Momentum Kebangkitan Properti, LPKR Hadirkan Inovasi Hunian Semua Segmen
Kamis, 16 Oktober 2025 - 13:23 WIB
loading...
LPKR menegaskan komitmennya menyediakan pilihan hunian yang relevan dengan berbagai segmen masyarakat. Mulai dari keluarga muda hingga kelas menengah ke atas. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Realestate Indonesia (REI) mengungkapkan realisasi investasi sektor properti mencapai Rp75 triliun sepanjang Semester I/2025. Ketua Umum DPP REI Joko Suranto bahkan menyebut kondisi tersebut mulai membaik. Ia pun optimistis bisnis real estate akan tetap terakselerasi sepanjang paruh kedua tahun ini.
Sejalan dengan realisasi investasi tersebut, bisnis pasar real estate juga tumbuh 3,71% selama periode Januari-Juni 2025. Diikuti sektor konstruksi yang tumbuh di level 4,98%. Sementara itu, kredit properti juga tercatat tumbuh 7,62% hingga Juli 2025. Baca juga: Relaksasi PPN Gairahkan Pasar Properti di 2024
Dalam pandangan REI, kombinasi antara peningkatan investasi, pertumbuhan pasar, dan dukungan pembiayaan perbankan menjadi bukti kuat bahwa sektor properti tetap menjadi motor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) pun menyambut momentum positif tersebut.
Melalui LippoLand, mereka menegaskan komitmennya menyediakan pilihan hunian yang relevan dengan berbagai segmen masyarakat. Mulai dari keluarga muda hingga kelas menengah ke atas.
LippoLand menghadirkan beragam proyek seperti Cendana Suites, XYZ Series, Q Livin, Blackslate Homes, The Hive Series, Belmont Homes, Bentley Homes, hingga The Allegra di kawasan unggulan Park Serpong. Kemudian Lippo Karawaci, Lippo Cikarang Cosmopolis, dan Tanjung Bunga Makassar.
CEO Grup Lippo Indonesia John Riady mengatakan, meski ekonomi global penuh tantangan, kinerja perusahaan tetap solid. Hingga paruh pertama 2025, LPKR telah meraih 40% dari target pra penjualan yang sebesar Rp6,25 triliun. ”Pencapaian ini membuktikan minat masyarakat terhadap properti tetap kuat, sekaligus menunjukkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas dan komitmen perusahaan dalam serah terima tepat waktu,” katanya dalam siaran tertulis, Kamis (16/10/2025).
Di sisi lain, pendapatan pada sektor real estate meningkat 51% secara tahunan (YoY) menjadi Rp3,46 triliun. Hal ini didukung oleh serah terima unit hunian tapak, hunian vertikal, dan komersial di berbagai proyek. Sementara itu, EBITDA yang tetap stabil di Rp526 miliar, mencerminkan ketepatan waktu dalam penyelesaian proyek. Baca juga: Generasi Muda Dominasi Kalangan Pencari Rumah, LPKR Siap Menjawab Tren
Dengan cadangan lahan strategis yang luas 370 hektare di Lippo Village, 485 hektar di Lippo Cikarang Cosmopolis, 342 hektare di Tanjung Bunga Makassar, dan 165 hektare di berbagai wilayah potensial lainnya, perusahaan memiliki fondasi kuat untuk pertumbuhan jangka panjang.
Dengan semangat optimisme, LPKR melalui LippoLand akan terus memantau dinamika global dan mengelola risiko secara proaktif. Perusahaan yakin, pasar properti Indonesia memiliki prospek cerah, terutama dengan dorongan generasi muda yang menjadi motor pertumbuhan masa depan.
Sejalan dengan realisasi investasi tersebut, bisnis pasar real estate juga tumbuh 3,71% selama periode Januari-Juni 2025. Diikuti sektor konstruksi yang tumbuh di level 4,98%. Sementara itu, kredit properti juga tercatat tumbuh 7,62% hingga Juli 2025. Baca juga: Relaksasi PPN Gairahkan Pasar Properti di 2024
Dalam pandangan REI, kombinasi antara peningkatan investasi, pertumbuhan pasar, dan dukungan pembiayaan perbankan menjadi bukti kuat bahwa sektor properti tetap menjadi motor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) pun menyambut momentum positif tersebut.
Melalui LippoLand, mereka menegaskan komitmennya menyediakan pilihan hunian yang relevan dengan berbagai segmen masyarakat. Mulai dari keluarga muda hingga kelas menengah ke atas.
LippoLand menghadirkan beragam proyek seperti Cendana Suites, XYZ Series, Q Livin, Blackslate Homes, The Hive Series, Belmont Homes, Bentley Homes, hingga The Allegra di kawasan unggulan Park Serpong. Kemudian Lippo Karawaci, Lippo Cikarang Cosmopolis, dan Tanjung Bunga Makassar.
CEO Grup Lippo Indonesia John Riady mengatakan, meski ekonomi global penuh tantangan, kinerja perusahaan tetap solid. Hingga paruh pertama 2025, LPKR telah meraih 40% dari target pra penjualan yang sebesar Rp6,25 triliun. ”Pencapaian ini membuktikan minat masyarakat terhadap properti tetap kuat, sekaligus menunjukkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas dan komitmen perusahaan dalam serah terima tepat waktu,” katanya dalam siaran tertulis, Kamis (16/10/2025).
Di sisi lain, pendapatan pada sektor real estate meningkat 51% secara tahunan (YoY) menjadi Rp3,46 triliun. Hal ini didukung oleh serah terima unit hunian tapak, hunian vertikal, dan komersial di berbagai proyek. Sementara itu, EBITDA yang tetap stabil di Rp526 miliar, mencerminkan ketepatan waktu dalam penyelesaian proyek. Baca juga: Generasi Muda Dominasi Kalangan Pencari Rumah, LPKR Siap Menjawab Tren
Dengan cadangan lahan strategis yang luas 370 hektare di Lippo Village, 485 hektar di Lippo Cikarang Cosmopolis, 342 hektare di Tanjung Bunga Makassar, dan 165 hektare di berbagai wilayah potensial lainnya, perusahaan memiliki fondasi kuat untuk pertumbuhan jangka panjang.
Dengan semangat optimisme, LPKR melalui LippoLand akan terus memantau dinamika global dan mengelola risiko secara proaktif. Perusahaan yakin, pasar properti Indonesia memiliki prospek cerah, terutama dengan dorongan generasi muda yang menjadi motor pertumbuhan masa depan.
(poe)
Lihat Juga :