BMBL Naik Tajam di Tengah Penjualan Saham Pengendali, Pasar Cium Sinyal Akuisisi

Selasa, 25 November 2025 - 21:09 WIB
loading...
BMBL Naik Tajam di Tengah...
Pergerakan saham PT Lavender Bina Candika Tbk (BMBL) menjadi perhatian. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pergerakan saham PT Lavender Bina Candika Tbk (BMBL) kembali menjadi sorotan setelah PT Sentra Investama Maksima selaku pengendali melepas 2.974.500 lembar saham pada 17–19 November 2025 di rentang harga Rp46–Rp55 per saham. Manajemen BMBL menjelaskan bahwa divestasi tersebut dilakukan untuk menambah likuiditas kepemilikan langsung sehingga porsi Sentra Investama Maksima turun dari 10,29 persen menjadi 10,01 persen.

Meskipun aksi jual dilakukan oleh pengendali, respons pasar justru berlawanan arah. Pada perdagangan Selasa, 25 November 2025, harga saham BMBL melesat hingga 9,38 persen dan menyentuh Auto-Rejection Atas (ARA) di level Rp70. Lonjakan ini menimbulkan pertanyaan di kalangan investor, terlebih karena sepanjang tahun aksi divestasi serupa belum pernah diikuti oleh penguatan harga setajam ini.

Baca Juga: IHSG Berbalik Arah usai Cetak Rekor Tertinggi, Rupiah Menguat

Secara valuasi, saham BMBL saat ini dinilai relatif murah. Dengan Price to Book Value (PBV) sebesar 1,03x, saham BMBL berada di sekitar nilai bukunya. Selain itu, harga saham BMBL telah turun sekitar 63 persen dari harga IPO sebesar Rp188, sehingga banyak pelaku pasar menilai ruang kenaikannya masih terbuka apabila kinerja operasional atau aksi korporasi ke depan memberikan katalis positif.



Fenomena penguatan BMBL ini juga terjadi di tengah gelombang aksi korporasi berbentuk akuisisi yang sedang ramai di pasar modal. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah saham mencatat lonjakan signifikan akibat perubahan pengendali.

Saham STAR melonjak setelah Calculus Investment Pte. Ltd. mengambil alih posisi pengendali. Saham SGRO ikut terdorong setelah mayoritas saham dilepas kepada AGPA Pte. Ltd., anak usaha POSCO International. Sementara itu, saham ATAP mencuri perhatian setelah muncul rencana pengambilalihan 51 persen oleh pendiri PT Remala Abadi Tbk (DATA).

Baca Juga: IHSG Cetak Rekor Tertinggi: Euforia, Risiko, dan Peluang

Tren akuisisi yang sedang memanas ini membuat pelaku pasar semakin peka terhadap setiap manuver korporasi, termasuk yang terjadi di BMBL. Aksi divestasi sebagian dari pengendali dinilai dapat membuka ruang bagi potensi perubahan struktur kepemilikan, terutama di tengah momentum pasar yang tengah didominasi akuisisi berbagai emiten oleh investor baru.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
Makin Mudah Berinvestasi,...
Makin Mudah Berinvestasi, Pegadaian dan KSEI Gandeng Tangan Kembangkan ETF Emas
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Menelaah di Balik Manuver...
Menelaah di Balik Manuver MSCI
Rekomendasi
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved