Babak Baru Trump-Xi Jinping, China Setop Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang ke AS

Senin, 03 November 2025 - 09:00 WIB
loading...
A A A
Pertemuan antara Trump dan Xi menjadi yang pertama sejak Trump memulai masa jabatan keduanya. Momen ini dinilai penting karena menandai upaya konkret untuk menstabilkan hubungan bilateral setelah perang dagang yang telah memicu kekhawatiran akan resesi global.

Selain menangguhkan pembatasan logam tanah jarang, China juga sepakat melonggarkan regulasi terhadap magnet berbasis mineral tersebut. Sebagai timbal balik, AS berjanji membatasi perluasan sanksi terhadap perusahaan teknologi China. Sebelumnya, Beijing kerap menggunakan dominasinya dalam produksi dan pemrosesan mineral tanah jarang sebagai alat negosiasi di tengah ketegangan perdagangan.

Dalam sektor pertanian, kedua negara juga mencapai kesepakatan penting. China berkomitmen untuk membeli 12 juta ton kedelai AS pada musim berjalan, serta minimal 25 juta ton per tahun selama tiga tahun mendatang. Sementara, Washington akan memangkas separuh tarif atas fentanyl dari 20% menjadi 10%. Trump bahkan menyatakan siap menghapus sepenuhnya tarif tersebut jika Beijing terus menindak tegas ekspor obat-obatan terlarang dan bahan kimia prekursor ke AS.

"Kapan pun kami melihat langkah itu benar-benar dijalankan, kami akan mencabut 10% sisanya," ujar Trump kepada wartawan di pesawat Air Force One, seperti dikutip Bloomberg, Senin (3/11).

Baca Juga: Perang Dagang Melunak, AS Bekukan Aturan 50% ke China
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
5 Negara Penguasa Harta...
5 Negara Penguasa Harta Karun Logam Tanah Jarang di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved