KP Cargo Tawarkan Skema Tarif Nego Pengiriman Logistik di Atas 1 Ton

Senin, 13 April 2026 - 18:53 WIB
loading...
KP Cargo Tawarkan Skema...
KP Cargo menawarkan skema tarif pengiriman yang dapat dinegosiasikan untuk pengiriman barang di atas 1 ton. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - KP Cargo menawarkan skema tarif pengiriman yang dapat dinegosiasikan untuk pengiriman barang di atas 1 ton guna meningkatkan efisiensi biaya logistik bagi pelaku usaha. Langkah ini diharapkan mampu membantu bisnis mengoptimalkan distribusi di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

"Kami memahami bahwa setiap pelanggan memiliki kebutuhan logistik yang berbeda, terutama dalam hal volume dan frekuensi pengiriman. Oleh karena itu, kami memberikan opsi tarif nego agar pelanggan dapat memperoleh solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka," ujar Digital Marketing Lead KP Cargo Fikri Hafidz Khoirunnas seperti dikutip, Senin (13/4/2026).

Baca Juga: DARPA Kembangkan Sistem Anti Drone untuk Kapal Kargo

Kebijakan tersebut dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi pelanggan, khususnya korporasi dan pelaku usaha dengan volume pengiriman besar, dalam menyesuaikan biaya logistik sesuai kebutuhan operasional.



Dengan skema tarif negosiasi, pelanggan yang melakukan pengiriman secara rutin dalam jumlah besar berpotensi mendapatkan biaya yang lebih kompetitif dibandingkan tarif standar. Hal ini dinilai mampu membantu perusahaan dalam mengendalikan anggaran logistik tanpa mengurangi kualitas layanan.

Selain fleksibilitas harga, KP Cargo juga menekankan transparansi dalam perhitungan biaya pengiriman. Informasi terkait estimasi biaya, waktu pengiriman, serta metode distribusi disampaikan secara terbuka agar pelanggan dapat merencanakan logistik secara lebih terukur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
KAI Logistik Ekspansi...
KAI Logistik Ekspansi Angkutan CPO, Target 200.000 Ton per Tahun
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 5.740 Ton Barang Selama Ramadan–Lebaran
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Pastikan Layanan Logistik Tetap Optimal Selama Lebaran
Dukung Angkutan Lebaran,...
Dukung Angkutan Lebaran, KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif ke Jawa
Rebranding Pelindo Sinergi...
Rebranding Pelindo Sinergi Lokaseva Dorong Efisiensi Rantai Pasok
KJRI Penang : Konektivitas...
KJRI Penang : Konektivitas BNCT, Belawan - Penang - Port - Perlis Inland Port Perkuat Rantai Pasok Kawasan
Elektrifikasi Alat Bongkar...
Elektrifikasi Alat Bongkar Muat Dorong Kelancaran Logistik di Tanjung Priok
Era Baru Logistik Udara...
Era Baru Logistik Udara Dimulai Seiring Rampungnya Sertifikasi HY-100
Rekomendasi
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Berita Terkini
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved