Danantara Bidik Investasi Rp750 Triliun dari Dividen BUMN

Senin, 20 Oktober 2025 - 19:36 WIB
loading...
Danantara Bidik Investasi...
Danantara menargetkan dana kelolaan dari dividen untuk investasi dalam lima tahun ke depan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - CEO BPI Danantara Rosan Roeslani menargetkan dapat mengumpulkan dan mengelola dana investasi senilai Rp750 triliun dalam lima tahun ke depan. Pendanaan tersebut bersumber dari dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kini dikelola langsung oleh Danantara.

"Pendanaan kita adalah dari seluruh dividen yang kita terima dari BUMN-BUMN ini. Kalau dulu dikontribusikan kepada Kementerian Keuangan, sekarang bisa reinvest langsung oleh Danantara," ujar Rosan dalam HIPMI-Danantara Indonesia Business Forum, Jakarta, Senin (20/10).

Baca Juga: Bos Danantara Ungkap Borok di BUMN, Ada Komisaris Minta Poles Laporan Keuangan

Rosan menjelaskan, total dividen yang diterima Danantara tahun ini diperkirakan mencapai sekitar Rp140-Rp150 triliun. Ia menambahkan, jika jumlah dividen tersebut dikalikan dengan estimasi lima tahun investasi, maka total dana yang dapat diinvestasikan mencapai Rp750 triliun

"Kalau perhitungan gampang itu Rp150 triliun ya, kita kali 5, nilainya Rp750 triliun, itu dalam lima tahun ke depan yang kita bisa investasikan," kata Rosan.

Rosan menjelaskan bahwa dana tersebut masih bersifat ekuitas atau modal sendiri, belum termasuk rencana pendanaan eksternal. Ia menegaskan, kapasitas pendanaan Danantara akan meningkat signifikan apabila dilakukan leverage atau pembiayaan tambahan.

"Itu semuanya kalau saya bilang itu dana equity ya, saya belum leverage atau kita cari pinjaman. Kalau cari pinjaman saya bisa kali 5. Kalau bisa kali 5 nilainya cukup sangat signifikan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Hari...
7 Fakta Menarik Hari Pertama Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah hingga Rekor Bersejarah Meksiko
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved