Freeport Perkuat SDM Papua Melalui Institut Pertambangan Nemangkawi
Kamis, 27 November 2025 - 07:48 WIB
loading...
A
A
A
Nathan mengatakan sejak didirikan pada 2003, IPN yang berlokasi di Kabupaten Mimika telah berkembang menjadi pusat pelatihan vokasi berkelas Industri dengan pelatihan berbasis kompetensi Kerja Khusus dan berbagai program pengembangan SDM lainnya.
”Beragam program yang kami jalankan membentuk sebuah ekosistem pendidikan yang terintegrasi, mulai dari pelatihan di kelas hingga pengalaman langsung di lapangan. Pendekatan ini memastikan mereka bisa terus meningkatkan kemampuan mereka dari waktu ke waktu,” kata Nathan.
Sejak didirikan pada tahun 2003, lebih dari 4.000 siswa telah mengikuti pelatihan di IPN. Sekitar 90% merupakan Orang Asli Papua (OAP) dan saat ini, 71% lulusan sudah bekerja di PTFI maupun perusahaan kontraktor.
Salah satu alumni IPN, Isai Kum bercerita, Ia mengikuti program Apprentice sebagai Operator Haul Truck (HE-Operator). Setelah menempuh pelatihan intensif dan menjalani program internship di area operasi PTFI, pemuda asal Suku Amungme ini bekerja sebagai karyawan tetap di perusahan.
“Di IPN, saya tidak hanya belajar teknik, tetapi juga disiplin, keselamatan kerja, dan kerja sama tim. Program magang membuat saya merasakan langsung dunia kerja di tambang. Saya bangga bisa kembali bekerja di tanah kelahiran saya dan ikut membangun Papua lewat pekerjaan ini,” kata Isai Kum.
Lain lagi kisah dari Peserta Program Pelatihan IPN jurusan Electrician Sri Ningsih W. Watora. Perempuan Suku Kamoro ini menceritakan IPN membuka pintu baginya dan perempuan lain untuk berkarier di industri yang dulu terasa jauh.
”Beragam program yang kami jalankan membentuk sebuah ekosistem pendidikan yang terintegrasi, mulai dari pelatihan di kelas hingga pengalaman langsung di lapangan. Pendekatan ini memastikan mereka bisa terus meningkatkan kemampuan mereka dari waktu ke waktu,” kata Nathan.
Sejak didirikan pada tahun 2003, lebih dari 4.000 siswa telah mengikuti pelatihan di IPN. Sekitar 90% merupakan Orang Asli Papua (OAP) dan saat ini, 71% lulusan sudah bekerja di PTFI maupun perusahaan kontraktor.
Salah satu alumni IPN, Isai Kum bercerita, Ia mengikuti program Apprentice sebagai Operator Haul Truck (HE-Operator). Setelah menempuh pelatihan intensif dan menjalani program internship di area operasi PTFI, pemuda asal Suku Amungme ini bekerja sebagai karyawan tetap di perusahan.
“Di IPN, saya tidak hanya belajar teknik, tetapi juga disiplin, keselamatan kerja, dan kerja sama tim. Program magang membuat saya merasakan langsung dunia kerja di tambang. Saya bangga bisa kembali bekerja di tanah kelahiran saya dan ikut membangun Papua lewat pekerjaan ini,” kata Isai Kum.
Lain lagi kisah dari Peserta Program Pelatihan IPN jurusan Electrician Sri Ningsih W. Watora. Perempuan Suku Kamoro ini menceritakan IPN membuka pintu baginya dan perempuan lain untuk berkarier di industri yang dulu terasa jauh.
Lihat Juga :