Jelang Libur Nataru, Dirjen Hubdat Lakukan Rampchek di PO Sinar Jaya
Senin, 10 November 2025 - 21:05 WIB
loading...
Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan meninjau langsung proses rampcheck bus yang akan beroperasi, terutama selama masa libur Natal dan Tahun Baru. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melakukan inspeksi keselamatan (rampcheck) pada sejumlah bus di Pool PO Sinar Jaya sebagai bagian dari persiapan angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan meninjau langsung proses rampcheck bus yang akan beroperasi, terutama selama masa libur Natal dan Tahun Baru.
"Dalam rangka Natal dan Tahun Baru kami melaksanakan operasi angkutan Nataru, salah satunya ingin memastikan kelaikan kendaraan. Ini salah satu tugas kita untuk menjamin keselamatan penumpang, sehingga dari jauh-jauh hari kami lakukan inspeksi keselamatan pada kendaraan" ujar Dirjen Aan dalam keterangan pers, Senin (10/11/2025).
Inspeksi keselamatan ini mencakup pemeriksaan sejumlah komponen kendaraan seperti wiper, rem, lampu, kondisi ban, dan kelengkapan alat keselamatan. Hasilnya sejumlah bus yang telah diperiksa dinyatakan laik jalan.
Baca Juga: Sambut Libur Nataru 2025/2026, ASDP Siapkan Sejumlah Strategi Layanan
Aan menambahkan, hasil rampcheck yang dilakukan oleh PO Sinar Jaya nantinya bisa diintegrasikan dengan sistem milik Ditjen Hubdat Kemenhub agar pengawasan kelaikan angkutan orang bisa dilakukan secara menyeluruh.
"Saya yakin PO Sinar Jaya juga sudah melakukan rampcheck mandiri, nanti harapannya hasil di sistem Sinar Jaya ini bisa diintegrasikan. Karena saat ini kami sedang mengintegrasikan data dan membuat sistem untuk pengawasan terhadap kelaikan kendaraan yang beroperasi," ujarnya.
Dia juga menyampaikan apresiasi atas penerapan Sistem Manajemen Keselamatan (SMK) yang telah dijalankan PO Sinar Jaya. Menurutnya, dengan menerapkan sistem SMK ini, PO Sinar Jaya menjadi salah satu operator bus yang taat keselamatan.
"Kami melihat komitmen nyata dari PO Sinar Jaya dalam menerapkan SMK. Ini seharusnya menjadi contoh bagi operator bus lainnya bahwa keselamatan bukan hanya formalitas administratif, tetapi menjadi dasar untuk membangun kepercayaan masyarakat atau konsumen," ungkapnya.
Sementara, Direktur Utama Sinar Jaya, Teddy Kurniawan Rusly, merespons positif kegiatan peninjauan Ditjen Perhubungan Darat ini untuk memastikan kelaikan bus demi keselamatan masyarakat. Pihaknya juga rutin melakukan inspeksi kelaikan kendaraan sebelum beroperasi serta terus mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) untuk memberikan layanan terbaik dan memastikan keselamatan para penumpang.
"Kami di PO Sinar Jaya selalu mengutamakan keselamatan penumpang dan kami juga telah menerapkan elemen SMK. Lalu kami juga melakukan pendidikan dan pelatihan bagi staf dan melakukan diklat bagi pengemudi," tegas Teddy.
Baca Juga: Menanti Promo Tiket Pesawat Saat Nataru 2025, Harga Turun hingga 14%
Dirjen Aan pun berharap, pihaknya bisa terus berkolaborasi dengan operator bus dalam memastikan kelaikan kendaraan dan keselamatan transportasi darat.
"Ke depan kita akan susun skema untuk pengawasan terhadap kendaraan maupun peningkatan kompetensi pengemudi karena SDM yang berkualitas berpengaruh pada keselamatan masyarakat. Mudah-mudahan ke depannya kita bisa bersinergi dan berkolaborasi untuk keselamatan angkutan darat yang memiliki tantangan luar biasa," pungkasnya.
"Dalam rangka Natal dan Tahun Baru kami melaksanakan operasi angkutan Nataru, salah satunya ingin memastikan kelaikan kendaraan. Ini salah satu tugas kita untuk menjamin keselamatan penumpang, sehingga dari jauh-jauh hari kami lakukan inspeksi keselamatan pada kendaraan" ujar Dirjen Aan dalam keterangan pers, Senin (10/11/2025).
Inspeksi keselamatan ini mencakup pemeriksaan sejumlah komponen kendaraan seperti wiper, rem, lampu, kondisi ban, dan kelengkapan alat keselamatan. Hasilnya sejumlah bus yang telah diperiksa dinyatakan laik jalan.
Baca Juga: Sambut Libur Nataru 2025/2026, ASDP Siapkan Sejumlah Strategi Layanan
Aan menambahkan, hasil rampcheck yang dilakukan oleh PO Sinar Jaya nantinya bisa diintegrasikan dengan sistem milik Ditjen Hubdat Kemenhub agar pengawasan kelaikan angkutan orang bisa dilakukan secara menyeluruh.
"Saya yakin PO Sinar Jaya juga sudah melakukan rampcheck mandiri, nanti harapannya hasil di sistem Sinar Jaya ini bisa diintegrasikan. Karena saat ini kami sedang mengintegrasikan data dan membuat sistem untuk pengawasan terhadap kelaikan kendaraan yang beroperasi," ujarnya.
Dia juga menyampaikan apresiasi atas penerapan Sistem Manajemen Keselamatan (SMK) yang telah dijalankan PO Sinar Jaya. Menurutnya, dengan menerapkan sistem SMK ini, PO Sinar Jaya menjadi salah satu operator bus yang taat keselamatan.
"Kami melihat komitmen nyata dari PO Sinar Jaya dalam menerapkan SMK. Ini seharusnya menjadi contoh bagi operator bus lainnya bahwa keselamatan bukan hanya formalitas administratif, tetapi menjadi dasar untuk membangun kepercayaan masyarakat atau konsumen," ungkapnya.
Sementara, Direktur Utama Sinar Jaya, Teddy Kurniawan Rusly, merespons positif kegiatan peninjauan Ditjen Perhubungan Darat ini untuk memastikan kelaikan bus demi keselamatan masyarakat. Pihaknya juga rutin melakukan inspeksi kelaikan kendaraan sebelum beroperasi serta terus mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) untuk memberikan layanan terbaik dan memastikan keselamatan para penumpang.
"Kami di PO Sinar Jaya selalu mengutamakan keselamatan penumpang dan kami juga telah menerapkan elemen SMK. Lalu kami juga melakukan pendidikan dan pelatihan bagi staf dan melakukan diklat bagi pengemudi," tegas Teddy.
Baca Juga: Menanti Promo Tiket Pesawat Saat Nataru 2025, Harga Turun hingga 14%
Dirjen Aan pun berharap, pihaknya bisa terus berkolaborasi dengan operator bus dalam memastikan kelaikan kendaraan dan keselamatan transportasi darat.
"Ke depan kita akan susun skema untuk pengawasan terhadap kendaraan maupun peningkatan kompetensi pengemudi karena SDM yang berkualitas berpengaruh pada keselamatan masyarakat. Mudah-mudahan ke depannya kita bisa bersinergi dan berkolaborasi untuk keselamatan angkutan darat yang memiliki tantangan luar biasa," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :