CBI Mendorong Inovasi dalam Manajemen Risiko Kredit

Jum'at, 03 Oktober 2025 - 20:21 WIB
loading...
CBI Mendorong Inovasi...
CBI Connect 2025 menegaskan peran penting inovasi Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan (LPIP) dalam mendukung cetak biru pembangunan ekonomi jangka panjang di Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Credit Bureau Indonesia (CBI) menggelar CBI Connect 2025, sebuah forum di Ritz Carlton Jakarta yang mempertemukan regulator, perbankan, multifinance, fintech, pelaku UMKM, serta asosiasi industri. Dengan mengusung tema “Driving Innovation for the Next Era of Credit Risk,” acara ini menegaskan peran penting inovasi Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan (LPIP) dalam mendukung cetak biru pembangunan ekonomi jangka panjang di Indonesia.

Dalam sambutan pembuka, Kepala Departemen Perizinan dan Manajemen Krisis Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Aslan Lubis menekankan, dalam rangka memperkuat sektor jasa keuangan yang stabil untuk mendukung program prioritas nasional, OJK menginisiasi berbagai langkah, termasuk peningkatan pembiayaan dan pendalaman pasar keuangan.

Penerbitan POJK mengenai Kemudahan Akses Pembiayaan kepada UMKM dan ketentuan lainnya menunjukkan adanya berbagai kesempatan bagi LPIP untuk menguatkan peran di ekosistem sektor jasa keuangan. Baca Juga: Kementerian UMKM Gandeng CBI SME Bureau Perluas Akses Pembiayaan

"Melalui CBI Connect 2025, yang mengusung semangat inovasi dan kolaborasi, kami berharap acara ini bisa menjadi momentum penting bagi Credit Bureau Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai penyedia produk dan layanan manajemen risiko kredit , sekaligus memperluas inklusi keuangan bagi masyarakat dan UMKM,” ujar Aslan Lubis.

CBI memposisikan diri sebagai pionir inovasi di tiga bidang utama yang akan membentuk masa depan industri keuangan Indonesia:

1. Memperkuat manajemen risiko dan memperluas inklusi keuangan
Dalam acara CBI Connect, Peter Sugiapranata, selaku Direktur Penjualan CBI memaparkan bagaimana layanan CBI dapat membantu lembaga keuangan dalam mengelola risiko kredit dengan menghadirkan 3 (tiga) inovasi utama: CBI Polaris, Portfolio Alerts, dan Income Predictor.

“CBI Polaris menyediakan fleksibilitas dalam membangun model risiko kredit di dalam lingkungan yang aman serta patuh regulasi, Portfolio Alerts memberikan sinyal dini untuk menjaga kualitas portofolio, sementara Income Predictor membantu memperkirakan pendapatan calon debitur agar lembaga keuangan dapat mencegah risiko over-exposure. Dengan kombinasi inovasi ini, lembaga keuangan bisa mengambil keputusan kredit dengan lebih hati-hati dan percaya diri” ujar Peter.

2. Mendorong pertumbuhan UMKM yang inklusif
SME Bureau merupakan solusi inovatif yang dirancang khusus untuk Lembaga Keuangan dalam mempercepat proses onboarding pembukaan rekening maupun proses underwriting UMKM secara lebih cepat, dan efisien.Melalui SME Report yang komprehensif serta sistem pemeringkatan UMKM, lembaga keuangan dapat memahami secara cepat dan lebih menyeluruh mengenai profil calon nasabah.

"Kami tidak hanya menyediakan data, melainkan juga intelligence yang siap digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih akurat. Dengan demikian, Lembaga Keuangan dapat memperluas jangkauan pasar secara berkelanjutan sekaligus menjaga kualitas portofolio kredit tetap prima," ujar Tiffany Octaviana, Head of CBI SME Bureau

3. Meningkatkan literasi kredit dan kesehatan finansial masyarakat untuk pemerataan inklusi keuangan
Melalui aplikasi mobile SkorKu, masyarakat dapat mengakses informasi dan riwayat skor kredit pribadi secara lengkap dengan mudah. Dengan transparansi ini, individu dapat lebih memahami kondisi kreditnya serta mengelola kesehatan finansial dengan lebih baik agar lebih siap saat merencanakan pencapaian hidup berikutnya.

Baca Juga: Lembaga Pengelola Investasi, Strategi Baru Pembiayaan Nasional

Panelis yang berpartisipasi yaitu Mandiri Utama Finance, Allo Bank, Indodana Fintech dan CBI menekankan bahwa pemanfaatan data, analitik prediktif, dan verifikasi digital telah membuat proses kredit menjadi lebih cepat, transparan, dan inklusif, tanpa mengurangi prinsip kehati-hatian.

Presiden Direktur CBI, Anton K. Adiwibowo menutup dengan menyampaikan: “CBI Connect 2025 bukan sekadar konferensi. Forum ini kami rancang sebagai ruang kolaborasi untuk mendorong adopsi teknologi dan data dalam memperkuat manajemen risiko, membuka peluang pertumbuhan bagi lembaga keuangan, serta membangun jaringan dan kepercayaan lintas ekosistem.”

Sebagai Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan (LPIP), CBI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi, memperluas inklusi keuangan, dan menjaga disiplin risiko-sehingga lembaga keuangan, pelaku usaha, maupun masyarakat dapat tumbuh dengan percaya diri.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Borong...
MNC Sekuritas Borong 3 Penghargaan di 15th Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2026
Mengulik 5 Agenda Prioritas...
Mengulik 5 Agenda Prioritas Strategis Ketua OJK Baru Kiki Widyasari
OJK Targetkan Himpun...
OJK Targetkan Himpun Dana Rp250 Triliun di Pasar Modal pada 2026
Friderica Widyasari...
Friderica Widyasari Ditunjuk Jadi Pejabat Pengganti Ketua dan Wakil DK OJK
144 Pelaku Usaha Jasa...
144 Pelaku Usaha Jasa Keuangan Kena Semprit OJK di 2025, Ada 40 Dihajar Denda
Digital Fraud Layanan...
Digital Fraud Layanan Keuangan Bukan Ancaman Masa Depan, Melainkan Realitas Hari Ini
Rekrutmen Bersama BUMN...
Rekrutmen Bersama BUMN 2025 Buka Loker di 12 Sektor Industri, Cek Nama Perusahaannya
Begini Strategi KB Bank...
Begini Strategi KB Bank Kelola Risiko Kredit pada Kuartal III-2024
Jifest 2024 Sukses Catatkan...
Jifest 2024 Sukses Catatkan Pembukaan Ribuan Rekening Baru
Rekomendasi
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved