Waskita Bocorkan Rencana Peleburan 2 BUMN Karya, Rampung Maksimal 2026

Selasa, 04 November 2025 - 20:17 WIB
loading...
Waskita Bocorkan Rencana...
PT Waskita Karya (Persero) Tbk memberikan kabar terbaru mengenai rencana penggabungan (integrasi) dengan PT Hutama Karya (Persero). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk memberikan kabar terbaru mengenai rencana penggabungan (integrasi) dengan PT Hutama Karya (Persero). Proses konsolidasi dua BUMN Karya ini ditargetkan rampung paling lambat pada tahun 2026.

Direktur Utama Waskita Karya, Muhammad Hanugroho (Oho) mengatakan bahwa meskipun berita mengenai integrasi Waskita ke Hutama Karya sudah beredar beberapa tahun lalu, bentuk final aksi korporasi tersebut saat ini masih dalam tahap kajian mendalam bersama Danantara Aset Manajemen.

"Tentunya berita mengenai Waskita akan proses integrasi ini beberapa tahun yang lalu kan pernah muncul gitu ya, perlu saya sampaikan pada waktu itu adalah integrasi Waskita kepada HK. Tetapi kami melakukan konsolidasi bersama dengan Danantara Aset Manajemen dan kita akan melakukan kajian kembali terkait dengan proses integrasi ini sehingga ini sifatnya belum final bentuknya seperti apa," ujar Oho dalam Public Expose 2025, Selasa (4/11/2025).

Baca Juga: Waskita Karya Dihapus dari Daftar Hitam Nasional, Kini Leluasa Ikut Tender Proyek

Oho menambahkan bahwa proses kajian ini akan segera dieksekusi. "Mengenai timeline integrasi, kembali lagi, saya sampaikan selain proses saat ini sedang konsolidasi dan kajian, ini paling tidak maksimal tahun 2026 sudah tereksekusi," imbuh Oho.

Hanugroho menilai konsolidasi ini penting untuk memperkuat peran BUMN Karya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur nasional dengan sumber daya yang lebih terpusat dan efektif.

Mengenai bentuk spesifik aksi korporasi, Oho menerangkan bahwa manajemen masih menunggu instruksi dari pemegang saham. Bentuknya bisa berupa holding-subholding, penggabungan (merger), atau menjadi anak usaha.

"Kalau misalnya ada yang misalnya apakah ini bentuk structure, bentuknya holding-subholding, ataukah ini memang merger. Kalau merger kan beda nih, misalnya dari 3 perusahaan atau 4 perusahaan jadi 1. Tidak ada single entity yang nanti surviving entity-nya siapa gitu kan," terang Oho.

Selain itu, status perusahaan terbuka (Tbk) Waskita juga menjadi bagian dari pembahasan. "Apakah nanti dari go public menjadi go private, itu juga sangat mungkin. Tapi semua masih subject to hasil final kajian konsolidasi," tambahnya.

Baca Juga: 7 BUMN Karya Bakal Dilebur, Restu Erick Thohir dan Menteri Basuki Sudah Dikantong

Dalam proses integrasi, Oho menegaskan, akan menggunakan pendekatan nilai wajar (fair value) untuk memastikan nilai aset setiap entitas mencerminkan kondisi pasar yang sebenarnya, meskipun ia mengakui adanya potensi penurunan nilai aset akibat konsolidasi.

Rencana Pemerintah sebelumnya adalah membentuk tiga holding BUMN Karya: (1) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dengan PT PP (Persero) Tbk (PTPP); (2) PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) sebagai induk untuk PT Brantas Abipraya dan PT Nindya Karya; dan (3) PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) yang akan dilebur dengan PT Hutama Karya (Persero).

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Perkuat Rantai Ekonomi...
Perkuat Rantai Ekonomi Kerakyatan, Holding BUMN Danareksa Salurkan Kurban untuk 3.800 Keluarga
Pembebasan Lahan Tol...
Pembebasan Lahan Tol Trans Sumatera Dikebut, HK Gandeng Kejagung
Jalan Tol di Provinsi...
Jalan Tol di Provinsi Riau Ditargetkan Bertambah 30 Km Tahun Ini
Sebelum Merger, PTPP...
Sebelum Merger, PTPP Fokus Restrukturisasi dan Penguatan Bisnis Konstruksi
Perkuat Momentum Awal...
Perkuat Momentum Awal Tahun, PTPP Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026
Waskita Karya Kebut...
Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Progres Tembus 93,07 Persen
Waskita Karya Bangun...
Waskita Karya Bangun Sejumlah Proyek di Timur Tengah, Termasuk Ma'taf Ka'bah
Pembangunan Dermaga...
Pembangunan Dermaga dan Fasilitas Ekspor Terbesar Asia Tenggara di Tuban Rampung
Rekomendasi
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Berita Terkini
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved