Digebuk Sanksi AS, Kilang-kilang China Lanjutkan Boikot Minyak Rusia

Rabu, 12 November 2025 - 21:02 WIB
loading...
A A A
China selama ini mengimpor sekitar 1,4 juta barel minyak Rusia per hari melalui jalur laut. Kilang milik negara menyumbang sekitar 250.000 hingga 500.000 barel per hari, sementara sisa pasokan terbesar diserap oleh kilang swasta independen atau yang dikenal sebagai teapot refiners.

Kelompok teapot refiners kini turut meninjau kembali risiko paparan terhadap sanksi sekunder AS. Kendati demikian, impor minyak mentah Rusia melalui jalur pipa tetap mengalir. Pasokan sekitar 900.000 barel per hari terus diterima oleh PetroChina. Pelaku pasar menilai pengiriman melalui pipa relatif lebih terlindungi dari risiko sanksi dibandingkan pengiriman via laut.

Baca Juga: Tentara Israel Diperintah Komandannya untuk Tembaki Warga Palestina

Gangguan pasokan ini datang di saat China tengah memperkuat strategi jangka panjangnya untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor energi. Sejak tahun 2019, perusahaan energi milik negara telah menginvestasikan sekitar USD468 miliar dalam kegiatan eksplorasi dan produksi. Selain itu, China juga telah membangun cadangan minyak mentah nasional yang diperkirakan mencapai USD1-3 miliar barel. Di sisi lain, batas waktu bagi perusahaan-perusahaan global untuk menghentikan seluruh hubungan bisnis dengan produsen minyak Rusia mulai berlaku efektif pada 2 November 2025.

Batas waktu ini menandai tahap baru dalam pengetatan tekanan ekonomi terhadap Moskow. Akibat tekanan dan pembatalan pasokan ini, pendapatan minyak Rusia anjlok sebesar 27% pada Oktober 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Total penerimaan dari sektor minyak tercatat mencapai USD7,5 triliun rubel selama sepuluh bulan pertama tahun 2025, menurun tajam dari USD9,5 triliun rubel pada periode yang sama tahun sebelumnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Rekomendasi
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Berita Terkini
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved