Fundamental Makin Kokoh, Pendapatan BCAP Naik 20,3% di Kuartal III-2025
Senin, 03 November 2025 - 08:02 WIB
loading...
A
A
A
Unit bisnis perbankan masih menjadi tulang punggung pendapatan BCAP. MNC Bank berkontribusi 43,3% terhadap pendapatan perseroan, disusul oleh MNC Life 28,7%, MNC Insurance 8,2%, MNC Sekuritas 5,8%, MNC Finance 5,7%, MNC Leasing 4,3%, MNC Teknologi Nusantara 3,3%, FM Digital Solution 0,4%, dan MNC Asset Management 0,3%.
Capaian tersebut semakin diperkuat dengan masuknya BCAP dalam daftar FTSE Global Equity Index kategori Micro-Cap periode September 2025. Pencantuman ini efektif berlaku sejak 22 September 2025 dan menjadi pengakuan atas fundamental yang kuat serta meningkatkan eksposur BCAP di mata investor global.
Di lini perbankan, PT Bank MNC Internasional Tbk atau MNC Bank (BABP) mencatat pertumbuhan pendapatan bunga sebesar 12% (yoy) menjadi Rp1,2 triliun dan laba bersih Rp60,4 miliar atau naik 22,1%. Total aset MNC Bank tumbuh menjadi Rp20,5 triliun dengan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar 24,5%, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Rasio kredit bermasalah juga membaik, dengan NPL gross 4,0% dan NPL net 2,8%.
Kinerja positif juga datang dari sektor multifinance. MNC Finance meraih penghargaan The Excellent Performance Multifinance Company untuk kategori aset Rp1–5 triliun pada ajang Infobank Multifinance Appreciation 2025. Sementara MNC Leasing memperoleh predikat The Best Multifinance Company 5 Tahun Berturut-turut (2020–2024) untuk kategori aset Rp500 miliar–Rp1 triliun.
Baca Juga: MNC Sekuritas Resmikan Galeri Investasi BEI Pemerintah Kota Tebing Tinggi
Di sisi digital, PT MNC Teknologi Nusantara (MTN) melalui platform MotionPay dan payment gateway FLASH memperkuat kolaborasi B2B dengan Jatelindo dan Jalin untuk integrasi pembayaran digital di berbagai sektor, termasuk Biller PLN dan transportasi publik JakLingko. MotionPay juga memperluas layanan remitansi internasional lewat kemitraan dengan KirimUang.com dan menghadirkan fitur QRIS cross-border (QRCB) bagi pengguna di Singapura dan Jepang. Hingga September 2025, volume transaksi MTN melonjak mencapai 714,9 juta.
Capaian tersebut semakin diperkuat dengan masuknya BCAP dalam daftar FTSE Global Equity Index kategori Micro-Cap periode September 2025. Pencantuman ini efektif berlaku sejak 22 September 2025 dan menjadi pengakuan atas fundamental yang kuat serta meningkatkan eksposur BCAP di mata investor global.
Di lini perbankan, PT Bank MNC Internasional Tbk atau MNC Bank (BABP) mencatat pertumbuhan pendapatan bunga sebesar 12% (yoy) menjadi Rp1,2 triliun dan laba bersih Rp60,4 miliar atau naik 22,1%. Total aset MNC Bank tumbuh menjadi Rp20,5 triliun dengan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar 24,5%, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Rasio kredit bermasalah juga membaik, dengan NPL gross 4,0% dan NPL net 2,8%.
Kinerja positif juga datang dari sektor multifinance. MNC Finance meraih penghargaan The Excellent Performance Multifinance Company untuk kategori aset Rp1–5 triliun pada ajang Infobank Multifinance Appreciation 2025. Sementara MNC Leasing memperoleh predikat The Best Multifinance Company 5 Tahun Berturut-turut (2020–2024) untuk kategori aset Rp500 miliar–Rp1 triliun.
Baca Juga: MNC Sekuritas Resmikan Galeri Investasi BEI Pemerintah Kota Tebing Tinggi
Di sisi digital, PT MNC Teknologi Nusantara (MTN) melalui platform MotionPay dan payment gateway FLASH memperkuat kolaborasi B2B dengan Jatelindo dan Jalin untuk integrasi pembayaran digital di berbagai sektor, termasuk Biller PLN dan transportasi publik JakLingko. MotionPay juga memperluas layanan remitansi internasional lewat kemitraan dengan KirimUang.com dan menghadirkan fitur QRIS cross-border (QRCB) bagi pengguna di Singapura dan Jepang. Hingga September 2025, volume transaksi MTN melonjak mencapai 714,9 juta.
Lihat Juga :