Pemkab Kulon Progo Konsisten Dukung Digitalisasi Pengadaan Barang dan Jasa
Kamis, 23 Oktober 2025 - 19:15 WIB
loading...
Temu Bisnis Kabupaten Kulon Progo bersama Mbizmarket, dukung UKM Lokal Naik Kelas melalui Transformasi Pengadaan Digital Barang Jasa Pemerintah di Toko Daring. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat transformasi digital pengadaan barang dan jasa pemerintah. Langkah ini dilakukan dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) lokal melalui pemanfaatan platform lokapasar mitra Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI, yakni Mbizmarket.
Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan Temu Bisnis UKM yang digelar Pemkab Kulon Progo bekerja sama dengan Mbizmarket. Dalam acara itu, sebanyak 35 pelaku UKM lokal difasilitasi untuk bertemu langsung dengan para pejabat perangkat daerah dari seluruh satuan kerja di lingkungan pemerintah kabupaten. Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk memperluas jangkauan pasar digital bagi penyedia barang dan jasa lokal agar dapat terlibat aktif dalam ekosistem pengadaan pemerintah.
Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko mengatakan, inovasi pengadaan digital yang dijalankan pemerintah daerah merupakan bentuk nyata kolaborasi yang efektif antara pemerintah dan pelaku usaha.
"Program ini berjalan baik karena adanya kerja sama dan komitmen bersama. Kami menekankan bahwa seluruh proses harus dijalankan secara transparan dan akuntabel. Harapannya, Kulon Progo bisa menjadi daerah yang semakin terbuka, maju, dan inklusif dalam memberikan akses informasi maupun peluang kepada masyarakat," ujarnya dalam keterangannya, Kamis (23/10).
Hingga September 2025, nilai transaksi pengadaan barang dan jasa secara digital melalui lokapasar mitra LKPP di Kabupaten Kulon Progo tercatat melampaui Rp30 miliar, berasal dari sekitar 18.000 pesanan yang melibatkan lebih dari 500 penyedia lokal. Capaian ini menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam mendorong digitalisasi pengadaan sekaligus memperluas kesempatan bagi UKM lokal untuk berpartisipasi dalam belanja pemerintah.
Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda Kabupaten Kulon Progo, Taufik Prihadi, menilai kegiatan Temu Bisnis UKM menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring antara pelaku usaha dan perangkat daerah.
"Kami ingin menciptakan ekosistem pengadaan yang sehat dan produktif. Dengan menghadirkan seluruh OPD, kami berharap kerja sama dan transaksi antara UKM dan instansi pemerintah bisa meningkat, yang pada akhirnya berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat," katanya.
Baca Juga: LKPP Akselerasi Belanja Pemerintah dengan Platform Digital
Sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi dalam memanfaatkan platform digital, Mbizmarket memberikan penghargaan kepada sejumlah satuan kerja Pemkab Kulon Progo yang aktif bertransaksi melalui lokapasar tersebut. Di antaranya Dinas Kesehatan, RSUD Wates, DPRD Kulon Progo, Kapanewon Wates, Galur, dan Kokap, serta beberapa puskesmas di wilayah kabupaten.
CEO dan Co-Founder Mbizmarket Ryn Mulyanto Riyadi Hermawan menyampaikan penghargaan atas komitmen Pemkab Kulon Progo dalam mengutamakan digitalisasi pengadaan barang dan jasa. "Kami mengapresiasi langkah progresif Pemerintah Kabupaten yang secara konsisten mengedepankan transparansi dan pelibatan UKM lokal. Sebagai mitra resmi LKPP RI, Mbizmarket berkomitmen menghadirkan solusi pengadaan digital yang mudah diakses, efisien, dan akuntabel," ujarnya.
Baca Juga: Sarah Sadiqa Dilantik Prabowo Jadi Kepala LKPP, Ini Profil dan Riwayat Pendidikannya
Transformasi digital pengadaan barang dan jasa yang dilakukan Kulon Progo dinilai sebagai praktik baik dalam tata kelola pemerintahan daerah. Melalui kolaborasi dengan lokapasar mitra resmi LKPP, pemerintah daerah tidak hanya menciptakan sistem pengadaan yang transparan dan efisien, tetapi juga memperluas peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal sebuah model yang patut direplikasi oleh daerah lain di Indonesia.
Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan Temu Bisnis UKM yang digelar Pemkab Kulon Progo bekerja sama dengan Mbizmarket. Dalam acara itu, sebanyak 35 pelaku UKM lokal difasilitasi untuk bertemu langsung dengan para pejabat perangkat daerah dari seluruh satuan kerja di lingkungan pemerintah kabupaten. Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk memperluas jangkauan pasar digital bagi penyedia barang dan jasa lokal agar dapat terlibat aktif dalam ekosistem pengadaan pemerintah.
Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko mengatakan, inovasi pengadaan digital yang dijalankan pemerintah daerah merupakan bentuk nyata kolaborasi yang efektif antara pemerintah dan pelaku usaha.
"Program ini berjalan baik karena adanya kerja sama dan komitmen bersama. Kami menekankan bahwa seluruh proses harus dijalankan secara transparan dan akuntabel. Harapannya, Kulon Progo bisa menjadi daerah yang semakin terbuka, maju, dan inklusif dalam memberikan akses informasi maupun peluang kepada masyarakat," ujarnya dalam keterangannya, Kamis (23/10).
Hingga September 2025, nilai transaksi pengadaan barang dan jasa secara digital melalui lokapasar mitra LKPP di Kabupaten Kulon Progo tercatat melampaui Rp30 miliar, berasal dari sekitar 18.000 pesanan yang melibatkan lebih dari 500 penyedia lokal. Capaian ini menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam mendorong digitalisasi pengadaan sekaligus memperluas kesempatan bagi UKM lokal untuk berpartisipasi dalam belanja pemerintah.
Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda Kabupaten Kulon Progo, Taufik Prihadi, menilai kegiatan Temu Bisnis UKM menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring antara pelaku usaha dan perangkat daerah.
"Kami ingin menciptakan ekosistem pengadaan yang sehat dan produktif. Dengan menghadirkan seluruh OPD, kami berharap kerja sama dan transaksi antara UKM dan instansi pemerintah bisa meningkat, yang pada akhirnya berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat," katanya.
Baca Juga: LKPP Akselerasi Belanja Pemerintah dengan Platform Digital
Sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi dalam memanfaatkan platform digital, Mbizmarket memberikan penghargaan kepada sejumlah satuan kerja Pemkab Kulon Progo yang aktif bertransaksi melalui lokapasar tersebut. Di antaranya Dinas Kesehatan, RSUD Wates, DPRD Kulon Progo, Kapanewon Wates, Galur, dan Kokap, serta beberapa puskesmas di wilayah kabupaten.
CEO dan Co-Founder Mbizmarket Ryn Mulyanto Riyadi Hermawan menyampaikan penghargaan atas komitmen Pemkab Kulon Progo dalam mengutamakan digitalisasi pengadaan barang dan jasa. "Kami mengapresiasi langkah progresif Pemerintah Kabupaten yang secara konsisten mengedepankan transparansi dan pelibatan UKM lokal. Sebagai mitra resmi LKPP RI, Mbizmarket berkomitmen menghadirkan solusi pengadaan digital yang mudah diakses, efisien, dan akuntabel," ujarnya.
Baca Juga: Sarah Sadiqa Dilantik Prabowo Jadi Kepala LKPP, Ini Profil dan Riwayat Pendidikannya
Transformasi digital pengadaan barang dan jasa yang dilakukan Kulon Progo dinilai sebagai praktik baik dalam tata kelola pemerintahan daerah. Melalui kolaborasi dengan lokapasar mitra resmi LKPP, pemerintah daerah tidak hanya menciptakan sistem pengadaan yang transparan dan efisien, tetapi juga memperluas peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal sebuah model yang patut direplikasi oleh daerah lain di Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :