100 Peserta UMK Academy 2025 Siap Bersaing Jadi Agregator

Rabu, 12 November 2025 - 21:51 WIB
loading...
100 Peserta UMK Academy...
PT Pertamina (Persero) umumkan 100 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari 730 peserta UMK Academy 2025. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) umumkan 100 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari 730 peserta UMK Academy 2025. Mereka selanjutnya akan mengikuti Program Pertamina Pertapreneur Aggregator (PAG) 2025, untuk menjadi UMKM Agregator Mandiri, Global, dan berkelanjutan.

Program PAG, merupakan pembinaan lanjutan bagi UMKM yang dalam kegiatan usahanya berkolaborasi dengan UMKM lain. Sebagai agregator mereka, akan didampingi mentor dalam pengelolaan usaha agar lebih profesional dan berdampak lebih luas bagi UMKM dan lingkungan.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan, Pertamina terus memperkuat peran strategis dalam pengembangan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional. UMKM bukan hanya penggerak ekonomi lokal, tetapi juga pilar penting untuk membangun daya saing bangsa secara global.

"Melalui Pertapreneur Aggregator, Pertamina tidak hanya mencetak pengusaha sukses, tapi juga pemimpin perubahan yang membangun ekonomi lokal, sosial, dan hijau," ujar Baron dalam pernyataannya, Rabu (12/11/2025).

Baca Juga: UMKM Binaan Pertamina Bukukan Transaksi Rp206 Miliar di AGRINEX 2025

Para peserta PAG tahun ini bergerak di sektor Food & Beverage (45%), disusul Fashion & Wastra (31%), Craft & Jewellery (22%), serta Agribisnis dan Jasa masing-masing 1%. Secara regional, peserta tersebar di delapan wilayah besar dengan konsentrasi tertinggi di Jawa Timur Bali dan Nusa Tenggara (23%), Jawa bagian Barat (20%), dan Jawa bagian Tengah (15%).



Program PAG 2025 akan berlangsung selama empat minggu intensif. Kegiatan bertahap yakni mulai dari Desk Evaluation, Wawancara, hingga Bootcamp & Mentoring Intensif, peserta akan mempelajari strategi branding, digital marketing, manajemen keuangan, ekspor, dan business matching.

Baron menjelaskan, dari 100 peserta awal tersebut, akan terpilih 10 UMKM terbaik nasional melalui tahapan Final Pitching & Awarding. Kesepuluh UMKM terbaik kemudian mengikuti pendampingan eksklusif dari para mentor selama enam bulan untuk menjadi Agregator Mandiri, Global, dan Berkelanjutan.

Mereka akan mendapatkan mentoring CEO, simulasi pitching Dragon’s Den, serta peluang menembus pasar internasional lewat Global Market Matching dan platform seperti Alibaba, Amazon, dan Shopee International, sertifikasi, dll.

"Berbagai program Pertamina untuk UMKM, menegaskan komitmen Pertamina untuk mencetak UMKM berdaya saing global. UMKM-UMKM binaan Pertamina diharapkan mampu tumbuh finansial, memperkuat rantai pasok, berkolaborasi, dan menciptakan dampak sosial berkelanjutan," jelas Baron.

Baca Juga: Boyong 7 Mitra Binaan, Pertamina Pamerkan Potensi Pertanian di Agrinex 2025

Dengan semangat masa depan berkelanjutan dan Indonesia yang berdaya, Pertamina memperkuat ekosistem UMKM nasional agar menjadi kekuatan ekonomi baru yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing global. Sejalan dengan Asta Cita Prabowo–Gibran poin ke-3 tentang penciptaan lapangan kerja berkualitas dan pengembangan kewirausahaan, Pertamina melalui program Pertapreneur Aggregator aktif mendorong transformasi UMKM sebagai penggerak ekonomi produktif di seluruh Indonesia.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
Kegiatan Homecoming...
Kegiatan Homecoming Tour Local Heroes Indonesia
Gencar Konsolidasi,...
Gencar Konsolidasi, Marselinus Minta Kader Perindo Palu Aktif Dampingi UMKM dan Peternak
Jay Singgih Dorong Pengusaha...
Jay Singgih Dorong Pengusaha Muda Papua Bersinergi Menuju Indonesia Emas 2045
Rekomendasi
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Berita Terkini
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved