Rupiah Sepekan Fluktuatif, Ditutup Menguat Tipis ke Rp16.716

Minggu, 23 November 2025 - 16:00 WIB
loading...
Rupiah Sepekan Fluktuatif,...
Nilai tukar Rupiah di pasar spot ditutup menguat tipis pada penutupan perdagangan Jumat (21/11/2025). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah di pasar spot ditutup menguat tipis 0,12 persen ke level Rp16.716 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (21/11/2025).
Meskipun demikian, secara mingguan, kurs Rupiah dalam data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) masih mencatat pelemahan 0,05 persen menjadi Rp16.719 per dolar AS dari pekan sebelumnya.

Pergerakan Rupiah selama sepekan didominasi oleh sentimen eksternal dan keputusan domestik Bank Indonesia (BI) yang menahan suku bunga acuan BI-Rate di level 4,75 persen.

Penguatan Rupiah hari Jumat sejalan dengan mayoritas mata uang Asia lainnya, seperti Yen Jepang (0,46 persen) dan Ringgit Malaysia (0,33 persen), sementara Indeks Dolar AS (DXY) melemah tipis 0,04 persen ke 100,12.

Baca Juga: Redenominasi: Sinyal Kebijakan atau Sekadar Kosmetik Moneter?

Pengamat Ekonomi Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuabi menilai kembalinya surplus transaksi berjalan (Current Account) Indonesia menjadi sinyal positif.
Transaksi berjalan mencatat surplus USD4 miliar atau 1,1 persen dari PDB pada kuartal III-2025. Angka ini berbalik dari defisit USD2,7 miliar atau 0,8 persen dari PDB pada kuartal sebelumnya, mengakhiri 10 kuartal berturut-turut mengalami defisit.

"Surplus ini ditopang oleh neraca perdagangan Indonesia yang meningkat, disumbang terutama oleh kenaikan surplus neraca perdagangan nonmigas,” ujar Ibrahim dalam keterangannya Jumat 21 November 2025.



Ibrahim menambahkan, surplus juga didukung oleh defisit neraca jasa yang menurun seiring meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara, serta defisit neraca pendapatan primer yang lebih rendah. “Neraca pendapatan primer mencatat defisit yang lebih rendah seiring dengan telah berlalunya periode pembayaran dividen dan bunga/kupon,” katanya.

Baca Juga: Demi Rupiah, Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga 4,75%

Namun, neraca perdagangan migas tercatat meningkat defisitnya sejalan dengan kenaikan harga minyak global. Meskipun transaksi berjalan surplus, Ibrahim menyoroti bahwa transaksi modal dan finansial masih tetap tertekan. Komponen ini mencatat defisit USD8,1 miliar pada kuartal III-2025. Defisit ini terutama dipengaruhi oleh aliran keluar modal asing dari surat utang dan meningkatnya pembayaran pinjaman sektor swasta.

Dengan berbagai sentimen diatas, untuk pekan mendatang, Ibrahim memproyeksikan pergerakan Rupiah akan tetap berfluktuasi. "Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp16.710 – Rp16.740,” pungkas Ibrahim.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rekomendasi
Sheila Majid Tak Sabar...
Sheila Majid Tak Sabar Collab di Konser Orkestra Bareng Andi Rianto, KD dan Tulus
Protes Penangkapan Roy...
Protes Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Ahmad Khozinudin Bandingkan Silfester Matutina yang Tak Kunjung Dieksekusi
MotoGP Indonesia 2026...
MotoGP Indonesia 2026 Resmi Diluncurkan, Mandalika Siap Sambut Sorotan Dunia
Berita Terkini
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved