Cerita Pilu Penumpang LRT Jabodebek Harus Kehilangan Pekerjaan Akibat Mogok di Jalur Layang
Minggu, 26 Oktober 2025 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: LRT Dukuh Atas-Harjamukti Gangguan di Cikoko, Netizen: Lambat Rusak Telat
Banyak penumpang lain juga mengeluhkan lambannya proses evakuasi serta minimnya informasi dari pihak operator. Mereka harus menapaki jalur sempit dengan pengamanan seadanya di bawah terik matahari di atas jalur layang yang sangat tinggi.
Dihubungi terpisah, Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno, menilai kejadian tersebut seharusnya menjadi pelajaran penting bagi pengelola LRT Jabodebek. Ia menegaskan pentingnya simulasi dan sosialisasi keselamatan bagi penumpang.
“Seharusnya ada simulasi rutin. Kalau di pesawat saja penumpang diberi arahan darurat, transportasi publik di darat juga seharusnya begitu. Sosialisasi bisa dilakukan lewat tayangan di stasiun atau di dalam rangkaian kereta,” kata Djoko.
Djoko juga menyoroti minimnya alternatif evakuasi bagi penumpang yang tak mampu berjalan di jalur layang. Menurutnya, operator wajib menyediakan opsi evakuasi lain bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, lansia, anak kecil, maupun penumpang dengan disabilitas.
Banyak penumpang lain juga mengeluhkan lambannya proses evakuasi serta minimnya informasi dari pihak operator. Mereka harus menapaki jalur sempit dengan pengamanan seadanya di bawah terik matahari di atas jalur layang yang sangat tinggi.
Dihubungi terpisah, Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno, menilai kejadian tersebut seharusnya menjadi pelajaran penting bagi pengelola LRT Jabodebek. Ia menegaskan pentingnya simulasi dan sosialisasi keselamatan bagi penumpang.
“Seharusnya ada simulasi rutin. Kalau di pesawat saja penumpang diberi arahan darurat, transportasi publik di darat juga seharusnya begitu. Sosialisasi bisa dilakukan lewat tayangan di stasiun atau di dalam rangkaian kereta,” kata Djoko.
Djoko juga menyoroti minimnya alternatif evakuasi bagi penumpang yang tak mampu berjalan di jalur layang. Menurutnya, operator wajib menyediakan opsi evakuasi lain bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, lansia, anak kecil, maupun penumpang dengan disabilitas.
Lihat Juga :