Bencana Banjir Jadi Alarm, Asuransi Menjadi Kebutuhan
Jum'at, 17 Oktober 2025 - 22:40 WIB
loading...
A
A
A
Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menegaskan bahwa intensitas bencana hidrometeorologi seperti banjir cenderung meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini, kata dia, menegaskan pentingnya asuransi sebagai alat mitigasi risiko finansial.
"Banjir Bali menjadi pengingat bahwa risiko bencana tidak dapat dihindari, tetapi kerugian bisa dikelola. Asuransi berfungsi sebagai financial shock absorber yang membantu masyarakat menjaga keberlangsungan hidup dan usaha," ujar Denny dalam keterangannya, Jumat (17/10).
Selain produk perlindungan untuk individu, IFG melalui Jamkrindo dan Askrindo juga memperkuat dukungan terhadap pelaku UMKM melalui skema penjaminan usaha. Upaya ini memastikan agar kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya sektor produktif, tetap berjalan meski menghadapi risiko bencana atau ketidakpastian usaha.
Denny menambahkan, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asuransi perlu terus ditingkatkan.
"Asuransi bukan hanya biaya tambahan, melainkan investasi atas ketenangan, perlindungan keluarga, dan keberlanjutan ekonomi di masa depan," ujar dia.
"Banjir Bali menjadi pengingat bahwa risiko bencana tidak dapat dihindari, tetapi kerugian bisa dikelola. Asuransi berfungsi sebagai financial shock absorber yang membantu masyarakat menjaga keberlangsungan hidup dan usaha," ujar Denny dalam keterangannya, Jumat (17/10).
Selain produk perlindungan untuk individu, IFG melalui Jamkrindo dan Askrindo juga memperkuat dukungan terhadap pelaku UMKM melalui skema penjaminan usaha. Upaya ini memastikan agar kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya sektor produktif, tetap berjalan meski menghadapi risiko bencana atau ketidakpastian usaha.
Denny menambahkan, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asuransi perlu terus ditingkatkan.
"Asuransi bukan hanya biaya tambahan, melainkan investasi atas ketenangan, perlindungan keluarga, dan keberlanjutan ekonomi di masa depan," ujar dia.
Lihat Juga :