The Fed Diramal Bakal Tahan Suku Bunga, Awas Efek Negatifnya

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:54 WIB
loading...
The Fed Diramal Bakal...
Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed) diprediksi bakal menahan penurunan suku bunga pada rapat kebijakan yang dijadwalkan 28-29 Oktober 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bank sentral Amerika Serikat , Federal Reserve ( The Fed ) diperkirakan bakal menahan penurunan suku bunga pada rapat kebijakan yang dijadwalkan 28-29 Oktober 2025. Salah satu yang mempengaruhi adalah kondisi sektor tenaga kerja Amerika.

"Kalau kita bicara The Fed memang mereka selalu ada dua mandat utama, satu memang price stability, yang ini adalah dari inflasi, satu lagi maksimum employment atau data tenaga kerja," ujar Vice President Infovesta, Wawan Hendrayana dalam Market Buzz IDXChannel, Selasa (28/10/2025).

Ia menjelaskan sepanjang data tenaga kerja di Amerika masih terdapat penguatan, dan pergerakan inflasi belum terpantau jauh dari target, maka penurunan suku bunga akan menjadi pertimbangan berat bagi bank sentral Amerika itu.

Baca Juga: Pemerintah AS Shutdown, Wall Street Masih Menguat Dibayangi Pengurangan Suku Bunga The Fed

Kondisi tenaga kerja Amerika saat ini mengalami stagnasi dengan tingkat pengangguran yang naik menjadi 4,3% pada Agustus 2025 dari 4,2 persen pada Juli 2025, sementara tingkat partisipasi angkatan kerja sedikit meningkat menjadi 62,3% pada Agustus 2025, dari 62,2% di Juli 2025.

Sementara dari data inflasi Amerika serikat, pada Agustus 2025 inflasi Amerika tercatat 2,9%, naik dari bulan Juli sebesar 2,7%. Namun angka ini masih di atas target, yaitu 2%.

"Sehingga kemungkinan The Fed masih menahan suku bunga, walaupun ekspektasi investor bahwa The Fed akan turun di tahun ini paling tidak sekali lagi, itu masih sangat besar," sambungnya.

Menurut Wawan, The Fed baru akan memangkas suku bunga acuan pada tahun 2026 mendatang. Sebab ditargetkan tahun depan suku bunga acuan Amerika berada di angka 3%. Sehingga masih ada peluang penurunan 2-3 kali lagi, dari posisi saat ini 4,25%.

Baca Juga: The Fed Pangkas Suku Bunga, Harga Bitcoin Melejit Tembus Rp1,94 Miliar

"Kalau tahun depan harapannya bisa turun 2 atau 3 kali lagi. Jadi memang target The Fed di kisaran 3 persenan untuk tahun depan. Ini akan menjadi sentimen yang akan dilihat oleh investor," kata Wawan.

"Kalau memang the fed menahan penurunan suku bunga bisa menjadi katalis negatif, tapi kalau The Fed betul menurunkan Suku Bunga bisa menjadi katalis positif bagi pasar," tutupnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
The Fed Punya Bos Baru!...
The Fed Punya Bos Baru! Sinyal Kenaikan Suku Bunga Bikin Pasar Global Ketar-ketir
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai Pertemuan The Fed, Investor Waspadai Sinyal Hawkish
Sektor Perbankan dan...
Sektor Perbankan dan Keuangan UEA Digoyang Perang AS-Iran, Begini Kondisinya
Gebrakan Baru BRICS:...
Gebrakan Baru BRICS: Integrasikan Mata Uang Digital, Bye-bye Dolar AS?
Rupiah Loyo ke Rp16.798,...
Rupiah Loyo ke Rp16.798, Imbas Trump Dukung Kevin Warsh jadi Bos The Fed
Bergaji Rp540 Juta per...
Bergaji Rp540 Juta per Tahun, Warga Kelas Pekerja AS Berbondong-bondong Gabung Militer
Uni Eropa Bekukan Aset...
Uni Eropa Bekukan Aset Bank Sentral Rusia Tanpa Batas Waktu
Profil Lisa Cook, Gubernur...
Profil Lisa Cook, Gubernur The Fed yang Tuntut Donald Trump karena Dipecat dari Jabatannya
Rekomendasi
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Sidang Gugatan PLK,...
Sidang Gugatan PLK, Saksi Sebut Organisasi Penerus HCL Tak Punya Dasar Hukum
Berita Terkini
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Infografis
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved