Rupiah Sepekan Fluktuatif, Ditutup Menguat Tipis ke Rp16.716
Minggu, 23 November 2025 - 16:00 WIB
loading...
A
A
A
Ibrahim menambahkan, surplus juga didukung oleh defisit neraca jasa yang menurun seiring meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara, serta defisit neraca pendapatan primer yang lebih rendah. “Neraca pendapatan primer mencatat defisit yang lebih rendah seiring dengan telah berlalunya periode pembayaran dividen dan bunga/kupon,” katanya.
Baca Juga: Demi Rupiah, Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga 4,75%
Namun, neraca perdagangan migas tercatat meningkat defisitnya sejalan dengan kenaikan harga minyak global. Meskipun transaksi berjalan surplus, Ibrahim menyoroti bahwa transaksi modal dan finansial masih tetap tertekan. Komponen ini mencatat defisit USD8,1 miliar pada kuartal III-2025. Defisit ini terutama dipengaruhi oleh aliran keluar modal asing dari surat utang dan meningkatnya pembayaran pinjaman sektor swasta.
Dengan berbagai sentimen diatas, untuk pekan mendatang, Ibrahim memproyeksikan pergerakan Rupiah akan tetap berfluktuasi. "Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp16.710 – Rp16.740,” pungkas Ibrahim.
Baca Juga: Demi Rupiah, Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga 4,75%
Namun, neraca perdagangan migas tercatat meningkat defisitnya sejalan dengan kenaikan harga minyak global. Meskipun transaksi berjalan surplus, Ibrahim menyoroti bahwa transaksi modal dan finansial masih tetap tertekan. Komponen ini mencatat defisit USD8,1 miliar pada kuartal III-2025. Defisit ini terutama dipengaruhi oleh aliran keluar modal asing dari surat utang dan meningkatnya pembayaran pinjaman sektor swasta.
Dengan berbagai sentimen diatas, untuk pekan mendatang, Ibrahim memproyeksikan pergerakan Rupiah akan tetap berfluktuasi. "Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp16.710 – Rp16.740,” pungkas Ibrahim.
(nng)
Lihat Juga :