Siapkan Sejumlah Langkah, Dirjen Hubdat Optimistis Angkutan Nataru Lancar

Kamis, 13 November 2025 - 07:45 WIB
loading...
Siapkan Sejumlah Langkah,...
Dirjen Hubdat Kemenhub Aan Suhanan memberikan pemaparan dalam acara Rapat Akhir Tahun dan Persiapan Nataru 2025/2026 di Jakarta, Rabu (12/11/2025). Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan optimistis penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru ( Nataru ) 2025/2026 mendatang akan berjalan sukses. Optimisme ini ia sampaikan dalam paparannya pada acara Rapat Akhir Tahun dan Persiapan Nataru 2025/2026 di Jakarta, Rabu (12/11/2025).

“Saya meyakini dan optimistis kita akan sukses menyelenggarakan angkutan Nataru 2025/2026, kita memiliki pengalaman sukses dari tahun-tahun sebelumnya. Kunci utamanya adalah tidak boleh menangani event ini sebagai rutinitas biasa, kita harus tangani dengan penuh antisipasi,” kata Aan pada forum yang diselenggarakan oleh Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) ini. Baca juga: Menhub Pastikan Diskon Tiket Pesawat di Momen Nataru 2026, Catat Periode Berlakunya

Aan menyampaikan sejumlah strategi dan langkah antisipasi untuk mensukseskan penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Salah satu hal yang ditekankannya yakni mengenai kolaborasi dan sinergi antar lembaga dan stakeholders, termasuk kolaborasi dengan ATI.

“Kita sukses mengelola Nataru 2024/2025 tentu strateginya adalah sinergi dan kolaborasi, kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri. Sinergi dan kolaborasi yang sudah kita tunjukkan pada tahun-tahun lalu sedianya bisa kita terus laksanakan, sehingga bisa melayani masyarakat dengan baik,” ujarnya.

Ditjen Perhubungan Darat juga telah memproyeksikan jalan tol tetap akan menjadi pilihan utama masyarakat selama periode libur Natal dan Tahun Baru seiring bertambahnya ruas jalan tol. Sebagai antisipasi, Ditjen Hubdat telah melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah titik krusial. Misalnya, ruas Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) di Parungkuda, Kabupaten Sukabumi yang berpotensi mengalami kemacetan parah jika tidak dikelola dengan tepat.

“Kami sudah sampaikan, di Parungkuda, di arterinya juga padat, di tol juga pasti padat karena kemungkinan masyarakat Jakarta yang habiskan libur Nataru akan ada peningkatan. Kalau kita tidak kelola dengan baik, ini akan berpotensi terjadi stuck di sana,” jelasnya.

Lebih lanjut, Aan mendorong pemanfaatan teknologi dan data real time untuk memprediksi pergerakan kendaraan sebagai tindakan antisipatif. Ia menilai ini penting agar dapat segera melakukan rekayasa lalu lintas dan bukan hanya menunggu hingga lalu lintas benar-benar terhenti.

“Kalau saya lihat data dari JID (Jasamarga Integrated Digitalmap), kalo bisa dipergunakan dan diintegrasikan oleh seluruh anggota ATI sangat luar biasa. Bisa memprediksi pergerakan kendaraan yang melewati tol,” tuturnya. Baca juga: Bikin Waktu Tempuh Jakarta-Bandung Jadi 45 Menit, Proyek Tol Japek Selatan Rampung 90,11%

Hal krusial lainnya yang perlu diantisipasi yakni proses keluar masuknya kendaraan di kawasan rest area yang kerap terhambat lantaran sejumlah kendaraan parkir sembarang. Menurut Aan, perlu dilakukan rekayasa lalu lintas di dalam kawasan rest area untuk memastikan kelancaran arus masuk dan keluar kendaraan.

Aan juga meminta semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru bisa mengantisipasi dan memitigasi puncak musim hujan. BMKG memprediksi puncak musim hujan jatuh pada periode Desember-Januari sehingga perlu menyiapkan strategi mitigasi dan antisipasi yang matang.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Pool Taksi Listrik Green...
Pool Taksi Listrik Green SM Disidak Kemenhub Imbas Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
2,1 Juta Kendaraan Kembali...
2,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Diskon Tol 30% Masih Berlaku Hari Ini
Libur Panjang Iduladha,...
Libur Panjang Iduladha, 330 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Regional Nusantara
Kasus DJKA, KPK Telusuri...
Kasus DJKA, KPK Telusuri Dugaan Penerimaan Gratifikasi di Kemenhub
Kasus Korupsi Pengadaan...
Kasus Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub
Rekomendasi
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Berita Terkini
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved