2.000 Karyawan ExxonMobil Bakal Kena PHK, Ini Biang Keroknya

Kamis, 02 Oktober 2025 - 19:28 WIB
loading...
2.000 Karyawan ExxonMobil...
Exxonmobil mengumumkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 2.000 karyawan sebagai bagian dari rencana restrukturisasi jangka panjang. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Exxonmobil mengumumkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 2.000 karyawan di seluruh dunia sebagai bagian dari rencana restrukturisasi jangka panjang. Kebijakan perampingan ini bakal mempengaruhi sekitar 3% hingga 4% dari total tenaga kerja ExxonMobil secara global.

Dalam pernyataan resmi kepada Reuters melalui email, perusahaan raksasa energi itu menerangkan, PHK tidak menyasar lingkup kerja di AS. Sementara itu pada awal pekan kemarin, kebijakan pengurangan karyawan diumumkan oleh perusahaan minyak Kanada, Imperial Oil, yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Exxon.

Baca Juga: Minta Cabut Windfall Tax, ExxonMobil Gugat Uni Eropa

Juru bicara perusahaan mengungkapkan, perampingan yang akan dilakukan menjadi lebih luas dari yang dikonfirmasi sebelumnya. Menghadapi penurunan harga minyak mentah global karena kelompok produsen minyak OPEC+ meningkatkan produksi, perusahaan energi asal AS ini telah mengumumkan ribuan pemutusan hubungan kerja tahun ini.

Semua itu dilakukan ExxonMobil untuk menekan biaya di tengah keuntungan yang terus berkurang. Exxon yang berbasis di Houston mengatakan, bahwa mereka bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dengan membuat karyawan bekerja dari lokasi yang sama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
Gelombang Badai PHK...
Gelombang Badai PHK Masih Marak, Klaim JHT dan JKP Naik Tajam
Proyek Tangguh UCC Rampungkan...
Proyek Tangguh UCC Rampungkan Jacket UBA dan Siap Dikirim ke Fakfak
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Wanita Ini Dipecat karena...
Wanita Ini Dipecat karena Suaminya Kerja di Perusahaan Saingan, Urusannya sampai Pengadilan
Gelombang PHK di Tengah...
Gelombang PHK di Tengah Krisis Energi Ungkap Rapuhnya Fondasi Ekonomi China
Rekomendasi
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Berita Terkini
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved