20 UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Ambil Bagian di Pasar Rakyat Mandalika
Senin, 06 Oktober 2025 - 10:48 WIB
loading...
Perhelatan internasional Grand Prix of Indonesia 2025 di Mandalika menjadi panggung bagi UMKM lokal. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Tak hanya jadi ajang adu cepat para pembalap dunia, perhelatan internasional Grand Prix of Indonesia 2025 pada 3–5 Oktober 2025 di Mandalika juga menjadi panggung bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal. Mereka menghadirkan beragam produk unggulan dan membawa semangat ekonomi kerakyatan ke hadapan wisatawan dari berbagai penjuru dunia.
Dalam kesempatan ini, sebanyak 20 UMKM binaan Pertamina Patra Niaga turut ambil bagian di Pasar Rakyat Mandalika. Mulai dari kuliner khas Lombok, tenun tradisional, hingga perhiasan mutiara, seluruh produk lokal tersebut berhasil mencuri perhatian pengunjung yang memadati area festival.
Kehadiran para UMKM binaan Pertamina Patra Niaga tidak sekadar meramaikan acara, namun juga menjadi simbol kemandirian ekonomi dan promosi budaya Indonesia di kancah internasional.
Sebagai bentuk dukungan langsung kepada UMKM, Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto turut hadir mengunjungi sejumlah booth UMKM binaan di Pasar Rakyat Mandalika. Dalam kunjungan tersebut, Eko Ricky berinteraksi langsung dengan para pelaku usaha dan meninjau berbagai produk unggulan yang ditampilkan.
"Keterlibatan UMKM binaan Pertamina Patra Niaga dalam ajang internasional Pertamina Grand Prix of Indonesia ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam memperkuat ekonomi daerah. Melalui kesempatan ini, kami ingin memastikan bahwa semangat energi juga mengalir untuk masyarakat dan pelaku usaha lokal," ujar Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun, dalam keterangan tertulis, Senin (6/10/2025).
Salah satu pelaku usaha yang turut merasakan manfaat ajang ini adalah Seli Meinda Dwi Cahyaningsi, pemilik Sate Ibu Lilik. Sejak menjadi bagian dari program UMKM binaan Pertamina pada 2021, produk kuliner khas Lombok tersebut terus berinovasi dan kini mulai dikenal hingga ke mancanegara. “Kami sangat bersyukur bisa ikut dalam Pesta Rakyat Mandalika tahun ini. Banyak wisatawan luar negeri yang mencicipi dan menyukai sate lilit kami. Kesempatan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami sebagai pelaku usaha lokal,” ungkap Seli.
Dari sektor kriya dan fesyen, Indah Rahmawati, pendiri Nyalakok Tenun, membawa semangat pemberdayaan perempuan Lombok melalui karya tenun yang dikerjakan secara turun-temurun. “Seluruh penenun kami adalah perempuan yang melestarikan budaya menenun khas Lombok. Event ini membuka peluang baru bagi kami untuk memperkenalkan hasil tenun dan produk turunannya seperti aksesori kepada lebih banyak orang,” jelas Indah.
Baca Juga: MotoGP 2025 Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan Catat Penyelenggaraan Terbaik
Sementara, Ni Made Pipin, pemilik Mutiara Gitbay, mengaku bangga bisa memperkenalkan produk perhiasan mutiaranya di ajang bergengsi ini. “Melalui dukungan Pertamina Patra Niaga, kami mendapat banyak manfaat, mulai dari pelatihan hingga kesempatan tampil di acara besar seperti MotoGP Mandalika. Selain meningkatkan penjualan, pengalaman ini memperluas jaringan bisnis kami,” ujarnya.
Apresiasi pun datang dari para pengunjung mancanegara. Melinda, wisatawan asal Australia, menyebut produk-produk UMKM Indonesia memiliki kualitas tinggi dan berpotensi mendunia. "Beautiful, bagus! Produk-produk ini luar biasa. Penting bagi kami untuk mendukung bisnis lokal seperti ini," ujarnya.
Baca Juga: 32 UMKM Binaan Pertamina Raup Transaksi Awal Rp1,2 Miliar di Inacraft 2025
Senada, Haley dari Perth, Australia, mengaku terkesan dengan suasana Pasar Rakyat Mandalika yang penuh warna dan kehangatan khas Indonesia. "Saya sangat menikmati makanan lokal dan pameran seninya. Semuanya tertata dengan baik dan menampilkan ciri khas Indonesia yang ramah dan penuh warna," katanya.
Dalam kesempatan ini, sebanyak 20 UMKM binaan Pertamina Patra Niaga turut ambil bagian di Pasar Rakyat Mandalika. Mulai dari kuliner khas Lombok, tenun tradisional, hingga perhiasan mutiara, seluruh produk lokal tersebut berhasil mencuri perhatian pengunjung yang memadati area festival.
Kehadiran para UMKM binaan Pertamina Patra Niaga tidak sekadar meramaikan acara, namun juga menjadi simbol kemandirian ekonomi dan promosi budaya Indonesia di kancah internasional.
Sebagai bentuk dukungan langsung kepada UMKM, Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto turut hadir mengunjungi sejumlah booth UMKM binaan di Pasar Rakyat Mandalika. Dalam kunjungan tersebut, Eko Ricky berinteraksi langsung dengan para pelaku usaha dan meninjau berbagai produk unggulan yang ditampilkan.
"Keterlibatan UMKM binaan Pertamina Patra Niaga dalam ajang internasional Pertamina Grand Prix of Indonesia ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam memperkuat ekonomi daerah. Melalui kesempatan ini, kami ingin memastikan bahwa semangat energi juga mengalir untuk masyarakat dan pelaku usaha lokal," ujar Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun, dalam keterangan tertulis, Senin (6/10/2025).
Salah satu pelaku usaha yang turut merasakan manfaat ajang ini adalah Seli Meinda Dwi Cahyaningsi, pemilik Sate Ibu Lilik. Sejak menjadi bagian dari program UMKM binaan Pertamina pada 2021, produk kuliner khas Lombok tersebut terus berinovasi dan kini mulai dikenal hingga ke mancanegara. “Kami sangat bersyukur bisa ikut dalam Pesta Rakyat Mandalika tahun ini. Banyak wisatawan luar negeri yang mencicipi dan menyukai sate lilit kami. Kesempatan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami sebagai pelaku usaha lokal,” ungkap Seli.
Dari sektor kriya dan fesyen, Indah Rahmawati, pendiri Nyalakok Tenun, membawa semangat pemberdayaan perempuan Lombok melalui karya tenun yang dikerjakan secara turun-temurun. “Seluruh penenun kami adalah perempuan yang melestarikan budaya menenun khas Lombok. Event ini membuka peluang baru bagi kami untuk memperkenalkan hasil tenun dan produk turunannya seperti aksesori kepada lebih banyak orang,” jelas Indah.
Baca Juga: MotoGP 2025 Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan Catat Penyelenggaraan Terbaik
Sementara, Ni Made Pipin, pemilik Mutiara Gitbay, mengaku bangga bisa memperkenalkan produk perhiasan mutiaranya di ajang bergengsi ini. “Melalui dukungan Pertamina Patra Niaga, kami mendapat banyak manfaat, mulai dari pelatihan hingga kesempatan tampil di acara besar seperti MotoGP Mandalika. Selain meningkatkan penjualan, pengalaman ini memperluas jaringan bisnis kami,” ujarnya.
Apresiasi pun datang dari para pengunjung mancanegara. Melinda, wisatawan asal Australia, menyebut produk-produk UMKM Indonesia memiliki kualitas tinggi dan berpotensi mendunia. "Beautiful, bagus! Produk-produk ini luar biasa. Penting bagi kami untuk mendukung bisnis lokal seperti ini," ujarnya.
Baca Juga: 32 UMKM Binaan Pertamina Raup Transaksi Awal Rp1,2 Miliar di Inacraft 2025
Senada, Haley dari Perth, Australia, mengaku terkesan dengan suasana Pasar Rakyat Mandalika yang penuh warna dan kehangatan khas Indonesia. "Saya sangat menikmati makanan lokal dan pameran seninya. Semuanya tertata dengan baik dan menampilkan ciri khas Indonesia yang ramah dan penuh warna," katanya.
(nng)
Lihat Juga :