Hadapi Diskriminasi Global, Indonesia Perketat Standar Sawit Berkelanjutan

Kamis, 20 November 2025 - 12:46 WIB
loading...
Hadapi Diskriminasi...
Pemerintah memperkuat komitmen dalam memperbaiki tata kelola industri sawit. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah memperkuat komitmen dalam memperbaiki tata kelola industri sawit sebagai respons atas meningkatnya tekanan dan diskriminasi global terhadap komoditas tersebut. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan, penguatan standar keberlanjutan menjadi langkah kunci agar industri sawit Indonesia mampu bersaing sekaligus memberi manfaat lebih besar bagi petani kecil.

"Minyak sawit bukan semata komoditas ekspor strategis, melainkan juga sumber pangan, energi terbarukan, serta penghidupan jutaan keluarga petani. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, tata kelola sawit harus dirancang lebih bertanggung jawab agar mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan," ujar dia dalam Konferensi Minyak Sawit Indonesia (IPOC) ke-21 di Nusa Dua, Bali, Rabu (13/11).

Baca Juga: Sawit Masih Jadi Andalan Ekonomi RI, Target Produksi 92 Juta Ton di 2045

Ia juga menyoroti kuatnya persepsi negatif terhadap minyak sawit yang masih berkembang di sejumlah negara termasuk di Indonesia. Narasi tersebut, menurutnya, sering kali menjauh dari pendekatan ilmiah dan mengabaikan pembaruan yang telah dicapai Indonesia.

"Banyak narasi yang mengabaikan fakta ilmiah dan kemajuan nyata Indonesia. Jika dikelola dengan benar, minyak sawit bukan bagian dari masalah, tetapi justru bagian dari solusi," ujarnya.



Rachmat juga menekankan kemenangan Indonesia pada sengketa minyak sawit di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Putusan tersebut menegaskan bahwa kebijakan biofuel nasional sejalan dengan aturan perdagangan internasional sekaligus memperkuat posisi sawit dalam percaturan keberlanjutan global.

Ia menjelaskan, pemerintah terus mendorong pemberdayaan petani kecil melalui akses pembiayaan yang lebih inklusif, adopsi teknologi modern, dan peningkatan produktivitas. Di saat yang sama, Bappenas memperkuat regulasi tata kelola, program peremajaan kebun, ketertelusuran digital, serta pengetatan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) agar semakin diakui oleh pasar internasional.

Baca Juga: Perlu Peninjauan Kembali Data Satgas PKH agar Kebijakan Tak Rugikan Petani Sawit

Upaya tersebut membutuhkan kolaborasi luas lintas sektor dan negara. Ia menekankan pentingnya membangun industri sawit yang menjunjung prinsip etika, keberlanjutan, dan keadilan sosial, sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana dari Bali yang mengajarkan harmoni antar manusia, alam, dan spiritualitas.

Rachmat menegaskan, transformasi industri sawit harus memastikan tidak ada kelompok yang tertinggal, terutama petani kecil yang menjadi tulang punggung produksi. Penguatan nilai tambah, peningkatan kesejahteraan, serta pengembangan ekonomi hijau disebut sebagai fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.

"Minyak sawit adalah kemitraan kemanusiaan. Dengan bekerja bersama, kita dapat menjadikannya simbol kerja sama dan kemajuan bersama," ujarnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Petani Sawit Apresiasi...
Petani Sawit Apresiasi PKS Taat HPP di Tengah Anjloknya Harga TBS
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
Purbaya Bocorkan Perusahaan...
Purbaya Bocorkan Perusahaan Diduga Lakukan Underinvoicing CPO, Siapa Saja?
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu Picu Kepanikan Petani Sawit, Harga TBS Turun Drastis
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
BPDP Buka Pendaftaran...
BPDP Buka Pendaftaran Beasiswa SDM Sawit 2026
Mengelola Sawit untuk...
Mengelola Sawit untuk Indonesia yang Kuat
Rekomendasi
Grillz Mawar Biru Jennie...
Grillz Mawar Biru Jennie BLACKPINK Jadi Perbincangan, Ada yang Menyebut Mirip Gigi Berlubang
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Berita Terkini
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Ranch Market KMALL Hadirkan...
Ranch Market KMALL Hadirkan Supermarket Gaya Hidup Modern di Utara Jakarta
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved