Lapor Pak Purbaya Terima 28.390 Aduan dalam Lima Hari, Apa Saja Isinya?

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 08:46 WIB
loading...
Lapor Pak Purbaya Terima...
Menkeu, Purbaya mengungkapkan, bahwa kanal pengaduan masyarakat Lapor Pak Purbaya (LPP) telah menerima sebanyak 28.390 laporan hanya dalam waktu lima hari sejak diluncurkan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, bahwa kanal pengaduan masyarakat “ Lapor Pak Purbaya ” (LPP) telah menerima sebanyak 28.390 laporan hanya dalam waktu lima hari sejak diluncurkan pada 15 Oktober 2025.Menkeu Purbaya juga menegaskan, tidak semua laporan yang masuk benar adanya.

"Ini saya laporin sedikit tentang Lapor Pak Purbaya. Jadi LPP per 20 Oktober, pukul 8 pagi yang masuk melalui WhatsApp LPP sebanyak 28.390," ungkapnya dalam konferensi pers yang digelar di Kementerian Keuangan pada Jumat (24/10).

Dari total laporan yang diterima, sebanyak 14.025 laporan telah diverifikasi, terdiri dari 722 aduan, 353 masukan, 432 pertanyaan, dan sekitar 12.000 laporan lainnya. Sementara itu, sebanyak 14.365 laporan masih dalam proses verifikasi.

Baca Juga: Ada Masalah Pajak dan Cukai, Lapor Aja ke Pak Purbaya di Nomor Ini

"Untuk ditindaklanjuti sebanyak 437 laporan yang terdiri dari 239 masalah DJP (Direktorat Jenderal Pajak) dan 198 DJBC (Direktorat Jenderal Bea dan Cukai)," lanjutnya.

Sejumlah aduan bahkan terbukti tidak sesuai fakta di lapangan ketika dilakukan penyelidikan."Ada aduan yang tidak benar, yaitu tidak benar bahwa Bea Cukai nongkrong. Yang saya bilang nongkrong di Starbucks tiap hari ternyata bukan Bea Cukai. Jadi bukan orang Bea Cukai ternyata," terang Menkeu Purbaya.

"Terus yang kedua juga tidak benar ada pungli kantor wilayah Tanjung Pinang. Laporan tersebut ternyata tentang pajak daerah. Ada lagi tidak benar Beacukai Marunda meminta pembayaran tidak resmi denda Cukai," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Rekomendasi
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Berita Terkini
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
Pertamina NRE Pasang...
Pertamina NRE Pasang PLTS Pertama di Kapal Angkut Minyak
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved