2.000 Karyawan ExxonMobil Bakal Kena PHK, Ini Biang Keroknya

Kamis, 02 Oktober 2025 - 19:28 WIB
loading...
A A A
"Jaringan kantor global kami didirikan puluhan tahun yang lalu dalam kondisi yang sangat berbeda. Untuk mendukung kolaborasi yang sangat penting bagi kesuksesan perusahaan, kami menyesuaikan jejak global dengan model operasional kami dan mengumpulkan tim bersama-sama," kata seorang juru bicara ExxonMobil dalam pernyataan yang dikirim melalui email.

Kabar PHK global ExxonMobil untuk pertama kali dilaporkan Bloomberg pada Selasa pagi. Produsen minyak semakin mengonsolidasikan lokasi kantor mereka agar bisa bekerja lebih efisien dan menghemat biaya.

Sementara itu Chevron, produsen minyak terbesar kedua di AS setelah Exxon, mengatakan pada Februari lalu, bahwa mereka akan memberhentikan hingga 20% tenaga kerja secara global dan memperluas penggunaan pusat global, termasuk di Bengaluru.

Sedangkan ConocoPhillips pada awal bulan ini mengungkapkan, bahwa mereka akan memangkas karyawan mencapai 20% hingga 25%. Menurut statistik pasar kerja Texas, pekerja pada sektor produksi minyak dan gas di AS mengalami penurunan sebanyak 4.700 dalam enam bulan pertama tahun ini.

Tingkat aktivitas di negara bagian penghasil utama AS, yakni Texas, Louisiana, dan New Mexico, sedikit menurun pada kuartal ketiga, dengan beberapa eksekutif industri melaporkan adanya penundaan signifikan dalam keputusan investasi sebagai respons terhadap volatilitas harga, menurut survei Federal Reserve Bank of Dallas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Wanita Ini Dipecat karena...
Wanita Ini Dipecat karena Suaminya Kerja di Perusahaan Saingan, Urusannya sampai Pengadilan
Rekomendasi
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Berita Terkini
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved