Barata Indonesia Rampungkan Pembuatan Dua Pressure Vessel untuk Pupuk Sriwijaya

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:55 WIB
loading...
Barata Indonesia Rampungkan...
PT Barata Indonesia (Persero) telah merampungkan pembuatan dua unit pressure vessel untuk komponen pabrik pupuk. Kedua unit pressure vessel tersebut akan digunakan pada proyek PT Pupuk Sriwijaya III B. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Barata Indonesia (Persero) telah merampungkan pembuatan dua unit pressure vessel untuk komponen pabrik pupuk. Kedua unit pressure vessel tersebut akan digunakan pada proyek PT Pupuk Sriwijaya III B.

Pressure vessel tersebut akan dioperasikan dalam proyek pengembangan (extensifikasi) Pabrik Pusri III B. Proyek ini untuk meningkatkan efisiensi energi, mendukung operasional yang lebih ramah lingkungan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan kapasitas dan keandalan produksi pupuk. Baca juga: Pembangunan Infrastruktur Era Prabowo Butuh Uang 3 Kali Lipat dari Periode Jokowi

Penyelesaian pekerjaan ini menegaskan komitmen PT Barata Indonesia mendukung pembangunan infrastruktur Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui penyediaan produk manufaktur dalam negeri yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. “Penyelesaian pressure vessel ini mencerminkan peran Barata Indonesia dalam mendukung PSN yang berorientasi pada efisiensi energi, keberlanjutan lingkungan, dan penguatan industri manufaktur nasional,” kata Direktur PT Barata Indonesia Hertyoso Nursasongko dalam siaran tertulis, Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, Barata Indonesia terus menjalankan transformasi BUMN melalui penyediaan produk manufaktur berstandar global, berdaya saing, serta memberikan nilai tambah bagi pembangunan nasional. Mereka mengedepankan pemenuhan standar kualitas internasional dengan mempertahankan sertifikasi American Society of Mechanical Engineers (ASME) “U” Stamp.

Dalam proses produksinya Barata Indonesia juga secara konsisten mendorong peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Komitmen tersebut dibuktikan dengan capaian TKDN pada produk Pressure Vessel sebesar 38,77%, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kontribusi industri manufaktur nasional dalam rantai pasok proyek strategis.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Rekomendasi
Vladimir Petkovic Melawan...
Vladimir Petkovic Melawan Mantan
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Lewat Kuliner Pilihan...
Lewat Kuliner Pilihan ShopeeFood, Aa Juju Ungkap Cerita di Balik Kuliner Legendaris Jakarta dan Bandung
Berita Terkini
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Redesign BUMN Via Danantara,...
Redesign BUMN Via Danantara, Langkah Strategis Optimalkan Perlindungan Direksi atas Keputusan Bisnis
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Cetak Pemimpin Masa...
Cetak Pemimpin Masa Depan, Pegadaian Kirim Talenta Terbaik Kuliah S2 ke Luar Negeri
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved