Kolaborasi Exporthub.id dan BCA Dorong UMKM Indonesia Go Global
Jum'at, 17 Oktober 2025 - 14:36 WIB
loading...
Exporthub.id dan Bank Central Asia (BCA) bersinergi di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 di ICE BSD City, Tangerang pada 15–19 Oktober 2025. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
TANGERANG - Exporthub.id dan Bank Central Asia ( BCA ) bersinergi di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 di ICE BSD City, Tangerang pada 15–19 Oktober 2025. Sinergi ini menjadi langkah nyata mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah ( UMKM ) menembus pasar global.
Kolaboras ini bagian dari program Bakti BCA-BCA Go Export, yang fokus membantu UMKM memperluas akses ke pasar internasional. Sebanyak 20 UMKM binaan BCA dari berbagai sektor berpartisipasi dalam pameran dagang terbesar di Indonesia tersebut dengan pendampingan penuh dari Exporthub.id
President Director Exporthub.id Indonesia Amalia Prabowo mengatakan, Exporthub.id berkomitmen mendampingi UMKM Indonesia agar mampu meraih pasar global . Baik secara daring melalui platform Alibaba maupun lewat partisipasi aktif di pameran internasional seperti TEI 2025. Baca juga: Menekraf Dorong Kuliner Indonesia Menuju Pasar Global
”Bersama BCA, kami menghadirkan berbagai potential buyer dari perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri serta mitra swasta global yang datang langsung ke TEI,” katanya di sela-sela pameran, Kamis (16/10/2025).
TEI 2025 menargetkan nilai transaksi sebesar USD16,5 miliar, naik dari capaian tahun sebelumnya. Kementerian Perdagangan mencatat sedikitnya 8.045 pembeli dari 130 negara dan 1.619 peserta pameran berpartisipasi dalam gelaran ini.
Pameran dibagi ke dalam tiga zona utama yakni Food & Agriculture, Manufacturing & Services, dan Lifestyle & Home Decoration. Pemerintah juga memperkenalkan Paviliun UMKM BISA Ekspor, wadah baru bagi UMKM siap ekspor, yang pada hari pertama berhasil mencatat transaksi lebih dari USD5,2 juta.
Dalam kolaborasi ini, Exporthub.id dan BCA memfokuskan partisipasi mereka pada tiga agenda strategis. Pertama, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Exporthub.id Indonesia, World Food Chain Pte. Ltd. (WFC) asal Singapura, dan ABI Resources Sdn. Bhd. dari Malaysia.
Kerja sama ini bertujuan memperluas pasar produk UMKM ke Singapura, Timur Tengah, Australia, China, dan Eropa. WFC merupakan platform teknologi pangan global yang menyediakan solusi rantai nilai pangan berkelanjutan. Sementara ABI Resources bergerak di bidang ICT Agritech yang memfokuskan digitalisasi sektor pertanian dari sumber hingga pasar.
“Kami melihat potensi besar produk pangan Indonesia di pasar global. Melalui kolaborasi dengan Exporthub.id dan BCA, WFC ingin menghadirkan produk UMKM Indonesia ke jaringan distribusi internasional secara berkelanjutan,” kata Jeremy Tan, Chief Investment Officer WFC Singapore.
Hal senada disampaikan Mohan Menon, Director ABI Resources, yang menilai kerja sama ini memperkuat jaringan rantai pasok kawasan Asia. “ABI Resources berkomitmen membantu produk unggulan Indonesia menembus pasar global dengan pendekatan yang transparan dan berkelanjutan,” ujarnya. Baca juga: Pemerintah Guyur Bank BUMN Rp200 Triliun, Ini Respons dari BCA
Agenda kedua adalah pengumuman enam UMKM terpilih yang akan mengirim sampel produk F&B dan FMCG ke Jerman melalui Dreiha Handels GmbH, mitra pembelian dari jaringan Go Asia Asien Supermarkt—salah satu supermarket produk Asia terbesar di Eropa. “Kami sangat menghargai dukungan BCA dan Exporthub.id dalam menghadirkan produk unggulan Indonesia ke pasar Jerman,” ujar Azmi Mustapha, Managing Director Dreiha Handels GmbH.
Adapun agenda ketiga adalah realisasi transaksi ekspor senilai USD 141.440 untuk produk gula kelapa organik (organic coconut sugar) ke Rusia sebanyak 68 ton hingga Oktober 2026. Penandatanganan MoU ekspor ini turut disaksikan oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia Jose Antonio, Miftah Farid selaku Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kementerian Perdagangan, serta Ardianto Mahdi dari Atase Perdagangan Rusia.
Kolaboras ini bagian dari program Bakti BCA-BCA Go Export, yang fokus membantu UMKM memperluas akses ke pasar internasional. Sebanyak 20 UMKM binaan BCA dari berbagai sektor berpartisipasi dalam pameran dagang terbesar di Indonesia tersebut dengan pendampingan penuh dari Exporthub.id
President Director Exporthub.id Indonesia Amalia Prabowo mengatakan, Exporthub.id berkomitmen mendampingi UMKM Indonesia agar mampu meraih pasar global . Baik secara daring melalui platform Alibaba maupun lewat partisipasi aktif di pameran internasional seperti TEI 2025. Baca juga: Menekraf Dorong Kuliner Indonesia Menuju Pasar Global
”Bersama BCA, kami menghadirkan berbagai potential buyer dari perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri serta mitra swasta global yang datang langsung ke TEI,” katanya di sela-sela pameran, Kamis (16/10/2025).
TEI 2025 menargetkan nilai transaksi sebesar USD16,5 miliar, naik dari capaian tahun sebelumnya. Kementerian Perdagangan mencatat sedikitnya 8.045 pembeli dari 130 negara dan 1.619 peserta pameran berpartisipasi dalam gelaran ini.
Pameran dibagi ke dalam tiga zona utama yakni Food & Agriculture, Manufacturing & Services, dan Lifestyle & Home Decoration. Pemerintah juga memperkenalkan Paviliun UMKM BISA Ekspor, wadah baru bagi UMKM siap ekspor, yang pada hari pertama berhasil mencatat transaksi lebih dari USD5,2 juta.
Dalam kolaborasi ini, Exporthub.id dan BCA memfokuskan partisipasi mereka pada tiga agenda strategis. Pertama, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Exporthub.id Indonesia, World Food Chain Pte. Ltd. (WFC) asal Singapura, dan ABI Resources Sdn. Bhd. dari Malaysia.
Kerja sama ini bertujuan memperluas pasar produk UMKM ke Singapura, Timur Tengah, Australia, China, dan Eropa. WFC merupakan platform teknologi pangan global yang menyediakan solusi rantai nilai pangan berkelanjutan. Sementara ABI Resources bergerak di bidang ICT Agritech yang memfokuskan digitalisasi sektor pertanian dari sumber hingga pasar.
“Kami melihat potensi besar produk pangan Indonesia di pasar global. Melalui kolaborasi dengan Exporthub.id dan BCA, WFC ingin menghadirkan produk UMKM Indonesia ke jaringan distribusi internasional secara berkelanjutan,” kata Jeremy Tan, Chief Investment Officer WFC Singapore.
Hal senada disampaikan Mohan Menon, Director ABI Resources, yang menilai kerja sama ini memperkuat jaringan rantai pasok kawasan Asia. “ABI Resources berkomitmen membantu produk unggulan Indonesia menembus pasar global dengan pendekatan yang transparan dan berkelanjutan,” ujarnya. Baca juga: Pemerintah Guyur Bank BUMN Rp200 Triliun, Ini Respons dari BCA
Agenda kedua adalah pengumuman enam UMKM terpilih yang akan mengirim sampel produk F&B dan FMCG ke Jerman melalui Dreiha Handels GmbH, mitra pembelian dari jaringan Go Asia Asien Supermarkt—salah satu supermarket produk Asia terbesar di Eropa. “Kami sangat menghargai dukungan BCA dan Exporthub.id dalam menghadirkan produk unggulan Indonesia ke pasar Jerman,” ujar Azmi Mustapha, Managing Director Dreiha Handels GmbH.
Adapun agenda ketiga adalah realisasi transaksi ekspor senilai USD 141.440 untuk produk gula kelapa organik (organic coconut sugar) ke Rusia sebanyak 68 ton hingga Oktober 2026. Penandatanganan MoU ekspor ini turut disaksikan oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia Jose Antonio, Miftah Farid selaku Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kementerian Perdagangan, serta Ardianto Mahdi dari Atase Perdagangan Rusia.
(poe)
Lihat Juga :