Awasi Dana Rp200 Triliun di Bank Himbara, Purbaya: Jangan Beli Dolar!

Jum'at, 03 Oktober 2025 - 16:52 WIB
loading...
Awasi Dana Rp200 Triliun...
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/LPS/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk melanjutkan inspeksi mendadak (sidak) secara acak ke bank-bank milik negara atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Langkah ini menyusul sidak sebelumnya ke PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI.

Pengetatan pengawasan ini fokus pada pemanfaatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang ditempatkan pemerintah di bank-bank tersebut senilai Rp200 triliun. Tujuan utama sidak adalah memastikan dana tersebut sepenuhnya digunakan untuk penyaluran kredit dan mendukung perekonomian riil, bukan untuk aktivitas spekulasi yang berpotensi merusak stabilitas nilai tukar Rupiah.

"Saya muter-muter, saya acak biar mereka kapok. Jadi begini, ketika saya datang ke bank itu, yang pertama memastikan mereka bisa menyalurkan kredit dan tidak ada masalah," tegas Purbaya di komplek parlemen, dikutip Jumat (3/10/2025).

Baca Juga: Purbaya Ancam Sidak Acak ke Himbara: Saya Muter-muter Biar Mereka Kapok

Purbaya mewanti-wanti kepada Himbara agar tidak menggunakan uang negara, yang sejatinya merupakan hak rakyat, untuk aktivitas jual beli valuta asing yang bersifat spekulatif. Ia khawatir, jika dana negara tersebut dibelikan dolar Amerika Serikat (AS) justru akan memberikan tekanan dan melemahkan nilai tukar rupiah.

"Saya ingin tahu juga proyeksi kredit mereka seperti apa ke depan. Yang kedua, saya pastikan uang itu tidak dipakai membeli dolar," imbuhnya dengan nada tegas.

Pemerintah telah menempatkan dana SAL yang signifikan di sejumlah bank Himbara. Sebagai contoh, BNI diketahui mendapat penempatan sebesar Rp55 triliun dari total dana tersebut.

Untuk mencegah penyalahgunaan dan potensi spekulasi, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan secara rutin melakukan pemeriksaan terhadap rekening dan neraca valuta asing (valas) seluruh bank Himbara.

"Saya akan cek bank yang lain juga seperti itu. Saya minta buka rekeningnya. Mana-mana uang kamu yang stok. Kira-kira dolar kamu berapa sekarang, sekian minggu yang lalu berapa, sebulan yang lalu," jelasnya.

Baca Juga: Benahi Industri, Purbaya Bakal Ampuni Dosa Pelaku Usaha Rokok Ilegal

Purbaya mengungkapkan, usai pengecekan langsung di BNI, ia bersyukur bahwa bank tersebut tidak terpantau menaikkan posisi dolarnya secara signifikan. Hal ini mengindikasikan ketaatan bank dalam mengelola likuiditas. "Saya cek naik apa tidak. Untung BNI tidak naik. Kalau naik nanti susah dia," kata dia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Rekomendasi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
Berita Terkini
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Danone Indonesia Dorong...
Danone Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Praktik Bisnis Berkelanjutan
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved