Jokowi Pede Banget Indonesia Tidak Resesi, Ekonom: Jangan Halu, Pak!

Senin, 14 September 2020 - 19:50 WIB
loading...
Jokowi Pede Banget Indonesia...
Pegawai melintas di jembatan penyeberangan kawasan Sudirman, pada hari pertama PSBB Jilid II Jakarta, Senin (14/9/2020). Foto/SINDOphoto/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis peluang ekonomi RI tidak terperosok ke jurang resesi pada kuartal III/2020 masih cukup besar. Optimisme Jokowi tersebut diucapkan saat rapat terbatas terkait Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Negara hari ini.

Mantan gubernur DKI itu juga bilang pentingnya terus mengungkit daya beli agar tidak masuk jurang resesi. Menanggapi hal tersebut, peneliti Indef, Nailul Huda menilai, presiden Jokowi hingga saat ini masih halu (halusinasi) bahwa Indonesia tidak akan kena resesi ekonomi di kuartal III. (Baca: Jokowi: Ungkit Terus Daya Beli Biar Nggak Masuk Jurang Resesi )

"Jika perhitungannya tidak dimanipulasi, saya sangat yakin kita menghadapi resesi di kuartal III ini," kata Huda saat dihubungi di Jakarta, Senin (14/9/2020).

Menurut Huda, optimisme Jokowi ini berdasarkan daya beli. Padahal, kata dia, saat ini bisa dilihat daya beli masyarakat sangat terpuruk. "Kita tahu sendiri pengangguran juga naik akibat berhentinya produksi," tukasnya.

Akibat terhentinya produksi, banyak yang kehilangan penghasilan. "Jika tidak ada penghasilan, darimana mereka konsumsi?. Terlebih bantuan-bantuan juga tidak masif, ala kadarnya, dan cenderung asal-asalan," tuturnya.

Dia menyontohkan program kartu Prakerja dimana pemerintah menyebut sudah 22 juta orang yang mendaftar namun yang diterima hanya 5,6 juta atau 25 persen saja.

"Padahal jika semuanya diberikan dalam bentuk bantuan langsung tunai saya yakin jumlah penerimanya bisa mencapai 10 juta (50 persen)," beber dia. (Baca juga: Pak Jokowi! BLT Karyawan Nggak Efektif Dongkrak Ekonomi )

Selain itu, imbuh Huda, orang yang masih memiliki penghasilan saat ini juga cenderung mengerem atau tidak berani ke luar untuk berbelanja, ke mal, ataupun makan di restoran, apabila penanganan pandemi dari sisi kesehatan masih amburadul. "Mereka akan cenderung menahan belanjanya. Jadi menurut saya Pak Jokowi diberikan input yang salah dan cenderung halu," cetus Huda.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Rekomendasi
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Messi Menyala! Argentina...
Messi Menyala! Argentina Tundukkan Austria 2-0
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved