Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Berlaku Mulai Hari Ini

Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:07 WIB
loading...
Harga Pupuk Subsidi...
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menandatangani Perpres penurunan harga pupuk 20%. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Harga pupuk bersubsidi resmi turun sebesar 20% berlaku mulai hari ini menyusul arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Keputusan tersebut diyakini akan mendongkrak produksi dan meningkatkan kesejahteraan petani.

"Harga pupuk turun 20%, berlaku mulai hari ini," ujar Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman saat Konferensi Pers Satu Tahun Kinerja Kabinet Merah Putih Sektor Pertanian, di Kantor Kementan, Rabu (22/10).

Baca Juga: Terungkap Ada 2.039 Kios Pupuk Bermasalah, Petani Rugi Rp600 Miliar per Tahun

Penurunan harga ini mencakup beberapa jenis pupuk bersubsidi. Pupuk Urea, yang sebelumnya dibanderol Rp2.250 per kg, kini turun Rp450 menjadi Rp1.800 per kg. Untuk harga per karung (sak) isi 50 kg, Urea turun dari Rp112.500 menjadi Rp90.000.

Selain itu, pupuk NPK turun dari Rp2.300 per kg menjadi Rp1.840 per kg, atau dari Rp115.000 menjadi Rp92.000 per karung. Penurunan harga juga berlaku untuk pupuk NPK kakao, ZA khusus tebu, dan pupuk organik. NPK kakao turun dari Rp3.300 per kg menjadi Rp2.640 per kg, ZA khusus tebu turun dari Rp1.700 per kg menjadi Rp1.360 per kg, dan pupuk organik turun dari Rp800 per kg menjadi Rp640 per kg.

Mentan menegaskan pemerintah akan menindak tegas pihak mana pun yang berani mempermainkan atau menaikkan harga pupuk bersubsidi. Izin pihak tersebut akan dicabut dan diproses secara hukum.

"Ini harus kita kawal. Kami pastikan ke depan, insyaallah produksi akan naik lebih tinggi. Karena yang pasti adalah NTP naik, kesejahteraan petani naik, biaya produksi turun, otomatis produksi akan naik tahun-tahun berikutnya. Karena ini adalah terobosan hasil revitalisasi, hasil perbaikan tata kelola," tegas Amran.

Baca Juga: Prabowo Optimistis Swasembada Pangan, Mentan: 3 Bulan Lagi Tak Impor Beras

Untuk mengawal kebijakan ini dan memastikan tidak ada penyelewengan, pemerintah menyediakan kontak pengaduan pupuk bersubsidi di nomor 082311109690. "Tidak ada ruang lagi untuk mempermainkan petani Indonesia. Tidak ada ruang lagi mafia atau korupsi di sektor pertanian. Ini adalah kepentingan hayat hidup orang banyak. Kita harus berjuang bersama. Presiden selalu perintahkan hilangkan koruptor, mafia hilangkan. Dan tolong support petani seluruh Indonesia, beri yang terbaik," tutup Amran.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Petani Sawit Apresiasi...
Petani Sawit Apresiasi PKS Taat HPP di Tengah Anjloknya Harga TBS
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Pemerintah Naikkan Fuel...
Pemerintah Naikkan Fuel Surcharge Maskapai, Tiket Pesawat Jakarta-Bali Tembus Rp2,4 Juta
Indonesia Ekspor Pupuk...
Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, Total Nilainya Tembus Rp7 Triliun
Kawal Musim Tanam, Petrokimia...
Kawal Musim Tanam, Petrokimia Gresik Siapkan 219.000 Ton Pupuk Subsidi
El Nino Mengintai, Mentan...
El Nino Mengintai, Mentan Amran Instruksikan Perkuat Infrastruktur Pengairan Nasional
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Dukung Swasembada Pangan,...
Dukung Swasembada Pangan, BRIN Jadi Dapur Riset Sinergi dengan Kementan dan Kemdiktisaintek
Salurkan Pupuk Bersubsidi,...
Salurkan Pupuk Bersubsidi, Ribuan PUD Raih Penghargaan PI Appreciation Day
Rekomendasi
Prabowo Komitmen Sediakan...
Prabowo Komitmen Sediakan Obat Murah Agar Bisa Diakses Masyarakat
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Cari Tontonan Plot Twist?...
Cari Tontonan Plot Twist? Ini 5 Microdrama V+Short yang Wajib Masuk Watchlist
Berita Terkini
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Jaga Distribusi Energi,...
Jaga Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Awak Mobil Tangki
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved