Pelabuhan Patimban Digadang-gadang Jadi Simpul Logistik Utama, PTPP Ungkap Progres Pembangunan
Sabtu, 08 November 2025 - 17:53 WIB
loading...
PT PP (Persero) Tbk (PTPP) melaporkan progres konstruksi Proyek Pelabuhan Patimban Tahap I-2 Paket 6 di Subang mencapai 72,48%, dan ditargetkan rampung lebih cepat dari jadwal kontrak. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk ( PTPP ) melaporkan progres konstruksi Proyek Pelabuhan Patimban Tahap I-2 Paket 6 di Subang mencapai 72,48%, dan ditargetkan rampung lebih cepat dari jadwal kontrak. Pelabuhan Patimban digadang menjadi simpul logistik maritim utama Indonesia dengan kapasitas hingga 7,5 juta TEUs, sekaligus memperlancar arus ekspor-impor dan memperkuat daya saing industri manufaktur di Jawa Barat.
"Kami optimistis dapat menyelesaikan proyek Pelabuhan Patimban lebih cepat dengan hasil berkualitas tinggi dan penerapan HSE sesuai standar internasional. Keberhasilan ini berkat sinergi dan dedikasi seluruh tim di lapangan," ujar Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo dalam keterangan resminya.
Pekerjaan konstruksi yang dilakukan dalam Paket 6 Pembangunan Pelabuhan Patimban meliputi pembangunan tanbahan dermaga kontainer dengan panjang 419 m, pekerjaan reklamasi untuk pembangunan terminal kontainer seluas 27 hektar, serta pengerukan alur pelayaran dan kolam pelabuhan hingga mencapai kedalaman -14 meter.
Baca Juga: Pelabuhan Patimban Belum Beroperasi Optimal, Anggota DPR: Perlu Dilakukan Audit
Pekerjaan paket 6 melengkapi pekerjaan pada phase sebelumnya yang telah terbangun dermaga kontainer sepanjang 421 meter, reklamasi terminal kontainer seluas 13 hektar dan pengerukan alur pelayaran hingga kedalaman -10 meter.
Diharapkan setelah pekerjaan paket 6 selesai dilaksanakan, total panjang dermaga kontainer terbangun adalah 840 meter, luas area container terminal mencapai keseluruhan 40 hektar dan alur pelayaran dengan kedalaman mencapai -14 meter.
Baca Juga: Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban Tembus 78,9%, Menhub Target Rampung Oktober 2025
Setelah pelaksanaan paket 6 rampung, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas terminal peti kemas menjadi total 2 juta TEUS dan alur pelayaran dapat dilalui kapal-kapal petikemas raksasa dengan ukuran 61.000 DWT yang dapat mengangkut hingga 4.600 TEU's.
Sebagai informasi tambahan, pelabuhan Patimban sendiri ditargetkan akan memiliki kapasitas yang sama dengan Pelabuhan Priok yakni sebesar 7,5 juta TEUs peti kemas atau kontainer dan 600 ribu kendaraan per tahun pada 2027 mendatang.
"Kami optimistis dapat menyelesaikan proyek Pelabuhan Patimban lebih cepat dengan hasil berkualitas tinggi dan penerapan HSE sesuai standar internasional. Keberhasilan ini berkat sinergi dan dedikasi seluruh tim di lapangan," ujar Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo dalam keterangan resminya.
Pekerjaan konstruksi yang dilakukan dalam Paket 6 Pembangunan Pelabuhan Patimban meliputi pembangunan tanbahan dermaga kontainer dengan panjang 419 m, pekerjaan reklamasi untuk pembangunan terminal kontainer seluas 27 hektar, serta pengerukan alur pelayaran dan kolam pelabuhan hingga mencapai kedalaman -14 meter.
Baca Juga: Pelabuhan Patimban Belum Beroperasi Optimal, Anggota DPR: Perlu Dilakukan Audit
Pekerjaan paket 6 melengkapi pekerjaan pada phase sebelumnya yang telah terbangun dermaga kontainer sepanjang 421 meter, reklamasi terminal kontainer seluas 13 hektar dan pengerukan alur pelayaran hingga kedalaman -10 meter.
Diharapkan setelah pekerjaan paket 6 selesai dilaksanakan, total panjang dermaga kontainer terbangun adalah 840 meter, luas area container terminal mencapai keseluruhan 40 hektar dan alur pelayaran dengan kedalaman mencapai -14 meter.
Baca Juga: Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban Tembus 78,9%, Menhub Target Rampung Oktober 2025
Setelah pelaksanaan paket 6 rampung, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas terminal peti kemas menjadi total 2 juta TEUS dan alur pelayaran dapat dilalui kapal-kapal petikemas raksasa dengan ukuran 61.000 DWT yang dapat mengangkut hingga 4.600 TEU's.
Sebagai informasi tambahan, pelabuhan Patimban sendiri ditargetkan akan memiliki kapasitas yang sama dengan Pelabuhan Priok yakni sebesar 7,5 juta TEUs peti kemas atau kontainer dan 600 ribu kendaraan per tahun pada 2027 mendatang.
(akr)
Lihat Juga :