Tol Solo-Yogya Pakai Beton Canggih, Hemat Biaya 30 Persen
Jum'at, 21 November 2025 - 20:34 WIB
loading...
Teknologi pembangunan infrastruktur terus mengalami kemajuan berkat inovasi bahan bangunan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Teknologi pembangunan infrastruktur di Indonesia terus mengalami kemajuan. Tidak hanya dari sisi konstruksi, kemajuan itu juga ditunjukkan lewat inovasi bahan bangunan. Salah satunya penerapan Self-Healing Concrete oleh Adhi Beton, anak perusahaan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) yang menciptakan dampak signifikan terhadap operasional perusahaan.
“Inovasi ini dikembangkan pada proyek Tol Solo-Yogya Paket 1.2, dan dinilai memberikan dampak nyata bagi efisiensi biaya, waktu, serta keberlanjutan lingkungan,” kata Direktur Operasi Adhi Beton, Martinus Pauran dalam keterangan tertulis.
Baca Juga: Jalan Tol Jogja-Solo Tak Lagi Gratis, Besok Mulai Berbayar
Martinus menjelaskan, penerapan Self-Healing Concrete memberikan dampak signifikan bagi operasional perusahaan, mulai dari efisiensi biaya material melalui pemanfaatan fly ash hingga 30%--yang secara langsung menekan biaya produksi--hingga pengurangan kebutuhan perbaikan akibat kemampuan beton memperbaiki retak mikro secara mandiri.
Kemampuan itu tidak hanya menghemat waktu dan biaya repair, tetapi juga memperpanjang umur layanan struktur. Selain itu, substitusi sebagian semen dengan fly ash berkontribusi pada penurunan emisi karbon, sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan komitmen ESG perusahaan.
“Inovasi ini juga meningkatkan kepercayaan pelanggan karena menawarkan solusi material yang lebih andal, efisien, dan ramah lingkungan, serta membuka peluang kerja sama baru bagi Adhi Beton di masa mendatang,” jelas Martinus.
Baca Juga: Adhi Beton Terus Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Martinus juga menegaskan bahwa inovasi ini bukan hanya capaian teknologi, tetapi juga langkah strategis menuju masa depan operasional yang lebih efisien, resilient, dan berkelanjutan. Melalui inovasi berkelanjutan, ADHI dan Adhi Beton berkomitmen untuk terus memperkuat daya saing industri konstruksi Indonesia serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Atas inovasi itu, Adhi Beton meraih Gold Achievement pada ajang Operational Excellence Conference and Award (OPEXCON) 2025 yang diselenggarakan oleh Shift Indonesia. Opexcon merupakan kompetisi proyek continuous improvement lintas industri yang menjadi barometer inovasi operasional di Indonesia.
“Inovasi ini dikembangkan pada proyek Tol Solo-Yogya Paket 1.2, dan dinilai memberikan dampak nyata bagi efisiensi biaya, waktu, serta keberlanjutan lingkungan,” kata Direktur Operasi Adhi Beton, Martinus Pauran dalam keterangan tertulis.
Baca Juga: Jalan Tol Jogja-Solo Tak Lagi Gratis, Besok Mulai Berbayar
Martinus menjelaskan, penerapan Self-Healing Concrete memberikan dampak signifikan bagi operasional perusahaan, mulai dari efisiensi biaya material melalui pemanfaatan fly ash hingga 30%--yang secara langsung menekan biaya produksi--hingga pengurangan kebutuhan perbaikan akibat kemampuan beton memperbaiki retak mikro secara mandiri.
Kemampuan itu tidak hanya menghemat waktu dan biaya repair, tetapi juga memperpanjang umur layanan struktur. Selain itu, substitusi sebagian semen dengan fly ash berkontribusi pada penurunan emisi karbon, sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan komitmen ESG perusahaan.
“Inovasi ini juga meningkatkan kepercayaan pelanggan karena menawarkan solusi material yang lebih andal, efisien, dan ramah lingkungan, serta membuka peluang kerja sama baru bagi Adhi Beton di masa mendatang,” jelas Martinus.
Baca Juga: Adhi Beton Terus Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Martinus juga menegaskan bahwa inovasi ini bukan hanya capaian teknologi, tetapi juga langkah strategis menuju masa depan operasional yang lebih efisien, resilient, dan berkelanjutan. Melalui inovasi berkelanjutan, ADHI dan Adhi Beton berkomitmen untuk terus memperkuat daya saing industri konstruksi Indonesia serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Atas inovasi itu, Adhi Beton meraih Gold Achievement pada ajang Operational Excellence Conference and Award (OPEXCON) 2025 yang diselenggarakan oleh Shift Indonesia. Opexcon merupakan kompetisi proyek continuous improvement lintas industri yang menjadi barometer inovasi operasional di Indonesia.
(akr)
Lihat Juga :