Saham EMAS Melesat Usai Umumkan Operasionalisasi Proyek Pani
Kamis, 02 Oktober 2025 - 16:08 WIB
loading...
Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dibuka melesat pada perdagangan hari ini, Kamis (2/10/2025). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dibuka melesat pada perdagangan hari ini, Kamis (2/10/2025). Bahkan, sama anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) ini mencapau level tertinggi yakni Rp4.950 dan mendekati auto reject atas (ARA).
Berdasarkan data perdagangan saham, saham emiten yang listing di BEI pada 24 September inidibuka menguat ke Rp 4.010 dan sempat tembus rekor harga tertinggi sepanajang masa(all time high/ATH) Rp 4.750. Hingga pukul 10.22 WIB, saham EMAS catatkan telah menguat lebih dari 23% menjadi Rp 4.950, sehingga market cap mencapai lebih dari Rp 80 triliun.
Baca Juga: Proyek Pani EMAS Bakal Jadi Tambang Emas Primer Terbesar di Asia Pasifik
Lompatan saham ini terjadi setelah perseroan mengumumkan resmi memulai penambangan pertama (first mining) di Tambang Emas Pani.First miningmerupakan tahap awal operasi tambang yang ditandai dengan pengupasan lapisan tanah (overburden stripping) dan pengambilan bijih pertama.
"First miningadalah tonggak penting bagi MGR, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Presiden Direktur MGR, Boyke P. Abidin. "Fase yang menandai dimulainya kegiatan penambangan yang dalam waktu dekat diikuti dengan fase pelindian, pengolahan, dan produksi emas."
Berlokasi di Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo,Tambang Emas Panimengandung lebih dari 7 jutaouncesemas dengan umur tambang multidekade. Dikelola oleh sejumlah anak usaha MGR yang menangani operasi tambang, fasilitas pengolahan, dan infrastruktur pendukung, tambang ini dirancang sebagai tambang terbuka dan dikembangkan secara bertahap.
Pada tahap awal, MGR mengandalkan metode pengolahan pelindian (heap leach) dengan kapasitas 7 juta ton bijih per tahun, menargetkan produksi sekitar 140.000ouncesemas per tahun.
Pada tahap berikutnya, MGR akan membangun fasilitas pengolahancarbon-in-leach(CIL) berkapasitas awal 7,5 juta ton bijih per tahun, yang akan diekspansi menjadi 12 juta ton bijih pada 2030.
Baca Juga: Harga Emas Antam Ngebut Ugal-ugalan, 1 Gram Dijual Rp2.237.000
Saat kedua fasilitas beroperasi penuh, gabungan kapasitasheap leachdan CIL akan mencapai 19 juta ton bijih per tahun, dengan potensi produksi puncak hingga 500.000ouncesemas per tahun. Produksi emas pertama dariheap leachditargetkan tercapai pada kuartal I-2026. Dalam jangka panjang, keberadaan Tambang Emas Pani diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi di Kabupaten Pohuwato dan Provinsi Gorontalo.
Boyke menekankan bahwa proyek ini akan memberi manfaat luas: penciptaan lapangan kerja, peluang usaha baru, dan peningkatan pendapatan daerah.
“Kami berkomitmen untuk menjalankan operasi yang bertanggung jawab, mematuhi prinsipGood Mining Practicesdan standarEnvironmental, Social, and Governanceyang tinggi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Boyke.
Berdasarkan data perdagangan saham, saham emiten yang listing di BEI pada 24 September inidibuka menguat ke Rp 4.010 dan sempat tembus rekor harga tertinggi sepanajang masa(all time high/ATH) Rp 4.750. Hingga pukul 10.22 WIB, saham EMAS catatkan telah menguat lebih dari 23% menjadi Rp 4.950, sehingga market cap mencapai lebih dari Rp 80 triliun.
Baca Juga: Proyek Pani EMAS Bakal Jadi Tambang Emas Primer Terbesar di Asia Pasifik
Lompatan saham ini terjadi setelah perseroan mengumumkan resmi memulai penambangan pertama (first mining) di Tambang Emas Pani.First miningmerupakan tahap awal operasi tambang yang ditandai dengan pengupasan lapisan tanah (overburden stripping) dan pengambilan bijih pertama.
"First miningadalah tonggak penting bagi MGR, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Presiden Direktur MGR, Boyke P. Abidin. "Fase yang menandai dimulainya kegiatan penambangan yang dalam waktu dekat diikuti dengan fase pelindian, pengolahan, dan produksi emas."
Berlokasi di Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo,Tambang Emas Panimengandung lebih dari 7 jutaouncesemas dengan umur tambang multidekade. Dikelola oleh sejumlah anak usaha MGR yang menangani operasi tambang, fasilitas pengolahan, dan infrastruktur pendukung, tambang ini dirancang sebagai tambang terbuka dan dikembangkan secara bertahap.
Pada tahap awal, MGR mengandalkan metode pengolahan pelindian (heap leach) dengan kapasitas 7 juta ton bijih per tahun, menargetkan produksi sekitar 140.000ouncesemas per tahun.
Pada tahap berikutnya, MGR akan membangun fasilitas pengolahancarbon-in-leach(CIL) berkapasitas awal 7,5 juta ton bijih per tahun, yang akan diekspansi menjadi 12 juta ton bijih pada 2030.
Baca Juga: Harga Emas Antam Ngebut Ugal-ugalan, 1 Gram Dijual Rp2.237.000
Saat kedua fasilitas beroperasi penuh, gabungan kapasitasheap leachdan CIL akan mencapai 19 juta ton bijih per tahun, dengan potensi produksi puncak hingga 500.000ouncesemas per tahun. Produksi emas pertama dariheap leachditargetkan tercapai pada kuartal I-2026. Dalam jangka panjang, keberadaan Tambang Emas Pani diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi di Kabupaten Pohuwato dan Provinsi Gorontalo.
Boyke menekankan bahwa proyek ini akan memberi manfaat luas: penciptaan lapangan kerja, peluang usaha baru, dan peningkatan pendapatan daerah.
“Kami berkomitmen untuk menjalankan operasi yang bertanggung jawab, mematuhi prinsipGood Mining Practicesdan standarEnvironmental, Social, and Governanceyang tinggi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Boyke.
(nng)
Lihat Juga :