10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar di Bank Sentral, AS Teratas Timbun 8.133 Ton

Rabu, 05 November 2025 - 08:15 WIB
loading...
10 Negara dengan Cadangan...
Amerika Serikat menempati peringkat pertama dengan cadangan emas terbesar di dunia. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Bank sentral di berbagai negara menimbun cadangan emas sebagai langkah antisipasi terhadap inflasi, risiko nilai tukar, dan krisis keuangan. Pada 2025, Amerika Serikat, Jerman, Italia, Prancis, Rusia, dan China tercatat sebagai pemilik cadangan emas terbesar di dunia, memperkuat fondasi ekonomi mereka di tengah ketidakpastian global. India dan sejumlah negara lain juga terus menambah kepemilikan emasnya.

Berikut 10 negara dengan cadangan emas terbesar di Bank Sentral yang dikutip dari Wionnews, Rabu (5/11).

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat menempati peringkat pertama dengan cadangan emas terbesar di dunia, mencapai lebih dari 8.133 ton. Sebagian besar emas tersebut disimpan dengan pengamanan tinggi di Fort Knox. Cadangan masif ini menjadi penopang kuat bagi stabilitas dolar AS sekaligus memperkuat pengaruh ekonomi Amerika di tingkat global.

2. Jerman

Jerman menjadi negara dengan cadangan emas terbesar di Eropa, dengan total sekitar 3.350 ton. Setelah berakhirnya Perang Dingin, Jerman memulangkan sebagian besar emasnya dari luar negeri. Cadangan ini berperan penting dalam menjaga kestabilan keuangan Zona Euro.

Baca Juga: Klarifikasi Bank Indonesia Soal Penjualan 11 Ton Cadangan Emas Batangan

3. Italia

Italia memiliki cadangan emas sekitar 2.452 ton yang dikelola oleh Bank Sentral Italia (Banca d’Italia). Jumlah tersebut relatif stabil selama beberapa dekade terakhir dan menjadi simbol kepercayaan serta upaya pelestarian kekayaan nasional.



4. Prancis

Prancis menyimpan hampir 2.437 ton emas, sebagian besar disimpan di ruang bawah tanah di Paris. Sebagai salah satu pilar utama Zona Euro, cadangan emas Prancis menjadi sumber kredibilitas dan keseimbangan ekonomi negara tersebut.

5. Rusia

Rusia secara agresif menambah cadangan emasnya dalam satu dekade terakhir guna mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS. Kini, total cadangan emas Rusia mencapai sekitar 2.333 ton, hasil dari kombinasi produksi tambang dalam negeri dan pembelian strategis.

6. China

Cadangan emas resmi China tercatat mendekati 2.279 ton, meski diyakini jumlah sebenarnya lebih besar karena pembelian masih terus dilakukan. Sebagai bagian dari strategi diversifikasi dan kemandirian finansial, China memandang emas sebagai pelindung terhadap risiko nilai tukar global.

7. Swiss

Swiss memiliki cadangan emas sekitar 1.040 ton yang menjadi penopang stabilitas franc Swiss. Meski sempat mengurangi jumlah kepemilikan pada awal 2000-an, Swiss tetap dikenal sebagai salah satu negara tujuan utama penyimpanan emas dunia.

Baca Juga: Presiden Kolombia Gunakan Emas Sitaan dari Bandar Narkoba untuk Bantu Gaza

8. India

India terus menambah cadangan emasnya hingga mencapai rekor tertinggi 880 ton. Bank Sentral India (Reserve Bank of India) secara konsisten membeli emas untuk memperkuat cadangan devisa dan menunjukkan peran penting logam mulia itu dalam sistem keuangan India.

9. Jepang

Jepang menyimpan sekitar 846 ton emas, yang hanya sebagian kecil dari total cadangan devisa negara itu. Meski demikian, emas tetap menjadi aset penting dalam menjaga stabilitas finansial di tengah tekanan ekonomi dan kebijakan moneter yang berhati-hati.

10. Belanda

Bank Sentral Belanda (De Nederlandsche Bank) memiliki sekitar 623 ton emas. Dalam beberapa tahun terakhir, Belanda memindahkan sebagian penyimpanan emasnya lebih dekat ke dalam negeri, menegaskan kembali pentingnya emas fisik bagi keamanan ekonomi nasional.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Rekomendasi
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved