Soal Progres Mobil Nasional, Istana: Sabar Dulu, Biar Ada Kejutan
Jum'at, 31 Oktober 2025 - 07:34 WIB
loading...
Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi masih enggan membeberkan perkembangan proyek mobil nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi masih enggan membeberkan perkembangan proyek mobil nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya Presiden mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan alokasi dana khusus untuk produksi mobil buatan Indonesia ini.
"Sabar dulu. Sabar dulu, nanti ada waktunya," kata Prasetyo di Antara Heritage Center, Jakarta, pada Kamis (30/10).
Namun, Prasetyo mengisyaratkan akan ada kejutan terkait progres mobil buatan dalam negeri tersebut. "Biar ada kejutan lagi," ujarnya.
Baca Juga: Ketidakpastian Hukum Tantangan Purbaya
Sebelumnya, Istana memberikan sinyal bahwa mobil nasional bakal masuk Proyek Strategis Nasional (PSN) . Sinyal positif itu pun disampaikan Mensesneg. Bahkan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita juga sudah mengusulkan agar mobil nasional masuk daftar PSN.
"Nanti kita lihat, rasa-rasanya masuk PSN," kata Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Prasetyo pun menyampaikan pihaknya telah menggelar rapat terkait mobil nasional, termasuk usulan memasukan proyek tersebut ke daftar PSN.
Sementara, Prasetyo masih enggan membocorkan konsep proyek mobil nasional, apakah akan dijalankan melalui Danantara. "Nanti pada waktunya kita sampaikan. Mohon doanya aja, kita tetapkan dulu, cita-cita dan target bahwa kita harus bisa dan mampu memproduksi mobil buatan anak bangsa sendiri," paparnya.
![Soal Progres Mobil Nasional, Istana: Sabar Dulu, Biar Ada Kejutan]()
Target 3 Tahun Lagi
Presiden Prabowo Subianto sempat menekankan, bahwa Indonesia akan memiliki mobil buatan dalam negeri dalam waktu 3 tahun mendatang."Saudara-saudara, belum merupakan prestasi tapi sudah kita mulai rintis. Kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam 3 tahun yang akan datang,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).
Ia menyampaikan bahwa pemerintah telah menyediakan lahan dan anggaran untuk mendukung pembangunan industri otomotif nasional. Tim teknis disebut sudah mulai bekerja dan telah menghasilkan kendaraan taktis jenis jeep Maung buatan Indonesia.
“Saya sudah alokasi dana, sudah kita siapkan lahan untuk pabrik-pabriknya. Sedang bekerja sekarang tim. Kita sudah menghasilkan jeep buatan Indonesia,” ujarnya.
Bahkan, kata dia, para pejabat negara dan perwira TNI kini telah mulai menggunakan jeep produksi nasional sebagai bentuk kebanggaan atas karya anak bangsa.“Jadi sekarang pejabat-pejabat kita, perwira-perwira kita bangga kita tidak pakai jeep buatan negara lain. Kita pakai jeep buatan Indonesia sendiri,” tuturnya. “Komandan pasukan kita, kalau naik kendaraan pimpin pasukan, dia bangga dia pakai jeep buatan Indonesia.
Presidenmu pakai jeep buatan Indonesia,” sambungnya.
Baca Juga: Detail si 'Maung' Mobil Rantis Buatan Pindad
Prabowo meminta seluruh menteri dan kepala lembaga di Kabinet Merah Putih untuk juga dapat menggunakan mobil Maung sebagaimana yang dia pakai sebagai kendaraan produksian dalam negeri. “Saya enggak mau tahu, yang mobil-mobil bagus pakai kalau libur saja. Ya, pada saat saya enggak panggil kau bolehlah kau pakai mobil itu,” pungkasnya.
"Sabar dulu. Sabar dulu, nanti ada waktunya," kata Prasetyo di Antara Heritage Center, Jakarta, pada Kamis (30/10).
Namun, Prasetyo mengisyaratkan akan ada kejutan terkait progres mobil buatan dalam negeri tersebut. "Biar ada kejutan lagi," ujarnya.
Baca Juga: Ketidakpastian Hukum Tantangan Purbaya
Sebelumnya, Istana memberikan sinyal bahwa mobil nasional bakal masuk Proyek Strategis Nasional (PSN) . Sinyal positif itu pun disampaikan Mensesneg. Bahkan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita juga sudah mengusulkan agar mobil nasional masuk daftar PSN.
"Nanti kita lihat, rasa-rasanya masuk PSN," kata Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Prasetyo pun menyampaikan pihaknya telah menggelar rapat terkait mobil nasional, termasuk usulan memasukan proyek tersebut ke daftar PSN.
Sementara, Prasetyo masih enggan membocorkan konsep proyek mobil nasional, apakah akan dijalankan melalui Danantara. "Nanti pada waktunya kita sampaikan. Mohon doanya aja, kita tetapkan dulu, cita-cita dan target bahwa kita harus bisa dan mampu memproduksi mobil buatan anak bangsa sendiri," paparnya.

Target 3 Tahun Lagi
Presiden Prabowo Subianto sempat menekankan, bahwa Indonesia akan memiliki mobil buatan dalam negeri dalam waktu 3 tahun mendatang."Saudara-saudara, belum merupakan prestasi tapi sudah kita mulai rintis. Kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam 3 tahun yang akan datang,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).
Ia menyampaikan bahwa pemerintah telah menyediakan lahan dan anggaran untuk mendukung pembangunan industri otomotif nasional. Tim teknis disebut sudah mulai bekerja dan telah menghasilkan kendaraan taktis jenis jeep Maung buatan Indonesia.
“Saya sudah alokasi dana, sudah kita siapkan lahan untuk pabrik-pabriknya. Sedang bekerja sekarang tim. Kita sudah menghasilkan jeep buatan Indonesia,” ujarnya.
Bahkan, kata dia, para pejabat negara dan perwira TNI kini telah mulai menggunakan jeep produksi nasional sebagai bentuk kebanggaan atas karya anak bangsa.“Jadi sekarang pejabat-pejabat kita, perwira-perwira kita bangga kita tidak pakai jeep buatan negara lain. Kita pakai jeep buatan Indonesia sendiri,” tuturnya. “Komandan pasukan kita, kalau naik kendaraan pimpin pasukan, dia bangga dia pakai jeep buatan Indonesia.
Presidenmu pakai jeep buatan Indonesia,” sambungnya.
Baca Juga: Detail si 'Maung' Mobil Rantis Buatan Pindad
Prabowo meminta seluruh menteri dan kepala lembaga di Kabinet Merah Putih untuk juga dapat menggunakan mobil Maung sebagaimana yang dia pakai sebagai kendaraan produksian dalam negeri. “Saya enggak mau tahu, yang mobil-mobil bagus pakai kalau libur saja. Ya, pada saat saya enggak panggil kau bolehlah kau pakai mobil itu,” pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :