KEK Industropolis Batang Perkuat Reputasi dan Kapasitas Tenant

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:01 WIB
loading...
KEK Industropolis Batang...
KEK Industropolis Batang melalui program Crisis Communication Coaching yang digelar bersama NEXUS School of Crisis pada 20 Oktober 2025. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, anggota Holding BUMN Danareksa, terus memperkuat ketahanan operasional dan reputasi para tenant melalui program Crisis Communication Coaching yang digelar bersama NEXUS School of Crisis pada 20 Oktober 2025. Acara ini diikuti oleh 74 tenant yang beroperasi di kawasan tersebut.

Kegiatan tersebut bertujuan membekali tenant dengan kemampuan komunikasi krisis dan strategi respons media yang efektif. Dalam situasi darurat, kemampuan menjaga keselarasan komunikasi internal dan eksternal menjadi kunci untuk mempertahankan kepercayaan publik, moral tim, serta keberlanjutan bisnis.

Baca Juga: Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang Magnet Baru Investasi Global

Kepala Divisi Corporate Secretary KEK Industropolis Batang, M. Burhan Murtaki, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kesiapan tenant menghadapi potensi krisis di era percepatan informasi.

"Kami ingin memastikan seluruh tenant memiliki kesiapan komunikasi yang tangguh. Dengan pemahaman isu dan krisis yang baik, tenant bisa mengubah potensi kepanikan menjadi respons yang kredibel dan terukur," ujar dia dalam keterangannya, Rabu (22/10).

Dalam pelatihan tersebut, KEK menghadirkan tiga pakar komunikasi krisis nasional, yakni Dr. Firsan Nova, praktisi berpengalaman lebih dari dua dekade di bidang resolusi konflik dan pemulihan reputasi; Duddy S. Takdir, penasihat komunikasi strategis bagi berbagai institusi; serta Timothy Gerard, profesional dengan pengalaman luas dalam manajemen media dan pengembangan bisnis. Para narasumber memberikan pembekalan mendalam tentang penanganan isu, mitigasi krisis, dan komunikasi korporasi berbasis kepercayaan.

Baca Juga: Prabowo Resmikan KEK Industropolis Batang, Realisasi Investasi Sentuh Rp17,95 T

Burhan menambahkan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem industri di KEK Industropolis Batang. "Ilmu yang diperoleh para tenant dapat menjadi bekal menghadapi tantangan komunikasi masa depan sekaligus meningkatkan ketahanan industri," katanya.

Melalui inisiatif penguatan kapasitas seperti ini, KEK Industropolis Batang menegaskan perannya bukan hanya sebagai kawasan industri, tetapi juga sebagai resilient ecosystem yang mendorong tenant untuk tumbuh berkelanjutan. Kawasan ini terus bertransformasi menjadi destinasi investasi unggulan yang tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada pembangunan reputasi dan penciptaan nilai tambah bagi masa depan industri nasional.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menko AHY Sebut Proyek...
Menko AHY Sebut Proyek Giant Sea Wall Melindungi Aset Nasional: 70 Kawasan Industri dan 5 KEK
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Satu-satunya Kawasan Industri Raih PROPER Hijau Keenam Kali
Gandeng Dulce Cafe by...
Gandeng Dulce Cafe by Elise, DADA Perkuat Ekosistem Apple 3 Condovilla
Membaca Urgensi Jalur...
Membaca Urgensi Jalur Khusus Logistik di Kawasan Industri
Tekan Emisi, LPCK Perkuat...
Tekan Emisi, LPCK Perkuat Komitmen Keberlanjutan Kawasan Industri
IBCSD dan Kadin Net...
IBCSD dan Kadin Net Zero Hub Dorong Akselerasi Dekarbonisasi di Kawasan Industri MM2100
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Wabup Batang Suyono...
Wabup Batang Suyono Rutin Bagikan 200 Paket Takjil dan Sembako
Didominasi Karyawan...
Didominasi Karyawan IMIP, Perputaran Uang di Bahodopi Rp5,9 Triliun per Tahun
Rekomendasi
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Berita Terkini
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved