UBS Gold Sangkal Ada Emas Palsu, Seluruh Produk Bersertifikat SNI

Rabu, 08 Oktober 2025 - 19:12 WIB
loading...
UBS Gold Sangkal Ada...
UBS Gold menegaskan seluruh produk emas yang diproduksi asli dan bersertifikat resmi. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Untung Bersama Sejahtera (UBS Gold) menegaskan seluruh produk emas yang diproduksi asli dan bersertifikat resmi, menyusul beredarnya informasi di media sosial yang menuding adanya emas palsu yang dikaitkan dengan merek tersebut.

Direktur Marketing UBS Gold, Catur Limas, menyatakan perusahaan berkomitmen menjaga keaslian dan kualitas produknya selama lebih dari empat dekade. Ia memastikan seluruh emas UBS Gold diproduksi sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) dan telah melewati proses sertifikasi resmi.

"Kami memahami kekhawatiran publik akibat isu yang beredar di media sosial. Kami ingin menegaskan bahwa seluruh produk UBS Gold adalah asli, bersertifikat resmi, dan diproduksi sesuai standar nasional SNI," ujar Catur dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Baca Juga: Harga Emas Antam Ngegas Terus, Nyaris Tembus Rp2,3 Juta per Gram Hari Ini

Catur menambahkan, setiap keping emas UBS Gold dilengkapi nomor seri dan kode QR pada kemasan yang dapat dipindai menggunakan aplikasi resmi untuk memastikan keaslian produk. "Keaslian produk dapat diverifikasi melalui nomor seri di kemasan, baik yang dibeli di toko emas langganan, toko resmi UBS Gold, maupun akun resmi kami di marketplace," katanya.

Perusahaan juga telah berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menindaklanjuti isu yang beredar agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat. UBS Gold berkomitmen menjaga transparansi dan memberikan edukasi publik mengenai cara mengenali emas asli.

Mengusung tagline "Trust in Gold", UBS Gold menempatkan kepercayaan masyarakat sebagai prioritas utama. Selain menjamin mutu, perusahaan turut membagikan panduan mengenali ciri-ciri produk asli, di antaranya logo dan tulisan tercetak rapi, keping emas pas presisi dalam kemasan, hologram utuh, serta barcode dan QR code yang dapat divalidasi melalui aplikasi resmi.

Baca Juga: 4 Fakta Ketidakpastian Geopolitik Picu Lonjakan Emas dan Bitcoin

Berbasis di Surabaya, UBS Gold kini menembus pasar ekspor ke 35 negara dan telah meraih tiga penghargaan Primaniyarta Award pada 2019, 2021, dan 2022 untuk kategori Eksportir Berkinerja, Produk Teknologi Tinggi, dan Produk Inovatif. "Sebagai perusahaan yang telah dipercaya masyarakat, UBS Gold selalu menjunjung tinggi prinsip transparansi, keaslian, dan perlindungan konsumen," tutup Catur.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000 per Gram, Simak Rinciannya
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Satu Dekade Membangun...
Satu Dekade Membangun Literasi Keuangan Berbasis Emas di Indonesia
Rekomendasi
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Berita Terkini
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved