Angela Tanoesoedibjo: Industri Media Hadapi Banyak Tantangan di Era yang Serba Cepat
Rabu, 15 Oktober 2025 - 20:13 WIB
loading...
CEO iNews Media Group Angela Tanoesoedibjo dalam Forbes Global CEO Conference bertema Family Business: Looking at the Next Frontier di Jakarta, Rabu (15/10/2025). FOTO/Isra Triansyah
A
A
A
JAKARTA - CEO iNews Media Group Angela Tanoesoedibjo menilai industri media saat ini menghadapi banyak tantangan di era yang serba cepat dalam menghadapi dinamika global. Menurutnya pesatnya kemajuan teknologi digital dan perubahan geopolitik global telah mengubah lanskap bisnis media secara fundamental.
"Kita berada di saat yang sangat menarik. Tapi jika saya boleh menambahkan satu kata, ini juga saat yang menantang," ujar Angela saat menjadi pembicara dalam Forbes Global CEO Conference bertema 'Family Business: Looking at the Next Frontier' di Jakarta, Rabu (15/10/2025).
Baca Juga: Angela Tanoesoedibjo Ungkap Kunci Sukses Bisnis Keluarga di Forbes Global CEO Conference
Angela menuturkan, dinamika global dan percepatan inovasi teknologi menuntut perusahaan media untuk beradaptasi dengan cepat agar tetap relevan. Kecepatan dalam mengambil keputusan, menurutnya harus diimbangi dengan ketepatan strategi dan kemampuan memilah informasi.
"Disrupsi adalah hal yang normal di semua bisnis, termasuk dalam bisnis keluarga. Organisasi besar sering kali terlalu lambat, tantangannya adalah bagaimana membuatnya lebih lincah,” ujarnya.
Sebagai pimpinan iNews Media Group, Angela mengungkapkan pihaknya terus mendorong transformasi digital di lingkungan media MNC. Transformasi itu diarahkan untuk membangun organisasi yang lebih adaptif terhadap perubahan perilaku audiens dan perkembangan teknologi.
"Dalam proses transformasi, kami selalu kembali pada data. Karena data adalah bahasa universal yang bisa dimengerti oleh semua generasi dan semua departemen," jelasnya.
Baca Juga: Mahasiswa Baru MNC University Antusias Ikuti Kuliah Umum Angela Tanoesoedibjo
Ia menegaskan, penguasaan data dan inovasi digital menjadi fondasi penting bagi masa depan industri media. Menurutnya, perusahaan media harus mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap produk jurnalistiknya.
Pada kesempatan yang sama, Executive Director Salim Group Axton Salim turut menyoroti pentingnya kepemimpinan yang memahami seluruh proses bisnis. Ia menekankan dua hal utama dalam menjalankan perusahaan, yakni kemampuan untuk "merangkul" dan "meningkatkan".
"Pemimpin harus memahami sepenuhnya bagaimana bisnis berjalan, mulai dari proses produksi hingga distribusi. Setelah itu, barulah kita bisa memperkuatnya melalui sistem, proses, perluasan pasar, atau bahkan transformasi," kata Axton.
"Kita berada di saat yang sangat menarik. Tapi jika saya boleh menambahkan satu kata, ini juga saat yang menantang," ujar Angela saat menjadi pembicara dalam Forbes Global CEO Conference bertema 'Family Business: Looking at the Next Frontier' di Jakarta, Rabu (15/10/2025).
Baca Juga: Angela Tanoesoedibjo Ungkap Kunci Sukses Bisnis Keluarga di Forbes Global CEO Conference
Angela menuturkan, dinamika global dan percepatan inovasi teknologi menuntut perusahaan media untuk beradaptasi dengan cepat agar tetap relevan. Kecepatan dalam mengambil keputusan, menurutnya harus diimbangi dengan ketepatan strategi dan kemampuan memilah informasi.
"Disrupsi adalah hal yang normal di semua bisnis, termasuk dalam bisnis keluarga. Organisasi besar sering kali terlalu lambat, tantangannya adalah bagaimana membuatnya lebih lincah,” ujarnya.
Sebagai pimpinan iNews Media Group, Angela mengungkapkan pihaknya terus mendorong transformasi digital di lingkungan media MNC. Transformasi itu diarahkan untuk membangun organisasi yang lebih adaptif terhadap perubahan perilaku audiens dan perkembangan teknologi.
"Dalam proses transformasi, kami selalu kembali pada data. Karena data adalah bahasa universal yang bisa dimengerti oleh semua generasi dan semua departemen," jelasnya.
Baca Juga: Mahasiswa Baru MNC University Antusias Ikuti Kuliah Umum Angela Tanoesoedibjo
Ia menegaskan, penguasaan data dan inovasi digital menjadi fondasi penting bagi masa depan industri media. Menurutnya, perusahaan media harus mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap produk jurnalistiknya.
Pada kesempatan yang sama, Executive Director Salim Group Axton Salim turut menyoroti pentingnya kepemimpinan yang memahami seluruh proses bisnis. Ia menekankan dua hal utama dalam menjalankan perusahaan, yakni kemampuan untuk "merangkul" dan "meningkatkan".
"Pemimpin harus memahami sepenuhnya bagaimana bisnis berjalan, mulai dari proses produksi hingga distribusi. Setelah itu, barulah kita bisa memperkuatnya melalui sistem, proses, perluasan pasar, atau bahkan transformasi," kata Axton.
(nng)
Lihat Juga :