LG Kelola Seluruh Rantai Nilai, Siap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Jum'at, 03 Oktober 2025 - 15:12 WIB
loading...
LG Kelola Seluruh Rantai...
CEO LG Electronics Indonesia Ha Sang-chul. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - LG Electronics Indonesia ( LG ) mengintegrasikan riset dan pengembangan (R&D), produksi, pemasaran, penjualan, serta layanan purnajual di bawah satu naungan. Hal ini menjadikan mereka sebagai operasional LG pertama di dunia yang mengelola seluruh rantai nilai secara domestik.

Investasi dalam integrasi ini menegaskan komitmen LG menghadirkan perjalanan konsumen yang lebih baik di Indonesia, guna memberikan kepuasan pelanggan. Langkah ini juga mempercepat inovasi, meningkatkan kemampuan merespons kebutuhan pasar, dan memperkuat kolaborasi dengan mitra lokal.

”Kami telah mencapai berbagai tonggak penting yang menegaskan komitmen LG terhadap Indonesia. Salah satu pencapaian tersebut adalah pembukaan Overseas TV R&D kami di Cibitung, anak perusahaan khusus riset luar negeri pertama milik LG Media Entertainment Solution Company,” kata CEO LG Electronics Indonesia Ha Sang-chul dalam siaran pers, Jumat (3/10/2025). Baca juga: Jika Dana Rp200 Triliun Tak Berdampak ke Ekonomi, Purbaya: Kita Ambil Lagi Duitnya

Ha Sang-chul menegaskan, pertumbuhan bisnis mereka selaras dengan prioritas keberlanjutan Indonesia melalui inisiatif Environmental, Social, and Governance (ESG) komprehensif mereka yakni LG Loves Indonesia. Program ini dibangun di atas empat pilar utama, yakni LG Loves Green, LG Loves School, LG Loves and Cares, dan LG Loves Children. ”Keempat inisiatif tersebut secara bersama-sama menegaskan kontribusi kami terhadap ketahanan ekonomi Indonesia, keberlanjutan lingkungan, dan pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya.

Berbicara mengenai ketahanan ekonomi Indonesia , lanjut Ha Sang-chul, sektor manufaktur tetap menjadi pilar utama perekonomian nasional. Sektor ini menyumbang sekitar 17–20% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyediakan lapangan kerja bagi lebih dari seperlima tenaga kerja di dalam negeri. Pada kuartal II tahun 2025, sektor manufaktur tumbuh sebesar 5,6% secara year-on-year, didorong oleh ekspor yang kuat dan lonjakan pesanan baru. Fakta ini secara jelas menunjukkan peran penting pertumbuhan industri dalam menopang kemajuan nasional Indonesia.

Salah satu pendorong utama kemajuan ini adalah strategi Making Indonesia 4.0 yang digagas pemerintah, dengan visi mengubah Indonesia dari pasar menjadi produsen. Rencana ini berfokus pada peningkatan kemandirian industri, pengembangan industri hilir bernilai tambah, serta integrasi Indonesia ke dalam rantai pasok global yang dibangun dengan praktik berkelanjutan dan siap menghadapi era Industri 4.0.

Visi strategis tersebut memperkuat peran krusial sektor manufaktur dalam menjaga stabilitas ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan. Namun, meski sektor ini terus menunjukkan ketangguhannya, perkembangan jangka panjangnya masih penuh rintangan yang harus diatasi untuk merealisasikan Making Indonesia 4.0. Sekaligus memastikan pertumbuhan inklusif dan kesiapan menghadapi masa depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved