Dari Pelosok Nusantara, Ekonomi Kreatif Diyakini Jadi Masa Depan Indonesia

Minggu, 26 Oktober 2025 - 16:29 WIB
loading...
Dari Pelosok Nusantara,...
Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2025 kembali digelar dengan semangat optimisme dan kolaborasi yang meluas hingga pelosok Nusantara. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2025 kembali digelar dengan semangat optimisme dan kolaborasi yang meluas hingga pelosok Nusantara. Peringatan tahun ketiga sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif ini mengusung tema “Ekonomi Kreatif Masa Depan Indonesia!” yang mencerminkan tekad untuk menjadikan sektor ini sebagai pilar utama ekonomi nasional di masa depan.

Sebagai puncak dari rangkaian Gerakan Oktober Kreasi, Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Bank BRI menggelar "BRI x GEKRAFS Pekan Belanja Ekraf". Kegiatan yang berlangsung serentak di 20 wilayah Indonesia pada 24–31 Oktober 2025 ini menghadirkan ruang bagi para pelaku kreatif untuk memperluas pasar dan memperkuat jaringan usaha mereka.

Ketua Umum DPP GEKRAFS, Kawendra Lukistian, menegaskan bahwa Hekrafnas bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui kerja sama lintas sektor.

"Hari Ekonomi Kreatif Nasional adalah bukti nyata bahwa gotong royong antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dapat menjadi motor penggerak ekonomi bangsa," ujar dia dalam keterangannya, Minggu (26/10).

Baca Juga: Gekrafs: Menuju Hekrafnas 2025, OktoberKreasi Siap Gerakkan Ekraf

Dia menambahkan, sejak hadirnya payung hukum ekonomi kreatif, sektor ini terbukti menjadi tulang punggung ekonomi baru yang bertumpu pada daya cipta anak bangsa. "Kreativitas memiliki nilai ekonomi yang nyata. Dari musik, film, kuliner, hingga digital, semua berakar pada ide dan inovasi. Ini bukti bahwa kita bisa mandiri dan berdaya saing global dengan kekuatan sendiri," kata Kawendra.

Sementara, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyebut Hekrafnas menjadi wadah untuk menampilkan kekuatan kolaborasi hexahelix yang melibatkan enam unsur penting: pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, media, dan lembaga keuangan. “Gerak ekonomi kreatif kini benar-benar datang dari seluruh pelosok Nusantara. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem kreatif kita terus berkembang secara inklusif,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
IPB dan Unpad Adu Inovasi...
IPB dan Unpad Adu Inovasi Berdayakan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Gunung Padang
ASEAN-India Bazaar 2026...
ASEAN-India Bazaar 2026 Dorong Ekonomi Kreatif dan Peluang Bisnis Lintas Kawasan
Akad Massal KUR 1.000...
Akad Massal KUR 1.000 UMKM, BRI bersama Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali
Sektor Ekraf Serap 27,4...
Sektor Ekraf Serap 27,4 Juta Pekerja, CapCut Dorong Digitalisasi Konten
Menekraf Ajak Generasi...
Menekraf Ajak Generasi Muda Berperan Aktif dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Rekomendasi
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
Berita Terkini
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Infografis
Timur Kapadze Jadi Kandidat...
Timur Kapadze Jadi Kandidat Pelatih Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved