Perluas Ekspansi Bisnis, Bukalapak Dukung Ekosistem Industri Game Lokal
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 15:23 WIB
loading...
Bukalapak memperluas langkah bisnisnya ke sektor industri kreatif digital. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Bukalapak.com Tbk memperluas langkah bisnisnya ke sektor industri kreatif digital dengan membentuk entitas baru bernama Multi Realm Games (MRG). Entitas ini akan menjadi holding yang mengelola seluruh lini bisnis gim di bawah BUKA Group, sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam industri game global.
Peluncuran MRG dilakukan bertepatan dengan Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2025, ajang tahunan yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Asosiasi Game Indonesia (AGI). Kehadiran MRG di forum tersebut menandai keseriusan Bukalapak menjadikan sektor game sebagai salah satu pilar utama dalam ekspansi bisnis digitalnya.
Baca Juga: Babak Baru Perjalanan Bisnis Bukalapak, Akankah Lebih Menjanjikan?
Sepanjang tahun ini, MRG aktif mengikuti berbagai pameran game internasional sebagai upaya memperluas jejaring dan memperkenalkan karya pengembang Indonesia ke pasar global. Setelah tampil di Philippine Game Dev Expo pada Juli dan Gamescom Cologne di Jerman pada Agustus, MRG juga berpartisipasi dalam Tokyo Game Show yang digelar 25–28 September 2025. Rangkaian partisipasi ini akan berlanjut ke Gamescom Asia dan Thailand Game Show pada Oktober mendatang.
CEO Gaming BUKA Group Prasetya Setiawan menyatakan, kehadiran MRG merupakan bagian dari rencana jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem industri gim Indonesia yang berdaya saing global. "Keikutsertaan kami di berbagai pameran internasional membantu memperkenalkan potensi karya lokal, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di sektor kreatif dunia," ujarnya.
Dalam struktur barunya, MRG mengintegrasikan sejumlah layanan yang sebelumnya berjalan terpisah, seperti Lapakgaming dan Joytify untuk layanan top-up, Itemku sebagai marketplace item digital, serta EXP yang berfokus pada komunitas gamer. Dukungan juga datang dari Rexus, lini aksesoris gaming di bawah unit ritel BUKA Group.
Baca Juga: Waspada! Radikalisasi Kini Menyusup lewat Dunia Game Online
Direktur BUKA Group Victor Putra Lesmana menambahkan, pembentukan MRG mencerminkan strategi adaptif perusahaan terhadap perkembangan industri gim yang kian kompetitif. Menurut dia, kolaborasi lintas pelaku industri menjadi kunci untuk memperkuat ekosistem lokal sekaligus membuka peluang di pasar internasional.
"MRG diharapkan mampu membawa produk dan layanan gim Indonesia ke panggung global, dengan tetap mengakar pada pengembangan komunitas dan talenta lokal," kata Victor.
Peluncuran MRG dilakukan bertepatan dengan Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2025, ajang tahunan yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Asosiasi Game Indonesia (AGI). Kehadiran MRG di forum tersebut menandai keseriusan Bukalapak menjadikan sektor game sebagai salah satu pilar utama dalam ekspansi bisnis digitalnya.
Baca Juga: Babak Baru Perjalanan Bisnis Bukalapak, Akankah Lebih Menjanjikan?
Sepanjang tahun ini, MRG aktif mengikuti berbagai pameran game internasional sebagai upaya memperluas jejaring dan memperkenalkan karya pengembang Indonesia ke pasar global. Setelah tampil di Philippine Game Dev Expo pada Juli dan Gamescom Cologne di Jerman pada Agustus, MRG juga berpartisipasi dalam Tokyo Game Show yang digelar 25–28 September 2025. Rangkaian partisipasi ini akan berlanjut ke Gamescom Asia dan Thailand Game Show pada Oktober mendatang.
CEO Gaming BUKA Group Prasetya Setiawan menyatakan, kehadiran MRG merupakan bagian dari rencana jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem industri gim Indonesia yang berdaya saing global. "Keikutsertaan kami di berbagai pameran internasional membantu memperkenalkan potensi karya lokal, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di sektor kreatif dunia," ujarnya.
Dalam struktur barunya, MRG mengintegrasikan sejumlah layanan yang sebelumnya berjalan terpisah, seperti Lapakgaming dan Joytify untuk layanan top-up, Itemku sebagai marketplace item digital, serta EXP yang berfokus pada komunitas gamer. Dukungan juga datang dari Rexus, lini aksesoris gaming di bawah unit ritel BUKA Group.
Baca Juga: Waspada! Radikalisasi Kini Menyusup lewat Dunia Game Online
Direktur BUKA Group Victor Putra Lesmana menambahkan, pembentukan MRG mencerminkan strategi adaptif perusahaan terhadap perkembangan industri gim yang kian kompetitif. Menurut dia, kolaborasi lintas pelaku industri menjadi kunci untuk memperkuat ekosistem lokal sekaligus membuka peluang di pasar internasional.
"MRG diharapkan mampu membawa produk dan layanan gim Indonesia ke panggung global, dengan tetap mengakar pada pengembangan komunitas dan talenta lokal," kata Victor.
(nng)