Pelaksana Konstruksi dan Ahli Teknik Siap Kawal Proses Konstruksi Pesantren

Selasa, 07 Oktober 2025 - 22:01 WIB
loading...
Pelaksana Konstruksi...
GAPENSI dan Gabungan Ahli Teknik Indonesia (GATENSI) menekankan, pentingnya integritas, kepatuhan terhadap standar teknis, dan keselamatan dalam setiap proses pembangunan. Foto/Dok ITS
A A A
JAKARTA - Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Seluruh Indonesia (GAPENSI) dan Gabungan Ahli Teknik Indonesia (GATENSI)menekankan,pentingnya integritas, kepatuhan terhadap standar teknis, dan keselamatan dalam setiap proses pembangunan di tengahinsiden ambruknya mushala di Pondok Pesantren Al Khoziny , Sidoarjo, Jawa Timur.

Berdasarkan informasi awal, ucap Ketua Umum GAPENSI Andi Rukman Karumpa, terdapat indikasi kegagalan konstruksi sebagai penyebab musibah ini. "GAPENSI dan GATENSI menekankan pentingnya pendekatan yang bijaksana dalam menangani kasus ini, tanpa terburu-buru menyimpulkan atau menghakimi," terang Andi di Jakarta, Jumat (3/10).

GAPENSI dan GATENSI menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Andi Rukman Karumpa mendoakan korban meninggal dunia diterima amal ibadahnya dan ditempatkan di sisi-Nya yang terbaik, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Baca Juga: Usai Tragedi Al Khoziny, Pemerintah Bentuk Satgas Pembangunan Pesantren

"Kami turut berduka cita kepada para santri, keluarga, pengasuh ponpes, dan seluruh masyarakat yang terdampak," ujar Andi dalam pernyataan bersama GAPENSI dan GATENSI.

Sebagai bentuk tanggung jawab profesional, Andi sampaikan, GAPENSI dan GATENSI bertekad memberikan kontribusi nyata dan siap membentuk tim investigasi independen yang terdiri atas pelaksana konstruksi (GAPENSI) dan ahli teknik (GATENSI) untuk bekerja sama dengan pihak berwenang dalam mengungkap akar penyebab kegagalan struktur secara komprehensif dan ilmiah.

Andi mengatakan GAPENSI dan GATENSI pun akan menyediakan program layanan khusus pesantren. Dalam program ini, GAPENSI memberikan konsultasi gratis untuk pemilihan penyedia jasa konstruksi berkompeten. Andi mengatakan pihaknya siap membantu verifikasi mitra konstruksi untuk memastikan kredensial dan sertifikasi.

"GAPENSI berkomitmen menerapkan SNI dan standar K4 (Keselamatan, Kesehatan, Keamanan, dan Kelestarian Lingkungan (K4) dengan pengawasan teknis dari GATENSI untuk peningkatan standar mutu bangunan pesantren," lanjut Andi.

Sambung Andi menambahkan GAPENSI dan GATENSI akan menyelenggarakan program edukasi dan sosialisasi konstruksi aman bagi pesantren dan masyarakat. "Kami menegaskan yang diperlukan saat ini solusi konstruktif, bukan saling menyalahkan. Melalui sinergi GAPENSI sebagai pelaksana dan GATENSI sebagai ahli teknik, kami berkomitmen penuh untuk meningkatkan keselamatan konstruksi di Indonesia," kata Andi.

Baca Juga: Menag Tinjau Pesantren Al Khoziny, Salurkan Bantuan Rp610 Juta

Ketua Umum GATENSI, Bambang Rahmadi mengatakan, GATENSI mendukung penuh perbaikan proses konstruksi pesantren di Indonesia. Bambang menyampaikan GATENSI siap memberikan pendampingan teknis dalam evaluasi dokumen pelaksanaan dalam program layanan khusus pesantren.

"GATENSI siap mengerahkan ahli teknik untuk audit keselamatan bangunan pesantren dan memberikan solusi perbaikan struktur," kata Bambang.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Kejar Tahun Ajaran Baru,...
Kejar Tahun Ajaran Baru, Sekolah Rakyat Tahap II Ditargetkan Fungsional Juli 2026
3 Dekade Jaga Kualitas,...
3 Dekade Jaga Kualitas, Marwani Indah Perkokoh Posisi di Pasar Genteng Beton dan Paving Block
Kebut Sekolah Rakyat...
Kebut Sekolah Rakyat di Sulut dan Kalsel, Brantas Abipraya Menjaga Laju, Menjamin Mutu
Viro Transformasi ke...
Viro Transformasi ke Konstruksi Modular, Bidik Pasar Resort Tropis
Wujudkan Sinergi Berkelanjutan,...
Wujudkan Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Gandeng Stakeholder Bangun Banten
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Rekomendasi
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Berita Terkini
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved