PLN EPI Perkuat Rantai Pasok Batu Bara dan Logistik

Senin, 24 November 2025 - 22:27 WIB
loading...
PLN EPI Perkuat Rantai...
PLN EPI memperkuat ketahanan pasokan energi primer nasional melalui optimalisasi CBF di Cilegon. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat ketahanan pasokan energi primer nasional melalui optimalisasi Coal Blending Facility (CBF) di Cilegon serta peningkatan kompetensi armada logistik energi yang dioperasikan oleh PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (BAg).

Hal ini disampaikan dalam Knowledge Hub Electricity Connect 2025 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC). Hingga Oktober 2025, CBF telah menyalurkan 1,76 juta metrik ton Medium Rank Coal (MRC) ke sejumlah PLTU strategis di Jawa seperti Jawa 7, Suralaya, Lontar, hingga Indramayu. Fasilitas yang dioperasikan bersama Krakatau Bandar Samudra (KBS) ini memadukan batu bara kalori rendah (LRC) dan tinggi (HRC) untuk menghasilkan MRC sesuai spesifikasi boiler PLTU.

Berlokasi di kawasan Krakatau Steel, jarak tempuh pengiriman yang kurang dari delapan jam ke PLTU IPP Jawa 7 meningkatkan efisiensi logistik. Kapasitas CBF juga terus ditingkatkan, dari 500 ribu metrik ton (2024) menjadi 1 juta metrik ton (2025), dan ditargetkan mencapai 1,5 juta metrik ton per tahun dalam ekspansi berikutnya.

"Implementasi CBF bukan hanya soal pengamanan batubara ke PLTU IPP Jawa 7, tetapi juga menjaga security of supply di tengah keterbatasan pasokan MRC domestik ke PLTU PLN di Regional Jawa Bagian Barat. Blending adalah salah satu solusi nyata agar kebutuhan batu bara MRC pembangkit tetap terpenuhi," jelas Assistant Senior Vice President Pengembangan Usaha Batu Bara PLN EPI Tumindang Sinurat, melalui siaran pers, Senin (24/11/2025).

Baca Juga: PLN EPI Pastikan Pasokan Energi Primer Aman selama Perayaan HUT RI ke-80

Selain menjamin pasokan, CBF juga berfungsi sebagai coal hub darurat dengan kapasitas stockpile hingga 440 ribu metrik ton. Sinergi antar-BUMN melalui pemanfaatan aset idle di Krakatau Bandar Samudra ini juga menekan biaya operasional dan meningkatkan fleksibilitas pasokan.



Sementara itu, BAg sebagai anak perusahaan PLN EPI, memainkan peran strategis dalam memastikan distribusi energi primer berjalan lancar. Dengan visi menjadi perusahaan pelayaran global yang menyediakan solusi logistik energi primer terintegrasi, BAg terus memperluas kompetensi dalam layanan transportasi batu bara, BBM, gas bumi (CNG/LNG), serta angkutan energi lainnya.

Saat ini, jangkauan layanan BAg membentang dari Nagan Raya, Aceh hingga Holtekamp, Papua, termasuk pengiriman ocean going ke luar negeri. Perusahaan juga terus mendorong efisiensi aset armada sekaligus memperluas cakupan pasar untuk mendukung meningkatnya kebutuhan energi nasional.

"Inovasi dan perbaikan berkelanjutan adalah komitmen kami. Selain memperkuat bisnis inti, BAg kini mengembangkan kapabilitas transportasi energi yang lebih modern dan efisien," ungkap Direktur Utama BAg Tri Susanto.

Sejalan dengan agenda transisi energi, BAg menerapkan teknologi Onshore Power Supply (OPS) yang menggantikan auxiliary engine kapal saat sandar. Penggunaan OPS mampu mengurangi emisi karbon sekitar 1.990 ton CO₂ per tahun, sejalan dengan target SDGs dan strategi keberlanjutan perusahaan.

Baca Juga: Komut PLN EPI Ajak Pengusaha Muda Kolaborasi Suplai Biomassa

Tri menegaskan, fokus BAg saat ini dan ke depan adalah terus menjaga keberlanjutan perusahaan melalui efisiensi energi, digitalisasi operasi, dan inovasi logistik rendah emisi. Dengan CBF sebagai pusat penguatan pasokan batu bara dan BAg sebagai ujung tombak distribusi energi primer, PLN EPI memperkuat ketahanan energi nasional secara menyeluruh.

Kolaborasi dua lini strategis ini memungkinkan PLN Group menjawab tantangan pasokan, disparitas harga batu bara, hingga keterbatasan infrastruktur energi primer. Sinergi CBF dan BAg tak hanya memperkuat rantai pasok energi primer, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen PLN EPI dalam menjaga keandalan listrik dan mengawal transisi energi Indonesia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IISM dan Indonesia Cold...
IISM dan Indonesia Cold Chain Expo 2026 Dorong Efisiensi Rantai Pasok Pangan
Eskalasi Timur Tengah...
Eskalasi Timur Tengah Ancam Rantai Pasok Energi dan Investasi Global
UNIFAM Targetkan Akselerasi...
UNIFAM Targetkan Akselerasi Bisnis Melalui Penguatan Rantai Pasok dan Inovasi Produk
Lampaui Target, Investasi...
Lampaui Target, Investasi Riil Rp69 Triliun Mengalir ke Batam
China Bakal Bangun Terusan...
China Bakal Bangun Terusan Suez versi Darat: Menghubungkan Eropa dan Asia
Archipelago dan Dough...
Archipelago dan Dough Lab Terapkan Kebijakan Telur Bebas Sangkar
TMMIN Jembatani Rantai...
TMMIN Jembatani Rantai Pasok Otomotif Indonesia ke Pasar Internasional
Rekomendasi
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved