Whoosh Bakal Diselamatkan APBN, Bos Danantara Ungkap Skemanya

Kamis, 06 November 2025 - 09:00 WIB
loading...
Whoosh Bakal Diselamatkan...
Pemerintah membuka peluang penyelamatan proyek kereta cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh melalui skema subsidi Public Service Obligation (PSO). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah membuka peluang penyelamatan proyek kereta cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh melalui skema subsidi Public Service Obligation (PSO) yang akan dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan pemerintah tengah menyiapkan mekanisme pembiayaan baru agar operasional Whoosh dapat berjalan berkelanjutan tanpa membebani keuangan proyek.

“Untuk ke depannya, Whoosh akan memiliki porsi public service obligation yang ditanggung pemerintah, sementara sebagian lainnya, terutama sarana dan operasional, bisa ditanggung bersama antara BUMN dan pihak swasta,” ujar Rosan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (5/11/2025).

Baca Juga: AHY Buka Kemungkinan Pakai Duit APBN Buat Bayar Utang Whoosh

Rosan menegaskan, sebagai moda transportasi massal strategis, keberadaan Whoosh merupakan tanggung jawab negara. Karena itu, negara wajib hadir dalam menjamin keberlanjutan layanan, terutama di aspek prasarana publik.

“Pemerintah pasti hadir. Undang-undang juga mengatur bahwa prasarana transportasi massal merupakan tanggung jawab pemerintah. Sedangkan operasionalnya bisa dijalankan oleh BUMN atau badan usaha lainnya,” katanya.



Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan siap menanggung penyelesaian seluruh persoalan proyek kereta cepat Jakarta–Bandung. Ia menegaskan pemerintah akan memastikan kelangsungan proyek tanpa menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Tidak usah khawatir soal Whoosh. Saya sudah pelajari masalahnya, dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Pemerintah akan bertanggung jawab sepenuhnya,” ujar Prabowo.

Prabowo menyebut, proyek Whoosh harus dilihat dari perspektif pelayanan publik, bukan semata-mata perhitungan untung rugi. Menurutnya, di banyak negara, transportasi umum memang disubsidi negara karena menyangkut kepentingan rakyat.

“Di seluruh dunia, transportasi publik itu mendapat subsidi melalui PSO. Seperti yang disampaikan Menteri Perhubungan, semua kereta api kita disubsidi 60% oleh pemerintah, dan rakyat hanya membayar sekitar 20%. Inilah bentuk nyata kehadiran negara,” tutur Prabowo.

Baca Juga: Soal Utang Whoosh, Prabowo: Saya Akan Tanggung Jawab

Ia menegaskan, dana PSO yang digunakan berasal dari uang rakyat, sehingga penggunaannya harus diawasi ketat agar tidak terjadi kebocoran maupun penyimpangan.

“Uang rakyat tidak boleh dicuri. Semua harus kembali untuk pelayanan rakyat. Pemerintah akan memastikan tidak ada kebocoran, penyelewengan, atau korupsi,” tegas Kepala Negara.

Prabowo juga mengimbau agar isu Whoosh tidak dipolitisasi. Ia memastikan Indonesia memiliki kemampuan finansial dan sumber daya untuk menuntaskan proyek tersebut dengan transparan dan efisien.

“Bangsa kita kuat dan kaya. Yang penting pemerintah tidak boleh lengah dan tidak boleh membiarkan kekayaan negara disalahgunakan. Kita akan selamatkan, kelola, dan kembalikan hasilnya untuk rakyat,” katanya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Arus Balik Long Weekend...
Arus Balik Long Weekend Padati Whoosh, Separuh Penumpang Bergerak ke Jakarta
Sambut DSI Prabowo,...
Sambut DSI Prabowo, PKB Ingatkan Transparansi dan Keberpihakan ke Petani
Rekomendasi
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved