMS Consulting sesuai standar industri, dan dijalankan sepenuhnya di atas cloud Mekari. Desainnya memungkinkan implementasi lebih cepat, mengurangi beban kustomisasi besar, serta fleksibel untuk penambahan layanan.Relevansi di Industri Pertambangan, Minyak, dan Gas
Kebutuhan akan solusi HSE digital semakin penting mengingat skala operasi migas di Indonesia. Pada 2024, Total Recordable Incident Rate (TRIR) di sektor pengeboran Pertamina tercatat 0,18, turun signifikan dari tahun sebelumnya (Pertamina Drilling, 2024). Sementara itu, Pertamina Hulu mencatat lebih dari 59 juta jam kerja aman tanpa insiden sejak November 2023 (PHI, 2024).
Di sisi lain, skala operasi migas nasional juga sangat besar. Produksi migas Indonesia pada 2024 mencapai rata-rata 1,79 juta BOEPD (barrel oil equivalent per day) (Kontan, 2024). Dengan skala produksi sebesar itu, tantangan menjaga keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan semakin kompleks.
Sementara di sektor pertambangan, urgensi sistem HSE modern tak kalah penting. Produksi batu bara Indonesia pada 2024 mencapai 830 juta ton, jauh melampaui target nasional (IMA, 2024). Skala produksi yang masif dan risiko operasional tinggi mulai dari alat berat hingga isu lingkungan dan tenaga kerja menjadikan solusi digital berbasis SaaS yang cepat, terukur, mudah diimplementasikan dan scalable seperti HSE+ menjadi kebutuhan strategis.
Efisiensi Operasional & Pertumbuhan Berkelanjutan
Mekari Officeless dan TMS Consulting memiliki visi yang sama: mempercepat transformasi digital sektor pertambangan, minyak, dan gas untuk mendorong efisiensi operasional dan pertumbuhan berkelanjutan. Dengan solusi HSE+, perusahaan dapat lebih mudah melakukan monitoring kepatuhan, mencegah risiko kecelakaan, serta mendukung keberlanjutan lingkungan melalui data terintegrasi.“Melalui Officeless, kami ingin menghadirkan fondasi teknologi yang memungkinkan perusahaan mengadopsi solusi dengan cepat tanpa terbebani kustomisasi yang kompleks. Kolaborasi dengan TMS Consulting pada solusi HSE+ menunjukkan bagaimana platform kami bisa beradaptasi dengan kebutuhan industri spesifik. Bersama, kami percaya dapat membantu perusahaan mencapai efisiensi operasional dan pertumbuhan yang berkelanjutan," ujar Chief of Revenue Officer Mekari, Sandy Suryanto.
Baca Juga: Teknologi AI Dorong Pengembangan Industri Pertambangan
Albert Juanda, Co-CEO TMS Consulting, menyatakan "Merupakan sebuah kebanggaan bagi TMS Consulting untuk menghadirkan HSE+, hasil kolaborasi bersama Mekari Officeless. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat. Harapannya, peluncuran HSE+ ini dapat menciptakan standar baru dalam pengelolaan keselamatan kerja di industri pertambangan, minyak, dan gas."
(akr)
Lihat Juga :