Bos OJK Lapor ke Purbaya Soal Dampak Penempatan Dana Rp200 Triliun, Ini Hasilnya

Rabu, 22 Oktober 2025 - 14:02 WIB
loading...
Bos OJK Lapor ke Purbaya...
Ketua OJK, Mahendra Siregar lapor ke Menkeu Purbaya soal perkembangan positif mengenai dampak penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di Bank-Bank Himbara. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ), Mahendra Siregar menyampaikan, perkembangan positif mengenai dampak penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di Bank-Bank Himpunan Bank Milik Negara ( Himbara ) usai bertemu dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Seperti diketahui Purbaya fokus pada pemanfaatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang ditempatkan pemerintah di bank-bank negara itu.

Mahendra menjelaskan, pertemuan yang dilakukan hari ini merupakan lanjutan dari pertemuan reguler bulanan. Ia mengklaim bahwa tujuan utama Menkeu Purbaya menempatkan dana tersebut di perbankan telah tercapai dengan baik.

"Saya tadi baru melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan dari sebulan lalu kami melakukan pertemuan yang pertama. Jadi ini pertemuan reguler kami memberikan update mengenai berbagai hal termasuk terkait dengan langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah," ujar Mahendra saat ditemui usai bertemu Menkeu, Purbaya, Rabu (22/10/2025).

Baca Juga: Purbaya Beri Bukti Dana Rp200 Triliun Mulai Terasa Dampaknya ke Ekonomi

Terkait dana Rp200 triliun, Mahendra menyebutkan ada tiga hasil utama yang sudah terlihat. OJK melaporkan kepada Menkeu bahwa penempatan dana tersebut berhasil meningkatkan likuiditas Bank Himbara dan memberikan ruang yang lebih besar bagi bank untuk menyalurkan pinjaman.

"Pertama adalah meningkatkan likuiditas dari Bank-Bank Himbara ini maupun juga memberikan ruang bagi penyaluran pinjaman lebih besar itu terbukti memang tercapai dengan baik," kata Mahendra.

Penempatan dana dengan suku bunga yang ditetapkan sebesar 4% juga memberikan dorongan signifikan terhadap tingkat suku bunga secara menyeluruh di Bank Himbara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Rekomendasi
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 3: Mila Makin Yakin Berpisah, Kondisi Efendi Kian memburuk
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Berita Terkini
NHM Peduli Dampingi...
NHM Peduli Dampingi Pasien Jantung Rematik Asal Lingkar Tambang Hingga Sukses Jalani Operasi di Jakarta
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved